Tagged: Festival RSS

  • Idharrez 9:58 am on July 28, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Festival   

    Kondisi Ekologi Bandung Penuh Paradoks | Oleh Idhar Resmadi 

    Photobucket

    Foto Oleh Addy Gembel

    Salah satu kegiatan penting dalam Expert Meeting kali ini yaitu site visit (studi observasi) untuk meninjau secara langsung kondisi ekologis di Kota Bandung pada Kamis (22/7). Program site visit kali ini ditujukan untuk melihat kondisi penambangan kapur di daerah Citatah, Padalarang sekaligus meninjau situs purbakala Gua Pawon yang dipandu oleh Budi Brahmantyo dari Kelompok Riset Cekungan Bandung (KRCB). Selain meninjau daerah Bandung Barat, kegiatan site visit juga mengeksplorasi wilayah Bandung Utara untuk melihat dari dekat fenomena eksploitasi lingkungan dalam bentuk pembangunan perumahan dan villa yang merusak kualitas lingkungan sekitar daerah tersebut.

    Site visit kali ini juga merupakan bagian dari program kajian environmental sustainability (lingkungan berkelanjutan) dalam kegiatan Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon. Setahun sebelumnya Nu-Substance Festival meninjau kondisi ruang perkampungan padat yang terletak di jantung kawasan urban kota Bandung, yaitu lingkungan Kampung Babakan Asih. Gambaran yang mengkhawatirkan ketika secara langsung mengunjungi wilayah Citatah yang terletak di daerah Padalarang adalah kegiatan eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam yang sekaligus mengancam warisan situs purbakala yang letaknya berdampingan dengan wilayah penambangan batu kapur.

    (More …)

     
  • Idharrez 12:14 pm on July 24, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Festival,   

    Gelombang dalam Ruang Kebersamaan | Oleh Yasmin Kartikasari 

    Photobucket

    Foto Oleh Addy Gembel

    Pukul sebelas siang, suasana di Bale Handap, Selasar Sunaryo pada Rabu (21/7) terasa segar dan sejuk untuk menyambut Expert Meeting hari ketiga. Ditambah kopi dan teh hangat, suasana mendukung untuk melakukan perbincangan yang hangat dan renyah. Tak urung, Atteqa Malik dari Mauj Media Collective, Pakistan pun memulai sesi. Sebelum bercerita tentang Mauj Media Collective, Atteqa bercerita sedikit mengenai kondisi di Pakistan. Bagaimana huru-hara yang terjadi di Pakistan belakangan ini, sedikit banyak memang mempengaruhi kebiasaan, dan kultur keseharian mereka. Termasuk pada perilaku berorganisasi Mauj itu sendiri.

    Mauj sendiri memilik dua arti. Arti yang pertama adalah gelombang (wave). Seperti gelombang yang tidak ada artinya tanpa keberadaan laut, begitu juga dengan seseorang yang menjadi kecil/lemah jika sendirian, namun menjadi kuat bila bergabung dengan yang lain. Prinsip itulah yang menjadi pegangan Mauj dalam berorganisasi. Arti yang kedua adalah ‘to have fun’, dimana Mauj menjadi wadah bagi tiap orang untuk berekspresi, termasuk dalam pembuatan film, video, digital art, kartun, dll.

    (More …)

     
  • Idharrez 8:50 am on July 21, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Festival,   

    Presentasi Tentang Informasi, Komunikasi, dan Teknologi| Oleh Zulfikar 

    public presentation 2

    Foto Oleh Addy Gembel

    Sekitar pukul delapan para peserta Expert Meeting sudah hadir di ruang Auditorium CCF Bandung dan mempersiapkan presentasi yang akan dilaksanakan pada Selasa (20/7) malam. Ruang Auditorium CCF pun sudah mulai didatangi oleh para partisipan. Obrolan santai mengalir sembari menikmati suguhan kantin CCF sampai sekitar pukul delapan, Gustaff membuka presentasi dan memperkenalkan ketiga peserta yang akan mempresentasikan proyeknya yaitu Arthit Suriyawongkul, Catherine Candano, dan Victoria Sinclair.

    Arthit mempresentasikan kegiatannya yaitu Mekong ICT. Sebuah program kolaborasi melalui informasi, komunikasi, dan teknologi antara wilayah Sungai Mekong yang meliputi Burma, Kamboja, Laos, Thailand, dan Vietnam. Individu yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah para hackers (memiliki semangat berteknologi dan kreatif), jurnalis, dan pekerja sosial. Dengan berkolaborasi dan saling berbagi diharapkan dapat memunculkan banyak solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan berjaringan di Mekong ICT, maka warga wilayah Sungai Mekong dapat mencari tahu segala sesuatu melalui Mekong ICT. Hal ini digambarkan dengan suatu tokoh yang berkata: “I know why but I don’t know what and how. But I know who knows it, I’ll ask him/her.” Kemudian apapun yang ia cari dapat mudah didapatkannya.

    (More …)

     
  • Idharrez 8:27 am on July 21, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Festival,   

    Presentasi Publik Menyoal Masa Depan Lingkungan Kita Bersama | Oleh Yogi Apriandi 

    public presentation 1

    Foto oleh Addy Gembel

    Presentasi Publik yang bertempat di CCF Bandung pada Selasa (20/7) ini diisi tiga orang pembicara yaitu Arthit Suriyawongkul (Thai Netizen Network & Creative Commons Thailand), Catherine Candano (National University Singapore, Singapura) dan Victoria Elizabeth Sinclair (Arcspace Manchester, Inggris). Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Expert Meeting Nusubstance Festival 2010.

    Pada pertemuan kali ini banyak dibahas tentang bagaimana menyikapi kondisi lingkungan hari ini. Tema yang diangkat adalah “Melakukan sesuatu untuk masa depan kota Bandung”. Acara yang di hadiri oleh 26 peserta baik dari dalam maupun luar negeri ini berlangsung dalam presentasi dan diskusi yang intens.

    (More …)

     
  • Idharrez 6:21 am on July 21, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Festival,   

    Pembahasan Expert Meeting Hari Kedua | Oleh Zulfikar 

    expert meeting day 2

    foto oleh Addy Gembel

    Suasana pagi yang cerah dengan sinar matahari yang hangat menjadikan suasana Expert Meeting for New Media, Civil Society, & Environmental Sustainability menjadi lebih santai. Suguhan makanan ringan dan kopi serta koneksi wi-fi membuat setiap partisipan merasa nyaman. Seperti misalnya Dan McKinley, perwakilan dari Realtime Magazine, “Now I have a cup of coffee and internet connection, what else a person need?” Saat semua sudah merasa seperti di rumah, maka dialog bergizi hari ini dapat mulai dilaksanakan.

    Gustaff membuka acara dan menyapa setiap partisipan yang hadir dan mulai merencanakan kegiatan harian yang akan dilaksanakan. Setiap partisipan yang hadir sangat terbuka dan bersemangat untuk saling berbagi mengenai kegiatan yang dilaksanakan di daerahnya masing-masing. Arthit (Thai Netizen Network & Creative Commons Thailand, Thailand), Vicky (ArcSpace Manchester/ Bricolabs, Inggris), dan Catherine (Tunza South East Asia Youth Environment Network, Filipina/Singapura) akan mengisi sesi presentasi pertama di CCF pada Selasa (20/7) malam di CCF.

    (More …)

     
  • Idharrez 4:34 am on July 20, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Festival,   

    Diskusi Keterbukaan Budaya dalam Pembukaan Expert Meeting Nu-Substance Festival 2010 | Oleh Idhar Resmadi 

    expert meeting

    foto oleh Addy Gembel

    Pentingnya keterbukaan, kebebasan berekspresi, dan dialog antar-budaya menjadi hal yang paling krusial dalam mmendorong perkembangan media baru yang perkembangannya kian signifikan di lingkup Asia Tenggara. Itulah kesimpulan dari hasil pembukaan Expert Meeting yang dihadiri oleh sejumlah praktisi media, ahli teori, dan aktivis media dari Asia dan Eropa dalam rangkaian acara Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon. Sejumlah para ahli yang hadir dalam rapat yang dimulai pada Senin (19/7) sekitar pukul 11 siang itu dihadiri oleh Stephen Kovats (Transmediale, Jerman), Victoria Elizabeth Sinclair (Arcspace Manchester, Inggris), Atteqa Thaver Malik (Mauj Media Collective, Pakistan), Arthit Suriyawongkul (Thai Netizen Network & Creative Commons Thailand), Catherine Candano (National University Singapore, Singapura), Benjamin Laurent Aman (Seniman, Perancis), Marion Auburtin (Seniman, Perancis), Mirwan Andan (Ruang Rupa Jakarta, Indonesia), Sabina Santarossa dan Anupama Sekhar (Asia-Europe Foundation).

    (More …)

     
  • Idharrez 7:39 am on July 18, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Festival, , ,   

    Nilai-Nilai Kebajikan Sunda Buhun di Pembukaan Nu –Substance Festival 2010 | Oleh Idhar Resmadi 

    Photobucket

    Ayunan para penari. Foto oleh Idhar Resmadi

    Empat orang nenek itu menari-nari dengan sangat agresif. Kulit keriput mereka tidak menggerus semangat mereka untuk menari mengiringi lantunan kawih Sunda yang dialunkan oleh Mang Ayi dan Wa Itok. Suasana malam yang cukup membuat badan menggigil tidak mempengaruhi mereka dan membuat mereka menari dengan atraktifnya. Mengayunkan badan ke kanan- ke kiri, meloncat ke sana ke sini, dan menari lincah gemulai. Padahal usia para nenek tua itu hampir semuanya di atas kepala enam­ (malah seorang nenek mengaku berusia sekitar 127 tahun)nyatanya membuat penonton terpana dalam kegiatan pembukaan Nu-Substance Festival 2010. Seorang pentolan band metal, Man (vokalis Jasad) tak ihwal ikut terpancing menari bersama mereka. (More …)

     
  • blauloretta 5:37 am on July 9, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , , , , , Festival, , , , , , , , ,   

    Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon || Bandung, 9 July – 1 August 2010 

    Photobucket

    Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon
    Selama beberapa tahun terakhir, ada banyak sekali lompatan yang terjadi di dalam wilayah irisan yang mempertautkan perkembangan di bidang teknologi komunikasi, media baru dan praktik budaya dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa perkembangan di bidang teknologi komunikasi dan media baru semakin mempengaruhi cara pandang kita dalam memahami kenyataan, sehingga ikut mengkonstrusi berbagai bentuk nilai dan etika yang kemudian beroperasi di tengah-tengah masyarakat.

    Di level tertentu, perkembangan ini dapat dikatakan sebagai bagian dari konstelasi baru yang berkembang melalui berbagai bentuk inovasi dan inisiatif yang menggejala di tingkat lokal maupun internasional. Bertumbuhnya akses, keterbukaan dan konektifitas yang dimungkinkan melalui penggunaan teknologi komunikasi dan media baru telah ikut membentuk wajah peradaban dunia secara global. Dalam perkembangannya, hal ini semakin meleburkan sekat teritori politik dan budaya melalui serangkaian pola interaksi sosial dan ekonomi yang baru.

    Meskipun hadir dengan sosok yang samar-samar, kemunculan kondisi baru yang berkembang saat ini setidaknya telah ikut mewarnai sebuah era yang ditandai dengan kehadiran berbagai bentuk situasi turbulensi yang melahirkan dinamika, tantangan dan riak perubahan di tengah-tengah masyarakat luas. Di satu sisi, hal ini kemudian mendorong lahirnya rasa ingin tahu dan antusiasme dalam menyambut berbagai prospek, aransemen dan spekulasi mengenai masa depan yang baru. Namun begitu, tampaknya pada saat yang bersamaan kondisi ini juga ikut menghadirkan berbagai bentuk kebingungan, keraguan dan skeptisisme yang mendalam di kalangan masyarakat luas.

    (More …)

     
  • Idharrez 8:21 am on April 16, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Festival, ,   

    Bottlesmoker Perform at A*FEST2010 (Philippines) 

    Ini adalah kesempatan kedua kalinya Bottlesmoker menyambangi negara tetangga. Masih di kawasan Asia Tenggara, kali ini di Manila – Filipina. Kindassault Records sebagai perusahaan rekaman independen yang cukup fundamental di Manila menggelar sebuah perhelatan akbar yang memfasilitasi band-band independen seantero Asia untuk beraksi dalam acara yang bertajuk A*FEST.

    (More …)

     
  • blauloretta 12:05 pm on March 22, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , , Festival, , ,   

    Meneropong Masa Depan Lewat transmediale.10: Futurity Now! 

    transmediale.10

    Oleh Gustaff H. Iskandar*

    Pertunjukan malam itu ditutup dengan sebuah dentuman besar yang membahana ke segala penjuru ruangan. Sejenak sekitar 1000 pemirsa yang hadir malam itu terkesiap senyap selama beberapa detik. Tak lama berselang, ruang auditorium House of World Culture (HKW) dipenuhi oleh riuh rendah tepuk tangan pemirsa yang mengiringi kepergian Ryoji Ikeda ke belakang panggung. Hadir dengan tajuk Pattern Recognition, acara malam itu menyuguhkan pertunjukan multimedia berjudul Materia Obscura milik Jurgen Reble & Thomas Koner (DE), serta Test Pattern yang ditampilkan oleh Ryoji Ikeda & Tomonaga Tokuyama (JP). Kedua pertunjukan ini menampilkan komposisi bebunyian yang berpadu sempurna dengan karya visual yang ditampilkan dalam format raksasa. Selama kurang lebih satu jam lamanya para pemirsa disuguhi pertunjukan bebunyian, dibalut citraan gambar bergerak yang membawa kita ke alam fantasi dan teror gelap masa depan.

    Acara di atas merupakan salah satu suguhan utama di hari ke-2 dalam rangkaian kegiatan transmediale.10, sebuah festival seni dan kultur digital yang berlangsung mulai tanggal 2 – 7 Februari 2010 di gedung HKW Berlin. Melalui tema Futurity Now!, festival transmediale.10 mengajak khalayak ramai membicarakan masa depan melalui serangkaian kegiatan pameran, konferensi, workshop, pertunjukan, pemutaran film & video. Selain itu, festival ini juga menampilkan beberapa program satelit dan konser musik yang menampilkan karya dan pemikiran dari para seniman, desainer, musisi, pemikir, kritikus, ahli teori, blogger, praktisi media dan peneliti dari berbagai belahan dunia. Beberapa diantara peserta yang terlibat diantaranya adalah Ryoji Ikeda (JP), Gabriella Giannachi (IT), Drew Hemment (UK), Regine Debatty (BE), Jem Finer (UK), Jan Edler (DE), Maja Kuzmanovic (HR/ BE), Joy Ayo Tang (TW), Jaromil (IT/ NL/ BE), Alice Miceli (BR), Tapio Makela (FI), Juliana Rotich (KE), dsb. Sejatinya festival ini membincangkan berbagai fenomena terkini dalam ranah eksplorasi di bidang seni dan teknologi, serta dampaknya secara sosial, politik, ekonomi dan kebudayaan secara luas.

    (More …)

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel