Recent Updates Page 2 RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • blauloretta 12:12 pm on December 2, 2009 Permalink | Reply
    Tags:   

    Photos from Launching Yes Club Bandung 2009 || Common Room, 14 November 2009 

    common room (More …)

     
  • blauloretta 9:32 am on November 24, 2009 Permalink | Reply
    Tags: ,   

    Belajar Mendengar Guaran Kujang 

    common room

    Siang itu suasana agak mendung. Awan menggumpal pertanda sebentar lagi hujan deras akan turun. Sesekali terdengar suara petir di kejauhan. Namun begitu, kesibukan tetap terlihat di Common Room pada hari Jumat, 20 November 2009. Beberapa teman bahkan sudah terlihat sibuk sejak pagi hari. Pada sekitar jam 12 siang kesibukan bertambah ketika Budi Dalton datang bersama kawan-kawan dengan membawa beberapa wadah yang berisi Kujang. Seperti yang telah direncanakan selama beberapa waktu terakhir, hari ini Kelompok Kajian Ilmu Pengetahuan Kebudayaan Lokal yang dipimpin oleh Dadang “Utun” Hermawan akan menyelenggarakan program Guaran Kujang: Diskusi dan Presentasi Kujang yang menghadirkan Budi Setiawan Garda Pandawa aka Budi Dalton kelahiran Bandung, 16 Oktober 1971 sebagai narasumber utama.

    (More …)

     
    • cabul markipat 6:42 pm on December 4, 2009 Permalink

      Kang, jigana bakal leuwih manstap mun ditampilkeun berikut fotona, sebagai pencerahan keur kami2 nu teu bisa hadir harita…nuhun

    • blauloretta 7:07 am on December 5, 2009 Permalink

      Wah lamu kabeh foto Kujangna di upload asa loba pisan. Aya ratusan mang. Mudah2an Kang Budi tiasa nyumponan ngadamel pusat data Kujang secara online.

    • utun 9:39 am on January 3, 2010 Permalink

      Kaleum nantikan Guaran berikutnyah
      pokona mah 2010 bakal langkung ceuyah mang
      Do’a keun weh

    • Tohaan DjatiSoenda 3:58 am on January 21, 2010 Permalink

      Langkoeng sae oepami oenggal ‘type’ koedjang the disarengan gambar tjontona, supados tiasa dijantenkeun patokan ku balarea.
      Cag.

    • blauloretta 7:08 am on January 23, 2010 Permalink

      Siap. Nanti akan diusulkan kepada penyelenggaranya. Nuhun.

  • blauloretta 12:17 pm on November 16, 2009 Permalink | Reply
    Tags:   

    Charter for Innovation, Creativity and Access to Knowledge 

    We, a broad coalition from over 20 countries, of hundreds of thousands of citizens, users, consumers, organizations, artists, hackers, members of the free culture movement, economists, lawyers, teachers, students, researchers, scientists, activists, workers, unemployed, entrepreneurs, creators…

    We invite all citizens to make this Charter theirs, share it and put it into practice.

    We invite all governments, multinationals and institutions urgently to listen to it, understand it and enforce it.

    More info: http://fcforum.net/

    Download Video:
    .ogg version
    .mov version

    Download PDF

     
  • blauloretta 2:29 pm on November 13, 2009 Permalink | Reply
    Tags:   

    Launching Young Entrepreneurs Start-up Bandung | Common Room | 14 November 2009 

    common room

    Mau cari business network? Mau dapat Award? Cari modal Start-up? Mau dibimbing sama yang sudah sukses? Punya ide usaha unik? Gimana memulai usaha? Kenalan sama pentolan industri kreatif Bandung? Pengen go international? Gimana ngurus bisnis sosial?

    YES atau Young Entrepreneurs Start-up merupakan sebuah program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR atau Corporate Social Responsibility) yang bertujuan untuk mempromosikan kewirausahaan sebagai salah satu pilihan karir bagi anak muda selain membantu mereka yang ingin membangun dan mengembangkan usahanya sendiri. Program ini dikoordinasi dan dijalankan oleh Indonesia Business Links (IBL) bekerjasama dengan beberapa lembaga donor dan perusahaan.

    (More …)

     
    • Ardi Anggana S 11:13 am on December 22, 2009 Permalink

      Minta info dapat bergabung di YES Club . Nuhun

    • blauloretta 3:49 pm on December 22, 2009 Permalink

      Silahkan hubungi alamat dibawah untuk informasi detail Yes Club Bandung:

      Indonesia Business Links
      Menara Kartika Chandra, 7th Floor
      Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 18-20
      Jakarta 12930
      Phone: +62 21 5202530/33
      Fax: +62 21 5223524
      http://www.ibl.or.id

      Yayasan Apikayu
      Jl. Adikatalea No. 3, Bumi Adipura I,
      Kel. Rancabolang, Kec. Gedebage
      Bandung 40296
      Tel./Fax: 022 7534439
      http://www.yayasanapikayu.org

      Common Room Networks Foundation
      Jl. Kyai Gede Utama No. 8
      Bandung – 40132
      Tel./Fax: 022 2503404
      http://commonroom.info/

    • ari oktaf 12:49 am on January 6, 2010 Permalink

      saya tertarik menjadi anggota, bisa di emailkan formulir pendaftaran dan no rekening. trims

    • Yulie Mills 1:24 pm on January 14, 2010 Permalink

      Kami dari LP2-IPTEK, Bali ingin mengundang IBL dan Yes Club Bali untuk berkolaborasi mengadakan entrepreneur workshop di Bali.

      Kami adalah sebuah lembaga institusi dibawah naungan YAYASAN LENTERA BALI INTERNASIONAL, memiliki bidang KEWIRAUSAHAAN sebagai salah satu bidang studi yang kami kembangkan dalam lembaga kami.

      Kami baru saja menghubungi E-mail yg tertera utk situs ini. Mohon kiranya pihak anda dapat menghubungi kami lebih lanjut di lp2_iptek@yahoo.co.id. atau di (0361)257074, 9626838.

      Terima kasih atas waktu dan perhatiannya.

      Salam hormat,
      Yulie Mills.
      General Manager

    • blauloretta 7:10 am on January 23, 2010 Permalink

      Terimakasih atas komentarnya. Untuk perhubungan langsung dengan IBL silahkan menghubungi Fahmi (fahmi@ibl.or.id).

    • blauloretta 7:11 am on January 23, 2010 Permalink

      Hallo. Sayang sekali untuk pendaftaran keanggotaan sudah ditutup.

  • blauloretta 4:57 pm on November 12, 2009 Permalink | Reply
    Tags:   

    Photos from Nu-Substance 2009: Resonance | Festival for Open Culture, Technology & Urban Ecology 

    Nu-Substance2009: Resonance | Interactive Installation and Video Exhibition (More …)

     
    • ruiz 6:19 pm on November 13, 2009 Permalink

      beleza pura!!!!

    • blauloretta 10:44 pm on November 13, 2009 Permalink

      Hey Ricardo…what is that means?

  • blauloretta 4:40 pm on October 18, 2009 Permalink | Reply
    Tags: Nu-Substance Festival   

    Nu-Substance Festival 2009 || Bandung, 19 Oktober s/d 8 November 2009 

    nus2009

    Nu-Substance Festival 2009: Resonance || Festival for Open Culture, Technology & Urban Ecology

    INTRODUKSI
    Nu-Substance Festival pertama kali diselenggarakan di kota Bandung pada tahun 2007. Acara ini semula digagas oleh Common Room Networks Foundation (Common Room) berkolaborasi dengan FFWD Records dan komunitas penggemar musik elektronik kota Bandung. Pada awalnya, festival ini secara khusus diselenggarakan untuk mendukung perkembangan seni elektronik dan kultur media melalui serangkaian kegiatan berupa pameran, workshop dan konser musik. Dalam penyelenggaan Nu-Substance Festival 2007, ditampilkan beberapa karya interaktif yang memanfaatkan teknologi sensor dan gelombang radio, workshop penggunaan piranti lunak open source dan visual jockey, serta konser musik elektronik dan pesta kostum yang melibatkan beberapa musisi dan seniman dari kota Bandung dan Jakarta. (info: http://projektheterologia.wordpresss.com)

    Selanjutnya pada tahun 2008, pelaksanaan Nu-Substance Festival diselenggarakan bersamaan dengan Helar Festival 2008 sebagai bentuk dukungan atas upaya pengembangan budaya kreatif di kota Bandung. Kali ini, penyelenggaraan Nu-Substance Festival 2008 secara langsung dikelola oleh OpenLabs, sebuah komunitas seniman elektronik yang berdiri pada tahun 2008. Dalam pelaksanaan Nu-Substance Helar Festival 2008, dipamerkan beberapa instrumen eksperimental yang dirakit secara mandiri, selain rangkaian kegiatan workshop membuat synthesizer sederhana, presentasi software, blogger gathering, kuliah umum mengenai teknologi dan kultur media, serta konser musik dan pesta kostum. Dalam kesempatan ini, pembicaraan mengenai teknologi dan kultur media mulai mengarah pada upaya pemanfaatan dan pengembangan piranti lunak open source dan pemanfaatan teknologi untuk merespon berbagai macam bentuk persoalan yang terkait dengan lingkungan hidup. (info: http://theopenlabs.com)

    Saat ini, penyelenggaraan festival kembali hadir dalam format Nu-Substance Festival 2009: Resonance, sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan semangat keterbukaan di bidang keberagaman budaya, pemanfaatan teknologi open source dan pelestarian lingkungan hidup dalam konteks masyarakat urban di kota Bandung. Melalui penyelenggaraan festival tahun ini, berbagai bentuk informasi dan pengetahuan yang berkembang diharapkan dapat menjadi sumber resonansi yang menyebarluaskan energi kreativitas dan semangat inovasi di tengah masyarakat luas. Dengan tema Resonance, penyelenggaraan festival tahun ini akan menampilkan serangkaian kegiatan yang secara langsung berinteraksi dengan publik melalui aktifitas pameran, workshop, diskusi panel, program kunjungan, konser musik, serta pesta kostum tahunan dan proyek seni yang melibatkan masyarakat umum.

    (More …)

     
  • blauloretta 5:10 am on March 5, 2009 Permalink | Reply
    Tags: ,   

    Diskusi Etnologi dan Budaya Masyarakat Sunda | Common Room | 5 Maret 2009 

    common room

    * Kegiatan ini merupakan bagian dari program pameran Etnologi dan Budaya Masyarakat Sunda yang diselenggarakan oleh Gimmick Creative Movement di Common Room sejak tanggal 21 Februari s/d 7 Maret 2009.

    Pembicara: Zaini Alif dan Abah Olot

    Catatan Diskusi:
    Membicarakan berbagai masalah yang terkait dengan kebudayaan masyarakat Sunda dalam beragam sudut pandang terkadang memerlukan strategi agar dapat melahirkan paradigma berfikir yang lugas dan menghasilkan watak sosial yang toleran. Masyarakat Sunda hari ini, lengkap dengan berbagai latar belakang narasi historis dan kondisi modernitas yang ada telah mendorong anak muda di Kota Bandung berada dalam situasi yang ambigu secara kultural. Namun begitu, situasi semacam ini setidaknya juga ikut mendorong lahirnya semangat pencarian struktur dasar kebudayaan masyarakat Sunda kontemporer yang disertai dengan spirit yang plural dan modern.

    (More …)

     
    • Mochamad Asep Hadian Adipradja 2:59 am on February 1, 2010 Permalink

      nuhun ki dulur,.. janten nambihan panalar

  • blauloretta 4:40 am on March 5, 2009 Permalink | Reply
    Tags:   

    Secret Garden Revisited: Karinding Attack!!! | Common Room | 21 February 2009 


    Blue Flashing Lights (Polyester Embassy feat. Karinding Attack!!!)

    Kegiatan ini pertama kali dirintis oleh Polyester Embassy pada bulan Juli tahun 2007 di Common Room. Pada saat itu selain tampil sebagai headliner, mereka juga menampilkan Aplha Alpha dan Astrolab, dimana kedua band ini masih terhitung pendatang baru dalam scene musik independen kota Bandung.

    Kali ini, Polyester Embassy kembali tampil dengan menampilkan dua band pendatang baru, yaitu Goodbye Lenin dan Laifenhop. Selain itu, mereka juga akan mencoba untuk berkolaborasi dengan para seniman tradisi yang memainkan musik dengan menggunakan instrumen bambu semisal karinding, toleat, bangkong raong, dsb.

    Opening by:
    - Polyester Embassy
    - Goodbye Lenin
    - Laifenhop

    Also featuring:
    - Pertunjukan musik oleh Karinding Attack!!! dan Kelompok Seni Giri Kerenceng
    - Pameran Etnologi dan Budaya Masyarakat Sunda (curated by Zaini Alif)

    * Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gimmick Creative Movements

    Berita terkait bisa diakses halaman Kampus Pikiran Rakyat.

     
  • blauloretta 10:18 am on March 4, 2009 Permalink | Reply
    Tags: ,   

    Menghempas Lelah | New album by Dining Out | Absolut Records, 2009 

    dining_out_01

    Find out in local shop and distros!

     
  • blauloretta 5:59 am on February 9, 2009 Permalink | Reply
    Tags: ,   

    Peringatan Satu Tahun Insiden Sabtu Kelabu | Gedung AACC | 9 Februari 2009 

    aacc09

    Insiden Sabtu Kelabu, Setelah Satu Tahun Berlalu
    Oleh Gustaff H. Iskandar**

    I

    “Setiap orang memiliki hak yang sama untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan menikmati kesenian, selain turut serta dalam mengecap kemajuan dan manfaat dari ilmu pengetahuan.” (Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia, pasal 27, ayat 1. Diterima dan diumumkan oleh Majelis Umum PBB pada tanggal 10 Desember 1948 di Palais de Chailot – Paris, melalui resolusi 217 A (III).)

    Bagi sebagian komunitas anak muda di kota Bandung, penghujung tahun 2007 dapat dikatakan merupakan sebuah momen yang melahirkan semangat yang baru. Pada bulan November 2007, Minor Books merilis buku berjudul My Self: Scumbag Beyond Life and Death yang ditulis oleh Kimung. Buku ini menceritakan sepak terjang kehidupan Ivan Scumbag yang meninggal dunia pada tahun 2006. Ia adalah salah satu pendiri sekaligus vokalis dari BurgerKill yang berasal dari daerah Ujungberung. Saat itu acara peluncuran buku diselenggarakan di Common Room dengan suasana yang sangat sederhana dan mengharukan. Seakan-akan sosok Ivan Scumbag masih hidup dan hadir di tengah-tengah semua yang hadir pada saat itu.

    Pada bulan Januari 2008, Minor Books kemudian menyelenggarakan acara diskusi dan bedah buku, lengkap dengan pertunjukan musik akustik dari Burgerkill di Selasar Sunaryo Artspace. Selain dihadiri oleh sekitar 300 orang kerabat dekat Ivan, acara ini juga menghadirkan dr. Teddy Hidayat, SpKJ (Psikiater), Drs. Reiza D. Dienaputra, M.Hum (Ahli sejarah), Prof. Dr. Ignatius Bambang Sugiharto (Filsuf), Andy Fadly (Musisi) dan Kimung. Selama kurang lebih 3 jam lamanya, para peserta yang hadir diajak untuk membicarakan berbagai aspek hidup Ivan Scumbag. Secara panjang lebar Kimung bercerita mengenai perjuangan Ivan dan teman-temannya di Ujungberung dalam membangun komunitas yang selama ini memiliki akar dan kecintaan terhadap apa yang mereka tekuni secara sungguh-sungguh: musik metal.

    Rangkaian kegiatan ini rupa-rupanya melahirkan gairah baru di kalangan komunitas pecinta musik metal di kota Bandung. Peluncuran buku My Self: Scumbag Beyond Life and Death seakan menandai babak baru dari perkembangan musik ekstrim di kota Bandung yang telah berkembang selama lebih dari satu dekade. Setelah Ivan Scumbag meninggal dunia, semangat untuk mengembangkan komunitas penggemar musik metal di kota Bandung tidak lantas padam. Pengaruh perkembangan komunitas musik metal di Ujungberung selama ini dapat dikatakan telah memberikan warna tersendiri di kota Bandung. Dengan segala keterbatasan yang ada, komunitas Ujungberung menjadi salah satu elemen penting yang melahirkan banyak musisi, teknisi dan operator yang menjadi garda terdepan bagi perkembangan industri musik independen di kota Bandung.

    Namun selanjutnya kenyataan berbicara lain. Pada tanggal 9 Februari 2008 sebuah insiden terjadi di gedung Asia Africa Cultural Center (AACC). Saat itu ratusan anak muda penggemar musik metal kota Bandung bergerombol menghadiri konser kelompok Beside yang meluncurkan album pertama mereka yang berjudul Against Ourselves (Absolute Records/ Parapatan Rebel, 2008). Beberapa saat setelah konser selesai, kericuhan terjadi di pintu keluar. Kerumunan massa yang berdesak-desakan melahirkan sebuah bencana yang tidak pernah terbayangkan akan terjadi malam itu. 11 orang anak muda meninggal. Seketika suasana kota Bandung menjadi begitu kelam. Beberapa teman harus menginap di kantor Polisi, sementara yang lain tercerai berai tak tentu arah. (More …)

     
    • Maman Gantra 4:17 am on March 29, 2009 Permalink

      Sedap. Sebuah reportase yang informatif sekaligus bernas. Ditengah duka lantaran Musibah Situ Gintung, meski agak terlambat, saya juga tepekur untuk teman-teman yang syahid dalam Insiden Sabut Kelabu. Semoga arwah mereka diterima di sisiNya, menjadi api yang terus membara bagi kita semua.

      Salam,
      Maman Gantra

    • blauloretta 12:07 pm on March 31, 2009 Permalink

      Nuhun Kang Maman! Apa kabar? Jigana kudu loba tepekur karena banyak musibah. Mulai dari musibah alam, sampai musibah karena kebodohan kita sendiri. Sing eling jeung waspada, ameh salamet dunia akherat. Amin.

      Salam,
      - Gustaff

    • soerya adi s 2:39 am on April 2, 2009 Permalink

      maturnuwun mas!reportnya
      jujur jd merinding bacatulisanya+jd ingat jg kejadian 1 th lalu di aacc.yaah bandung memang inspiratif.
      mugi-mugi sedoyo nipun saget ambeto berkhah sakeng gusti pengeran murbeing dumadi kagem kito sedoyo…..amien
      rahayu…rahayu…rahayu!
      sakujasmerah

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel