Tagged: Electronic Music RSS

  • blauloretta 7:56 am on August 15, 2011 Permalink | Reply
    Tags: , Electronic Music, , , ,   

    [Pameran] Let’s Die Together in 2012 | Bottlesmoker dkk. | 16 s/d 28 Agustus 2011 

    Pengantar Pameran
    Merayakan Kehancuran Total via Let’s Die Together in 2012

    Pameran ini secara khusus diinisiasi oleh Bottlesmoker, duo musisi elektronik yang dimotori oleh Angkuy dan Nobie. Dalam rangka peluncuran album ketiga mereka yang berjudul “Let’s Die Together in 2012″, Bottlesmoker mengajak beberapa seniman kota Bandung untuk bersama-sama menginterpretasi album ini ke dalam bentuk karya seni visual dengan media yang beragam. Pemilihan para seniman yang datang dari berbagai genre dan generasi ini dilakukan secara intuitif oleh Bottlesmoker yang mengandalkan jaringan pertemanan mereka di ranah offline dan online.

    Bottlesmoker mendapat inspirasi judul album dan pameran ini ketika tengah melaksanakan Bottlesmoker Asian Tour pada bulan Februari s/d Maret 2011. Pada saat itu mereka mengunjungi 5 negara yang terdiri dari Malaysia, Brunei, China, Hong Kong, dan terakhir Indonesia dengan sebuah konser yang dihelar di kota Medan. Semua dilaksanakan dalam rentang waktu 19 hari. Ketika mereka melawat ke China dan Hong Kong, beberapa rekan yang ditemui dalam perjalanan begitu meyakini ramalan kehancuran total yang akan terjadi pada tahun 2012. Hal ini kemudian menjadi sumber perbincangan yang begitu hangat diantara para kerabat Bottlesmoker sampai kemudian duo Angkuy dan Nobie merasa bahwa apabila proses kehancuran total itu akan terjadi, mereka akan menyambutnya dengan penuh suka cita.

    Teori tentang kehancuran total di tahun 2012 salah satunya dipicu oleh ramalan yang diprediksi oleh bangsa Maya melalui perhitungan kalender mereka. Alih-alih memandang kehancuran sebagai sesuatu yang mengerikan, Bottlesmoker justru memandang peristiwa ini sebagai sebuah hal yang ringan dan menyenangkan. Sepulang dari perjalanan Bottlesmoker Asian Tour 2011, duo Bottlesmoker seakan telah melakukan perjalanan spiritual dan mendapatkan energi artistik yang baru. Lepas dari materi album yang terkesan lebih berat dan gelap, secara konseptual mereka justru berharap bahwa teks “Let’s Die Together in 2012″ juga dapat dimaknai sebagai sebuah upaya untuk memanfaatkan sisa waktu dengan menikmati keindahan, kedamaian dan kebahagiaan.

    Pada prosesnya album “Let’s Die Together in 2012″ memanfaatkan berbagai materi lama yang telah digarap dan disimpan di dalam hardisk mereka sejak tahun 2005 s/d 2007. Setelah melakukan serangkaian modifikasi dan berbagai penambahan materi, alhasil mereka dapat merilis sekira 12 lagu yang mencerminkan sisi lain dari Bottlesmoker yang selama ini dikenal sebagai duo musisi yang selalu menciptakan musik yang serba ringan. Ketika mempersiapkan penyelenggaraan pameran yang sekaligus menjadi momen peluncuran album, ada banyak diskusi menarik yang terjadi diantara personil Bottlesmoker serta para seniman yang terlibat di dalam proyek ini. Dapat dikatakan bahwa intuisi mereka telah berhasil mempertemukan para seniman yang memiliki latar belakang kekaryaan serta gagasan artistik yang menarik dan sangat sangat beragam.

    Satu hal yang barangkali perlu dicatat adalah semangat kebebasan yang dimiliki oleh Bottlesmoker yang begitu besar, sehingga mereka dengan sungguh-sungguh mendengarkan dan mencoba untuk merealisasikan setiap ide yang dimiliki oleh para seniman yang terlibat. Alhasil pada sepanjang prosesnya para seniman yang terlibat tampak begitu antusias untuk menciptakan karya yang memanfaatkan media dan format yang bermacam-macam. Beberapa seniman yang terlibat di dalam pameran ini antara lain adalah: Deden Sambas, Gustaff H. Iskandar, Sir Dandy Harrington, Evan Driyananda & Attina Nuraini (Recycle Experience), Muhammad Akbar, Sundea (Salamatahari), Doly Harahap, Heickel Alkatiri, Mufti Priyanka a.k.a Amenk, Ageng Purna Galih, Taufik Akbar a.k.a Fikart, Ken Terror, Ykha Amelz dan Marina Tasha Avianty. Melalui karya mereka, barangkali kita dapat sama-sama melihat bahwa ide tentang kehancuran juga dapat bermutasi menjadi gagasan yang mendorong terjadinya proses penciptaan yang menawarkan keberagaman perspektif baru yang reflektif dan menyenangkan.

    Kyai Gede Utama, 11 Agustus 2011

    Info seniman: http://letsdietogetherin2012.tumblr.com/

     
  • blauloretta 3:55 am on February 11, 2011 Permalink | Reply
    Tags: , Electronic Music,   

    BOTTLESMOKER ASIAN TOUR 2011 | Smiles to 5 Countries in 19 Days 

    bottlesmoker

    BOTTLESMOKER ASIAN TOUR 2011
    Smiles to 5 Countries in 19 Days (26 February – 16 March)
    Malaysia-Brunei Darussalam-China-Hong Kong-Indonesia

    Release Notes
    Halo teman-teman media, senang rasanya bisa kembali berbagi kebahagiaan bersama kalian. Kali ini kami berbagi tentang sebuah impian, kebahagiaan, harapan, dan doa. Tepat tanggal 26 Februari 2011, kami akan melakukan perjalanan mengunjungi kota-kota besar di 5 negara dalam rangkaian BOTTLESMOKER ASIAN TOUR 2011. Bagi kami, ada rasa kewajiban untuk berbagi kepada kalian, karena 4 tour sebelumnya berhasil kami capai dan rasakan perjalanannya bersama kalian semua, serta berkat doa dan dukungan kalian semua. Mungkin kata doa terlalu eksplisit bagi kalian, namun tidak bagi kami. Karena kami memang memerlukan doa dari kalian. Kami adalah duo musisi yang tidak memiliki record label di Indonesia. Sejauh ini semua pencapaian yang kami dapat adalah buah usaha yang kami lakukan secara mandiri dengan dukungan teman-teman kami, tanpa bantuan dari manajemen artis atau label manapun.

    (More …)

     
  • blauloretta 10:55 am on November 8, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Electronic Music, , , , ,   

    Informasi Kegiatan Common Room | November 2010 

    Silahkan kunjungi laman RADIOLOGIA untuk mendengarkan Radiologia Streaming Program dari Common Room, setiap hari Rabu pukul 18.00 – selesai. Twitter: @radiologia_bdg

    Agenda Common Room | November 2010

    Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Sumber Daya Insani dan Ekonomi Kreatif | Indonesia Kreatif (http://indonesiakreatif.net)
    Diskusi pengembangan sumber daya manusia sebagai pondasi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia bersama perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan akademisi dan pelaku ekonomi kreatif dari kota Bandung.
    Jumat, 12 November 2010, Pk. 13.00 – 18.00 WIB

    “SADAR BENCANA SEJAK DINI! Sabilulungan Ngajaga Lembur | KNOWING THE RISK AND TAKE ACTION – International Organization for Migration (IOM)
    Pameran dan diskusi siaga kebencanaan bersama Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, ST.,MT (Pusat Mitigasi Bencana ITB), Ir. Gatot M. Soedradjat, MT (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi/ PVMBG), serta perwakilan IOM untuk Jawa Barat. Kegiatan ini akan diawali dengan pembukaan pameran “Pengalamanku dengan Bencana”, yang akan menampilkan karya gambar anak dari beberapa Sekolah Dasar (SD) di daerah Garut Selatan. Pameran akan berlangsung di Common Room sampai tanggal 20 November 2010.
    Sabtu, 13 November 2010, Pkl. 16.00 – selesai

    Workshop Penggunaan Software Musik Abelton | Oleh Ega Ginanjar (Europe in de Tropen/ OpenLabs)
    *Pendaftaran silahkan hubungi Ranti di +62222503404 pada jam kerja.
    Sabtu, 27 November 2010, Pk. 15.00 – selesai

    Kelas Privat Suling dan Kacapi | Oleh Iman Rohman aka Iman Zimbot
    *Pendaftaran silahkan hubungi Ranti di +62222503404 pada jam kerja.
    Sepanjang bulan November s/d Desember

    Common Room Networks Foundation (Common Room)
    Common Room adalah platform yang terbuka untuk kegiatan seni, budaya dan pemanfaatan ICT/ Media. Kegiatan Common Room dikelola oleh Common Room Networks Foundation dan didukung oleh HIVOS. Bagi teman-teman yang tertarik untuk terlibat dan menyelenggarakan kegiatan di Common Room, silahkan menghubungi Ranti di nomor 022-2503404 atau kunjungi kami di Jalan Kyai Gede Utama no. 8. Informasi mengenai kegiatan Common Room dapat diakses di situs http://commonroom.info dan twitter @CommonRoom_ID.

    Alamat
    Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung – 40132 | WEST JAVA – INDONESIA | Phone/ Fax: +62.22.250.3404
    Url: http://commonroom.info | E-mail: info@commonroom.info | Twitter: @CommonRoom_ID

    (More …)

     
  • blauloretta 2:13 pm on October 22, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Electronic Music,   

    BREAKCORE_LABS 0.9.3: YOU LIKE THIS | Common Room, 25 Oktober 2010 

    commonroom

     
  • blauloretta 10:20 am on October 18, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Electronic Music, , ,   

    APA INI APA ITU (iniitu.net) | Common Room, 23 Oktober 2010 

    Our Belgian ini.itu records family back to their half-hometown these couple weeks. In this quite rare occasion, they invite some local outfits including A Stone A, Evans Storn, Husnaan and Seniman Purbakala to the family gathering.

    The man behind the label ini.itu records is S/, who also performs as Blindhæð, which as a structure of sonic deterritorialisation is the meeting point of rumbling Lynchian drones, fuzzy microsound and electro-acoustic improv. Blindhæð has released 3 projects until now: one downloadable compilation on Ruidemos, a limited edition LP on ini.itu, and one limited edition CD-R on Mystery Sea.

    For this event, Blindhæð will be hosted by local friends, and will be processing Indonesian field-recordings and instruments into a journey of broken ambiences and hermetically digitised micro-clusters of sound. Modus operandi: variations, faint nuances, mediation of thickness and opacity, opposition of lines and dots, interplay between organic found sounds and electronic textures, reminiscences and physical presence.

    (Duto)

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel
escort ankara escort ilan escort ankara ilan