Tagged: Environment RSS

  • blauloretta 4:05 pm on August 12, 2011 Permalink | Reply
    Tags: , , Environment,   

    [Gathering] Menyambut Lebaran Hijau: Buka bersama YPBB | 14 Agustus 2011 

    Waktu: Minggu, 14 Agustus 2011, Pk. 15.00 – 20.00 WIB
    Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung

    Seringkali perayaan hari raya Idul Fitri identik dengan perilaku konsumtif yang selalu banyak memberikan tekanan terhadap lingkungan. Mungkin tak pernah kita perhatikan sebelumnya, bukankah seringkali kita membeli barang yang tidak begitu kita butuhkan atau hanya menuruti nafsu berbelanja. Terkadang hasrat berbelanja hanya berupa kepatuhan pada nilai yang semu, seperti lebaran yang identik dengan barang baru. Atau ketika berlimpahnya makanan di meja makanan, kita hanya menuruti nafsu makan, sementara masih banyak yang dalam kesehariannya tidak dapat makan dengan layak. Dalam menjalankan segala kegiatan tersebut, sadarkah bahwa kita menyisakan banyak masalah lain berupa sampah? YPBB berusaha memanfaatkan momen perayaan hari suci ini sebagai momen strategis untuk mengangkat wacana pola hidup organis dan mengampanyekan aktualisasinya dalam bentuk “Lebaran Hijau”, yaitu merayakan lebaran sesuai dengan makna utamanya; kembali kepada fitrah atau bersih dari dosa.

    Pendaftaran hubungi: Entis +6282116602991 atau Kiki +62818209004 | Biaya pendaftaran Rp. 20.000,- sebagai pengganti tajil dan makan berat.

     
  • blauloretta 11:59 am on July 5, 2011 Permalink | Reply
    Tags: , , , , Environment, , , , , , ,   

    Informasi Program | Nu:SubstanceFestival/2011/Polarities 

    Being digitally literate is not about using digital tools or technology. It’s about thinking.
    – Bill Thompson, 2011

    Perkembangan media digital dan teknologi informasi saat ini telah membuka cakrawala dunia yang baru. Sekarang kita telah hidup di era keterbukaan dan konektifitas yang memungkinkan lahirnya berbagai cara pandang (worldview) dan tata nilai baru yang termediasi oleh berbagai bentuk penggunaan teknologi media dan piranti elektronik. Persepsi akan kenyataan yang semula terbentuk melalui interaksi intensif antara manusia dengan lingkungan sekitar saat ini semakin dipengaruhi oleh kehadiran berbagai bentuk mesin yang keberadaannya semakin terintegrasi dengan kehidupan kita.

    Berkat perkembangan media digital dan teknologi, kini informasi dan pengetahuan semakin mudah diakses dan tersebar hampir ke seluruh pojok permukaan bumi. Selain itu, mekanisme produksi dan penyebarannya saat ini sudah semakin terbuka dan terdesentralisasi. Kecenderungan ini membuka peluang akses dan partisipasi, sehingga media digital dan teknologi informasi juga ikut mendorong terjadinya berbagai bentuk interaksi dan kerja kolaborasi. Secara umum proses penciptaan dan inovasi saat ini telah dapat dilakukan secara bersama sama oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Tidaklah berlebihan apabila disebutkan bahwa di era ini kemampuan kita untuk terlibat dalam proses penciptaan tidak lagi ditentukan oleh jarak, tetapi talenta (Armein Langi, 2010).

    Namun begitu, kehadiran media digital dan teknologi informasi juga memiliki sisi gelap ketika menyingkap gambaran dunia yang antagonis. Aspek kemudahan dan kecepatan penyebaran informasi melalui media digital dan teknologi melahirkan banyak keraguan dan ambivalensi ketika nilai dan kebenaran semakin sulit diverivikasi. Sebagai contoh, kenyataan sehari-hari saat ini semakin mudah dikonstruksi sehingga dapat menghasilkan berbagai bentuk ilusi dan ruang simulasi. Selain itu, perkembangan media digital dan teknologi yang semakin terintegrasi dengan kehidupan kita juga dapat melahirkan ketergantungan yang cenderung membelenggu imajinasi dan kehendak bebas manusia. Seiring dengan hal ini, sekarang hampir bisa dipastikan bahwa setiap gerak-gerik perilaku manusia juga dapat diamati melalui penggunaan piranti elektronik yang kita gunakan setiap hari, sehingga hak untuk memiliki kehidupan privasi saat ini dapat dikatakan telah menjadi ilusi.

    Terkait dengan uraian di atas, penyelenggaraan Nu:SubstanceFestival/2011/Polarities akan mengajak khalayak untuk melihat berbagai aspek penggunaan teknologi media melalui cara pandang yang reflektif. Munculnya berbagai fenomena, nilai ataupun kutub (polar) baru yang muncul seiring dengan perkembangan media digital dan teknologi informasi setidaknya menuntut kita untuk memandang realitas secara lebih jernih dan kritis. Melalui serangkaian kegiatan workshop, pameran, diskusi, dan konser musik, festival ini juga akan memproyeksikan segenap lapisan yang terkait dengan penggunaan media dan teknologi dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Selain itu, festival ini juga mengajak khalayak untuk terlibat dalam proses literasi digital yang tidak hanya memberi penekanan pada pemanfaatan teknologi, namun lebih jauh adalah proses berfikir dan berimajinasi.

     
  • blauloretta 8:16 am on May 7, 2011 Permalink | Reply
    Tags: , Environment,   

    Pelatihan Zero Waste III | Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi 

    Setiap hari, 7500 meter kubik sampah dari kota Bandung membanjiri TPA Sari Mukti. Tahun 2011, TPA ini akan segera ditutup. Lalu akan kemana perginya sampah Kota Bandung PLTSA? Buka TPA baru? Adakah solusi yang lebih baik? ADA…!! Kita bisa mengolah 70% sampah di rumah kita sendiri. Bagaimana caranya? Temukan semuanya di Pelatihan Tim Kampanye Zero Waste III.

    Workshop ini diselenggarakan oleh YPBB dan terbuka untuk umum. Peserta pelatihan dibatasi hanya untuk 30 orang. Peserta yang terpilih untuk mengikuti pelatihan ini akan dikonfirmasi melalui SMS sebelum H-2 pukul 12:00 siang. Informasi tentang pendaftaran hubungi Entis di nomor 02292453960/ 082116602991.

    URL: http://ypbbblog.blogspot.com/

    Waktu dan Tempat:
    Minggu, 8 Mei 2011, Pk. 08.30 – 17.00 WIB
    Common Room
    Jalan Kyai Gede Utama no. 8, Bandung

     
  • blauloretta 2:00 am on March 16, 2011 Permalink | Reply
    Tags: , Environment   

    Bantuan Dana Kemanusiaan | Bencana Gempa Lepas Pantai Pasifik di wilayah Tohoku, Jepang 

    Menyusul informasi melalui siaran pers dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada tanggal 14 Maret 2011, bersama dengan ini kami menginformasikan bahwa Palang Merah Jepang mulai menerima bantuan dana kemanusiaan bagi korban gempa lepas pantai pasifik di wilayah Tohoku, Jepang. Adapun penyaluran bantuan dana kemanusiaan dapat dikirimkan melalui beberapa rekening berikut ini:

    Bantuan dana kemanusiaan bagi korban bencana:
    Nama Bank: Mitsui Sumitomo Bank (Cabang Ginza)
    No. Rek.: 8047670
    Kode SWIFT: SMBC JP JT
    Atas nama: The Japanese Red Cross Society
    Alamat: 1-1-3 Shiba-Daimon Minato-ku, Tokyo JAPAN

    *Dana bantuan bagi para korban bencana akan dikirimkan kepada Komite Distribusi Dana Bantuan Bencana di Pemerintah Daerah setempat yang terkena bencana ini, melalui Palang Merah Jepang, dan akan dibagikan langsung kepada para korban bencana melalui komite tersebut.

    Bantuan dana kemanusiaan melalui organisasi Palang Merah Jepang:
    Nama Bank: Mitsui Sumitomo Bank (Cabang Ginza)
    No. Rek.: 8047705
    Kode SWIFT: SMBC JP JT
    Atas nama: The Japanese Red Cross Society
    Alamat: 1-1-3 Shiba-Daimon Minato-ku, Tokyo JAPAN

    Bantuan dana kemanusiaan melalui organisasi Palang Merah Indonesia:
    Nama Bank: Bank Mandiri
    No. Rek.: 070-00-0480433-7
    Atas nama: Palang Merah Indonesia-Jepang

    Informasi bantuan dana melalui Palang Merah Indonesia dapat menghubungi:
    Mohammad Toriq
    Kepala Divisi Sumber Daya dan Kerjasama PMI Indonesia
    Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 96
    Jakarta 12790
    Telp. 021-799 5188

    Informasi lebih rinci dapat menghubungi The Japan Foundation Jakarta dengan alamat sebagai berikut:
    The Japan Foundation, Jakarta
    Summitmas I lantai 2-3, Jl. Jend.Sudirman – Jakarta Selatan
    Telp. 021-520-1266 | Fax. 021-525-5159 | http://www.jpf.or.id

    The Japan Foundation, Jakarta merupakan lembaga administrasi independen yang didirikan tahun 1974 dengan nama Pusat Kebudayaan Jepang untuk mempromosikan kegiatan pertukaran budaya antara Jepang-Indonesia.

     
  • blauloretta 5:51 am on January 17, 2011 Permalink | Reply
    Tags: , Environment, ,   

    BDG – NO FUTURE | Picture taken by Tita Larasati 

    Photobucket

    BDG – NO FUTURE
    Picture taken by Tita Larasati
    2011

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel
escort ankara escort ilan escort ankara ilan