Tagged: Human Rights RSS

  • blauloretta 9:00 am on September 7, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Human Rights,   

    Kiri Hijau Kanan Merah (Watchdoc, 2009) 

    Video dokumenter tentang kehidupan Munir, seorang aktifis HAM Indonesia yang tewas dibunuh di pesawat dalam perjalanan menuju Belanda pada tanggal 7 September 2004. Sampai saat ini kasus pembunuhan Munir belum menemukan titik terang walaupun beberapa pelaku yang diduga terlibat telah dihukum penjara. Video ini diproduksi oleh Andhy Panca (Watchdoc) dan disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono.

    Silahkan mengakses informasi lebih detail mengenai Munir di laman Wikipedia
    Silahkan unduh video di laman Engagemedia

     
  • blauloretta 5:37 am on July 9, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , , , , , , , , Human Rights, , , , , , ,   

    Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon || Bandung, 9 July – 1 August 2010 

    Photobucket

    Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon
    Selama beberapa tahun terakhir, ada banyak sekali lompatan yang terjadi di dalam wilayah irisan yang mempertautkan perkembangan di bidang teknologi komunikasi, media baru dan praktik budaya dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa perkembangan di bidang teknologi komunikasi dan media baru semakin mempengaruhi cara pandang kita dalam memahami kenyataan, sehingga ikut mengkonstrusi berbagai bentuk nilai dan etika yang kemudian beroperasi di tengah-tengah masyarakat.

    Di level tertentu, perkembangan ini dapat dikatakan sebagai bagian dari konstelasi baru yang berkembang melalui berbagai bentuk inovasi dan inisiatif yang menggejala di tingkat lokal maupun internasional. Bertumbuhnya akses, keterbukaan dan konektifitas yang dimungkinkan melalui penggunaan teknologi komunikasi dan media baru telah ikut membentuk wajah peradaban dunia secara global. Dalam perkembangannya, hal ini semakin meleburkan sekat teritori politik dan budaya melalui serangkaian pola interaksi sosial dan ekonomi yang baru.

    Meskipun hadir dengan sosok yang samar-samar, kemunculan kondisi baru yang berkembang saat ini setidaknya telah ikut mewarnai sebuah era yang ditandai dengan kehadiran berbagai bentuk situasi turbulensi yang melahirkan dinamika, tantangan dan riak perubahan di tengah-tengah masyarakat luas. Di satu sisi, hal ini kemudian mendorong lahirnya rasa ingin tahu dan antusiasme dalam menyambut berbagai prospek, aransemen dan spekulasi mengenai masa depan yang baru. Namun begitu, tampaknya pada saat yang bersamaan kondisi ini juga ikut menghadirkan berbagai bentuk kebingungan, keraguan dan skeptisisme yang mendalam di kalangan masyarakat luas.

    (More …)

     
  • blauloretta 9:22 am on June 8, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , , , Human Rights   

    Analitik Menggelitik Penanggulangan HIV/AIDS dan Napza di Indonesia | Oleh Ginan Koesmayadi (Rumah Cemara)* 

    Rumah Cemara,For Life,Babakan Asih,Common Room

    Sampai dengan 30 Juni 2009, laporan kasus HIV dan AIDS di Indonesia yang diterima oleh Ditjen PP & PL Departemen Kesehatan RI ada sekitar 17.699 kasus. Semuanya tersebar di sekitar 32 provinsi dan 300 Kabupaten/ Kota. Sementara itu, berdasarkan informasi yang juga dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan RI, pengguna napza suntik yang rentan terhadap HIV/AIDS terestimasi sebanyak 190.000 – 247.000 orang. Sebagai perbandingan, estimasi yang dikeluarkan oleh UNAIDS untuk kasus HIV/AIDS ada sekitar 270.000 kasus, dengan proyeksi estimasi pada tahun 2014 sebanyak 501.400 kasus. Terkait dengan hal ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) memproyeksikan estimasi pengguna Napza pada tahun 2009 adalah 1,9 % dari jumlah penduduk Indonesia atau sama dengan 4.750.000 orang.

    Meskipun pemerintah dan berbagai kelompok masyarakat telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi permasalahan Narkoba dan HIV/AIDS, namun sampai saat ini tampaknya inisiatif yang ada baru sampai pada tahap seremonial yang minim atensi yang maksimal. Kebanyakan program intervensi penanggulangan Narkoba dan HIV/AIDS masih berdasarkan pada pendekatan praktis dan pragmatis dalam menyelesaikan masalahnya. Apabila kita analisa lebih mendalam dengan menggunakan beberapa paradigma dan perspektif dari bermacam sudut pandang keilmuan, solusi bagi masalah Narkoba dan HIV/AIDS memerlukan beberapa tahapan intervensi yang dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

    (More …)

     
    •  Headboard Light 7:03 pm on August 15, 2010 Permalink

      it is a very sad fact that until now, we still do not have the cure for HIV”-,

    • Bench Saw · 1:38 am on November 9, 2010 Permalink

      i think that it would still take us a long time before we can even find a cure for HIV ..

  • blauloretta 6:53 am on April 8, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Human Rights, ,   

    Workshop Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Konvergen || Common Room, 23 s/d 25 April 2010 

    * Video di atas adalah materi yang disebarkan oleh http://wikileaks.org/ terkait dengan insiden penembakan wartawan Reuters yang bernama Namir Noor-Eldeen di Baghdad pada tahun 2007. Informasi lebih detail tentang peristiwa ini bisa dibaca di halaman berikut: http://bit.ly/9vdnvg

    Workshop Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Konvergen

    Tempat: Common Room, Jalan Kyai Gede Utama no. 8, Bandung
    Tanggal: 23 s/d 25 April 2010
    Waktu: Pukul 15.00- selesai (jadwal kegiatan setiap hari terdiri dari beberapa sesi yang berbeda)
    Biaya: Umum Rp 50.000, Mahasiswa Rp. 30.000
    Fasilitas: Makalah, sertifikat dan snack
    Narasumber: Yasraf Amir Piliang, Santi Indra Astuti, Agus Rakasiwi dan Ikhlasul Amal

    (More …)

     
  • Idharrez 10:17 am on February 22, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Human Rights,   

    Melawan Lupa: Mengenang 2 Tahun Insiden AACC | Common Room | 17 Februari 2010 

    Kejadian Sabtu Kelabu yang terjadi pada tahun 2008 yang telah lalu masih membekas di benak orang-orang yang hadir dalam malam peringatan dua tahun Tragedi AACC. Insiden ini merupakan malam yang tidak akan dilupakan oleh sebagian orang, sehingga dirasa penting untuk berefleksi dan mengenang kejadiannya, selain mengenang momen kebersamaan, serta mengambil hikmah dari kejadian itu. Melawan Lupa, adalah momen krusial dan tagline penting dalam peringatan tahun ini. Berbeda dengan acara peringatan tahun lalu, agenda yang dilakukan tahun ini adalah mengaji dan berdoa untuk para korban dengan cara yang lebih sederhana. Malam peringatan pun dihadiri keluarga korban sebagai bentuk penghargaan kepada para korban yang telah menjadi bagian dari komunitas anak muda yang terlibat di dalam insiden ini.

    Satu yang perlu disadari bahwa, insiden AACC bukanlah kesalahan satu pihak, namun kesalahan berbagai elemen terkait. Entah itu mulai dari pihak penyelenggara acara, penonton, pengelola gedung, polisi, pemerintah, media massa, hingga masyarakat. Banyak pihak yang sebetulnya berperan dalam insiden ini. Momen penting malam peringatan dua tahun tersebut merupakan pembelajaran untuk berbuat lebih nyata, mengambil hikmahnya, bersatu padu, dan menjadikan hari esok lebih baik dari hari ini. Dan kejadian malam tersebut, merupakan pelajaran untuk masa depan yang lebih baik, jika kita mampu menyikapinya dengan bijak. Selesai berdoa, acara ditutup dengan makan tumpeng bersama dan melanjutkannya dengan menabur bunga di pelataran Gedung AACC. (yk)

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel
escort ankara escort ilan escort ankara ilan