Articles

Temu dan Ajar tentang Free & Open Source | Oleh Yasmin Kartikasari

Photobucket
Foto Oleh Mang Tahu

Buat apa menggunakan software berbayar, jika ada yang gratis. Tinggal mencarinya di internet, mengunduhnya, menguliknya, dan .. voila… hasilnya tidak berbeda dengan software berbayar lainnya. Bahkan, tanpa perlu mengeluarkan uang, kita dapat maksimal untuk berkreasi dan dapat turut mengembangkan aplikasi di software tersebut.

Salah satu project yang menggunakan software gratis ini adalah The Otuz: Screaming Graphic Novel Project (http://www.theotuz.org/), yang diinisiasi oleh Monty Aji, seniman dan desainer Screamous Clothing Indonesia (http://www.screamous.com/). Monty yang berbagi cerita pada Jumat (30/07) sore yang lalu di Common Room menekankan bahwa penggunaan software Open Source dapat diandalkan. Bahkan George Lucas pun menggunakan software Open Source untuk mengembangkan visual effect dalam beberapa filmnya.

Photobucket
Foto Oleh Mang Tahu

Beberapa diantara software Open Source yang dapat dimanfaatkan untuk bidang desain grafis dan seni visual adalah Gimp (http://www.gimp.org/), Inkscape (http://www.inkscape.org/), Blender (http://www.blender.org/), Alchemy (http://al.chemy.org/), dsb. Asyiknya lagi, selain dapat diinstal pada sistem operasi perangkat lunak sumber terbuka (FOSS) semisal Ubuntu, semua software tersebut dapat diinstal pada sistem operasi berbayar (proprietary) seperti Windows ataupun Mac Os.  Namun, minimnya publikasi menyebabkan software tersebut belum banyak digunakan oleh masyarakat secara luas. Begitu pun dengan perguruan tinggi yang tidak mengajarkan penggunaan perangkat lunak sumber terbuka sebagai materi kuliah.

Selama ini mahasiswa dibiasakan untuk menggunakan software berbayar, sehingga kebiasaan ini dilanjutkan terus sampai pada masa pasca kuliah. Berangkat dari permasalahan ini, salah satu cara untuk mendekati masyarakat adalah dengan menyelenggarakan workshop penggunaan software Open Source yang dilengkapi dengan pameran karya. Diharapkan, masyarakat luas dapat lebih mengetahui keberadaan software Open Source dan dapat maksimal dalam mengembangkan potensi serta karya mereka.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *