Program

Persiapan Pelaksanaan Program Pemberdayaan Petani Muda dan Perempuan Kasepuhan Ciptagelar

Pada tanggal 22 dan 23 November 2019, Common Room menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempersiapkan pelaksanaan Program Pemberdayaan Petani Muda dan Perempuan Kasepuhan Ciptagelar yang bertempat di Lo.Ka.Si Coffee & Space, Bandung. Pertemuan ini dihadiri oleh Gustaff H. Iskandar (Direktur Common Room), Prof. Ida Nurlinda (Universitas Padjadjaran/UNPAD, narasumber), Dr. Ida Widianingsih (UNPAD, narasumber), Dr. Angga Dwiartama (Institut Teknologi Bandung/ITB, narasumber), Rizqi Abdulharis (Common Room, ketua tim), Tedy Y. Pusdiono (Common Room, koordinator lapangan), Reina W. Wargahadibrata (Common Room, staf administrasi), Bonafasius H. Purnama (Common Room, staf keuangan), dan Talitha Yurdhika (Common Room, staf media dan publikasi).

Program tersebut di atas dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan petani muda dan perempuan Kasepuhan Ciptagelar melalui pengembangan sektor wanatani (agroforestry). Melalui program ini, upaya pemberdayaan petani muda dan perempuan kasepuhan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan dengan tetap menjaga ketahanan sosial, budaya dan tradisi, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kasepuhan Ciptagelar.

Pada sesi pertama FGD tanggal 22 November 2019, para peserta pertemuan membahas perkembangan penyusunan naskah akademik guna mendukung pengakuan wilayah adat masyarakat Kasepuhan Ciptagelar, sekaligus membahas rencana lanjutan penyusunan naskah akademik tersebut. Pada sesi kedua, kegiatan FGD ini selanjutnya membahas rencana detail pelaksanaan program Voice. Selain itu, sesi ini juga membahas persiapan administrasi pelaksanaan program secara terperinci.

Kegiatan FGD dilaksanakan antara pukul 10:00 hingga 18:00 WIB dan membahas konsep serta metodologi yang akan digunakan dalam pelaksanaan program tersebut. Para peserta pertemuan sepakat untuk menggunakan beberapa konsep dan metode terkait dengan upaya pengembangan lembaga, pelestarian keanekaragaman hayati, pengembangan potensi wanatani, serta pendekatan pemetaan partisipatif. Selain itu, pada sesi ini juga dibahas strategi komunikasi internal maupun eksternal, yang merupakan salah satu kunci dari keberhasilan pelaksanaan program ini.

Oleh Tim VOICE – Common Room (Talitha Y. Anni, Tedy Y. Pusdiono, Rizqi Abdulharis dan Gustaff H. Iskandar)

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Voice 2019-2020 yang dilaksanakan oleh Common Room bekerjasama dengan warga Kasepuhan Ciptagelar, perwakilan perangkat Desa Sirnaresmi, Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif FISIP UNPAD, dan Pusat Studi Agraria ITB, serta didukung oleh HIVOS Asia Tenggara.

*Keterangan foto: Focus Group Discussion Common Room untuk persiapan pelaksanaan Program Pemberdayaan Voice 2019-2020 pada tanggal 22 dan 23 November 2019 di Lo.Ka.Si Coffee & Space, Bandung

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *