Tagged: Discussion RSS

  • blauloretta 6:09 am on March 16, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , Discussion, , ,   

    Informasi Agenda Kegiatan Common Room | Maret 2012 


    SUPPER SNAPSHOTS oleh Oxalis (ID) dan Maarten (NL)

    [Community Gathering] Jumat, 16 Maret 2012 [Pameran] SUPPER SNAPSHOTS oleh Oxalis (ID) dan Maarten (NL), Sabtu, 17 s/d 31 Maret 2012 [Workshop] Processing for Live Drawing Performance oleh Sebastien Szczyrk (FR), Jumat, 23 Maret 2012 [Bedah Buku dan Launching] Budaya Bebas karya Lawrence Lessig, Sabtu, 24 Maret 2012 [Konser] ROUGH CUT #4, Minggu, 25 Maret 2012

    [Kelas Belajar] Kelas Tari Tradisional oleh Teh Dewi setiap hari Senin dmulai pk. 14.00 – 16.00 WIB | Kelas Menggambar The Illuminator setiap hari Selasa mulai pk. 15.00 – 18.00 WIB | Kelas Karinding oleh Hendra Attack setiap hari Rabu mulai pk. 17.00 – 19.00 WIB dan Jumat pk. 17.00 – 19.00 WIB | Kelas Teori dan Praktek Musik (Penggunaan Kwasi Laras Pelog pada Musik Metal dengan Sibelius Scores) setiap hari Rabu mulai pk. 16.00 – 17.30 WIB | Kelas Kacapi Suling oleh Iman Zimbot setiap hari Kamis mulai pk. 16.00 – 18.00 WIB | Pertemuan Mingguan Bandung Oral History setiap hari Kamis mulai pk. 17.00 WIB | Pertemuan Mingguan Workshop DJ Openlabs x Bandung Hiphop Community setiap hari Kamis mulai pk. 19.00 WIB

    [Latihan Musik] Karinding Attack setiap hari Senin dan Rabu mulai pk. 13.00 – 17.00 WIB | Paper Back setiap hari Selasa mulai pk. 20.00 – 22.00 WIB | Trah Project setiap hari Rabu mulai pk. 18.00 – 23.00 WIB | Flava Madrim setiap hari Kamis mulai pk. 13.00 – 17.00 WIB | Karinding Riot setiap hari Kamis pk. 17.00 – 19.00 WIB | Laras setiap hari Jumat mulai pk. 18.00 – 20.00 WIB

    [Siaran Radio Online] Madness Monday/Sixteenloops setiap hari Senin pk. 19.00 – 22.00 WIB | Gigsonsky setiap hari Selasa pk. 19.00 – 22.00 WIB | Gigsonsky Playmix Setiap hari Selasa pk. 22.00 – 23.00 WIB | Neng Ita setiap hari Rabu pk. 16.00 – 18.00 WIB | Radiologia setiap hari Rabu pk. 19.00 – 22.00 WIB | Kamis Tiris setiap hari Kamis pk. 19.00 – 22.00 WIB | Gigsonsky Marimar setiap hari Kamis pk. 22.00 – 00.00 WIB | Our Playlist / Live Streaming / 24 Hours Loop**
    **tentative hari Sabtu dan Minggu

    (More …)

     
  • blauloretta 8:19 am on February 16, 2012 Permalink | Reply
    Tags: Discussion   

    [Diskusi] Interfaith Love – is there a future? | Minggu, 19 Februari 2012 

    Lembaga Bhinneka bekerjasama dengan Jakatarub menyelenggarakan kegiatan diskusi:

    “INTERFAITH LOVE – is there a future?”
    Pernikahan Beda Agama Dipandang Dari Sudut Hukum, Agama dan Budaya
    Narasumber: Pdt. Albertus Patty (Rohaniwan), Dr. Nurrohman (Dosen Fak. Syariah dan Hukum UIN Bandung) dan Achmad Nurcholis (Pasangan pernikahan campur) | Moderator: Shinta Miranda (Penulis)

    Minggu, 19 Februari 2012, Pukul 13.30 – 16.00
    Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung

    (More …)

     
  • blauloretta 8:36 am on January 17, 2012 Permalink | Reply
    Tags: Discussion,   

    TEDx Bandung Ngariung | Seize Our Space | 22 Januari 2012 

    TEDx Bandung Ngariung
    22 Januari 2012 | 15.00 – 18.00 WIB
    Common Room | Jl. Kyai Gede Utama no.8, Bandung
    Pembicara: Prananda Lutfiansyah Malasan (KEUKEN | The Spice of Spaces) & Reza Ramadhan Kurniawan (Komunitas ALEUT) | Info Twitter: @TEDxBandung | Facebook: fb.com/TEDxBandung

     
  • blauloretta 9:03 am on January 5, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , Discussion, , ,   

    [Orasi Budaya] Pidato Kebudayaan Awal Tahun 2012: Katastrofe Kebudayaan | Sabtu, 7 Januari 2012 

    Pidato Kebudayaan Awal Tahun 2012: Katastrofe Kebudayaan
    Sabtu, 7 Januari 2012
    Pk. 09.00 – 16.30 WIB
    Common Room
    Jl. Kyai Gede Utama no. 8
    Bandung – 40132

    Pengantar
    Kurang lebih delapan puluh tahun lalu, Sutan Takdir Alisyahbana telah sering menyampaikan kegelisahannya mengenai kebudayaan Indonesia. “Kebudayaan dalam krisis”, demikian kegelisahan STA tersebut jika kita rumuskan dalam satu frase. Polemik kebudayaan pun terjadi. Polemik ini merupakan gumpalan kegelisahan STA dan para cerdik-cendikia saat itu: kegelisahan untuk merumuskan kebudayaan khususnya dan pada umumnya peradaban bangsa Indonesia di masa depan, yang dalam istilah STA disebut sebagai manusia baru Indonesia. Untuk menuju masa depan Indonesia, “kita harus meninggalkan tasik yang tenang dan menuju laut yang bergelora, dinamik”, demikian kurang lebih STA.

    Kini, 80 tahun kemudian, sebuah pertanyaan reflektif kiranya perlu dilontarkan: apakah kebudayaan dan manusia baru yang dinamis, yang bergelora seperti ombak lautan itu telah terwujud? Sebenarnya tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Indonesia, hingga hari ini, masih tetap hidup dalam 21 abad sekaligus. Di sebuah dusun di pedalaman sebuah pulau, kita masih menemukan masyarakat yang masih hidup dalam ketertinggalan di berbagai bidang kehidupan. Mereka hidup di dalam ruang pengetahuan yang sangat terbatas. Sementara di belahan pulau lain, di kota-kota besar, sebagian masyarakat telah meloncat tinggi ke atas tangga posmodernitas, bahkan sedang bergerak ke wilayah-wilayah yang takterbayangkan oleh sebagian besar masyarakat.

    Tapi, pun begitu, di lapis permukaan, secara general bisa disaksikan bagaimana kebudayaan tengah bergerak ke arah “ketakseimbangan” nilai. Pada titik tertentu, persoalan kebudayaan bahkan bisa dibilang sebagai sesuatu yang terpisah dari nilai. Kebudayaan menjadi semacam artikulasi perilaku keseharian yang digerakkan oleh isu-isu yang diusung teknologi informasi, terutama televisi dan komputer. Di situ, segala batas menjadi lebur. Jika segala batas lebur, bagaimana kita bisa merumuskan sebuah nilai?

    Di samping itu, dihubungkan dengan ruang, dalam hal ini alam (nature), perkembangan kebudayaan (culture) juga memperlihatkan ketakseimbangan lain. Culture yang telah “tanpa nilai” itu secara terus-menerus tampak mensubversi alam (nature). Akibatnya, kian hari alam kian kewalahan memenuhi hasrat manusia yang digerakkan oleh imaji-imaji budaya tanpa nilai tersebut. Akibatnya, terjadilah apa yang kami sebut sebagai “Katastrofe Kebudayaan”.

    Forum Studi Kebudayaan ITB (FSK-ITB) dan Common Room Networks Foundation sebagai institusi yang secara intens memperhatikan hal itu, terpanggil untuk coba mencatat, merumuskan, dan memberikan sumbangan-sumbangan pemikiran yang diharapkan dapat menjadi pencerahan bagi para intelektual dan penentu kebijakan khusunya dan masyarakat secara umum. Kali ini, konstribusi itu diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan kegiatan orasi kebudayaan dari beberapa orang yang dianggap kompeten untuk tema terkait.

    Pidato kebudayaan ini terbagi menjadi tiga sesi, yaitu:

    Sesi I
    Tema: Kompleksitas, Perubahan dan Spekulasi
    Pemateri: Joscev Audifax, Harifa Ali Albar Siregar, Ranti Puji Agusti, Ruly Darmawan

    Sesi II
    Tema: Realitas diantara Persepsi, Mitos dan Fantasi
    Pemateri: Idhar Resmadi, Jejen Jaelani, Kimung, Alfathri Adlin

    Sesi III
    Tema: Katastrofe Kebudayaan
    Pemateri: Hawe Setiawan, Gustaff H. Iskandar, Yasraf Amir Piliang, Acep Iwan Saidi, dan Tisna Sanjaya.

    Acara terbuka untuk umum dan tidak dipungut bayaran.

    Informasi lebih detail hubungi Zamzami Almakki (085795111981)

     
  • blauloretta 7:36 am on December 17, 2011 Permalink | Reply
    Tags: Discussion, , , , , , , ,   

    Refleksi Kebudayaan Akhir Tahun 2011 | Babakan Siliwangi, 17 – 22 Desember 2011 

    Pengantar
    Di titik pergantian tahun, sebagaimana lazimnya, kita merasa perlu keluar sejenak dari rutinitas. Kita merenungi pengalaman di tahun yang segera berakhir seraya menerawang jalan kita di tahun yang segera datang. Akhir tahun adalah juga awal tahun, dan kita berupaya memaknai titik peralihan ini dengan meninjau lagi diri kita sendiri beserta keadaan di sekeliling kita. Kita menyambut tahun baru dengan menyalakan lagi harapan, menumbuhkan lagi cita-cita, dan merumuskan lagi agenda.

    Jejaring kerja budaya yang terdiri dari kumpulan warga Kota Bandung hendak menyambut tahun 2012 bersama rekan-rekan dari kalangan seni, budaya, dan komunitas warga Bandung lainnya. Dengan memilih tempat di Babakan Siliwangi, satu di antara sedikit ruang terbuka hijau yang masih tersisa di kota ini, kegiatan yang dimaksudkan sebagai refleksi akhir tahun ini akan berlangsung selama lebih kurang sepekan, dari 17 s/d 22 Desember 2011. Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewadahi sebanyak mungkin kegiatan dan aspirasi dari berbagai kalangan dalam semangat kebersamaan warga kota untuk merealisasikan kepentingan bersama.

    * Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut bayaran

    Jadwal/ Rangkaian Kegiatan

    17 Desember 2011
    Doa Bersama | Batu Satangtung, Babakan Siliwangi | pk. 09.30 – 10.00 WIB
    Pertunjukan | Mantram Gayatri oleh Trie Utami & Dewa Bujana | pk. 10.00 – 12.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Kala Sunda oleh Ibu Miranda & Bapak Dr. Suhardja | pk. 14.00 – 16.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Kosmologi Sunda: Tata Salira Panca oleh Bapak Juhana | pk. 19.00 – 21.00 WIB

    18 Desember 2011
    Diskusi/ Presentasi | Lokalitas Dalam Kekinian bersama Hawe Setiawan & Setiaji Purnasatmoko | pk. 10.00 – 12.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Lingga Yoni Dalam Perspektif Sunda Wiwitan bersama Bapak Jacob Soemardjo & Bapak D.S. Ira Ujang | pk. 14.00 – 16.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Komunitas Warga bersama Kang Aben & Man Jasad | pk. 16.00 – 18.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | In Memoriam Lecture: Harry Roesly bersama Herri Dim & Rully Handiman | pk. 19.00 – 21.00 WIB
    Pertunjukan | Eye Feel Six, Karinding Attack dan Mang Ayi (Pantun Buhun) | pk. 21.00 – 23.00 WIB

    19 Desember 2011
    Diskusi/ Presentasi | Ngaguar Sasajen, Tumpeng dan Kujang bersama Kang Uci | pk. 10.00 – 12.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Ngaguar Iket dan Kaulinan Budak bersama Kang Asep & Kang Zaini Alif | pk. 14.00 – 16.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Ngaguar Gunung Lalakon bersama Kang Dani (Turangga Seta) | pk. 16.00 – 18.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Ngaguar Tata Negara Buhun dan Presentasi Nirlaga bersama Kang Uci & Kang Iwan | pk. 19.00 – 21.00 WIB
    Pertunjukan | Kelompok Kesenian Tarling Universitas Pasundan | pk. 21.00 – 23.00 WIB

    20 Desember 2011
    Kerja Bakti | Bebersih Cikapundung | 08.00 – 10.00 WIB (Peserta dipersilahkan membawa perlengkapan masing-masing)
    Presentasi/ Diskusi | Urban Farming oleh Ayi Vivananda | pk. 11.00 – 12.30 WIB
    Diskusi/ Presentasi | For Better Life bersama Kang Wahyu, Layala Roesly & Angga Wardhana | pk. 13.00 – 15.00 WIB

    21 Desember 2011
    Ritual Tradisi | Ngawinkeun Batu Satangtung (Baris Kolot) | pk. 10.00 – 12.00 WIB
    Orasi Kebudayaan | Lingkungan Tatar Sunda oleh Solihin G.P. | pk. 13.00 – 15.00 WIB
    Diskusi/ Presentasi | Apresiasi Tarawangsa bersama Bapak Abun | pk. 19.00 WIB – selesai

    22 Desember 2011
    Ritual Tradisi | Mendak Taun: Diseka-ngaseka Lingga Yoni | pk. 05.00 WIB (pagi) – selesai

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel
escort ankara escort ilan escort ankara ilan