Review One Minute Video Screening di Ganesha Film Festival | LFM – ITB | 31 Januari 2008

Photobucket

Dalam rangka pelaksanaan Ganesha Film Festival 2008, LFM – ITB bekerjasama dengan Common Room Networks Foundation menyelenggarakan pemutaran kompilasi One Minute Video pada tanggal 31 Januari yang telah lalu. Acara ini menampilkan karya kompilasi video dari para pemenang One MinuteVideo Festival 2006 yang diselenggarakan oleh The One Minutes Foundation. Selain pemutaran, kegiatan ini juga disertai dengan diskusi mengenai perkembangan genre video berdurasi singkat yang berkembang pesat di beberapa negara selama beberapa waktu terakhir ini. Dapat dikatakan bahwa saat ini perkembangan karya film dan video berdurasi pendek telah memiliki tempat tersendiri diantara para penikmat karya audio-visual.

Program pemutaran One Minute Video dalam acara ini menampilkan sekitar 30 karya film dan video berdurasi pendek yang mencerminkan beragam kecenderungan, baik dari segi teknis maupun cerita. Sebagian besar karya yang ditampilkan juga memperlihatkan beragam gaya dan teknik produksi semisal found footage, stop motion, still camera, animasi, dsb. Tampaknya perkembangan teknologi digital memiliki peran yang begitu besar dalam mendorong perkembangan genre film dan video berdurasi pendek. Hal ini misalkan tercermin melalui aspek produksi, penyebaran, maupun beragam kecenderungan bahasa visual yang tercermin dari setiap karya yang ada.

Salah satu karya yang menarik untuk disimak barangkali adalah karya animasi yang berjudul “Pa-No-Rama” (Diego Zucchi/ IT), yang menceritakan pengalaman konyol seorang kakek tua yang tengah bepergian dengan kereta api. Karena kurang beruntung, sang kakek harus kehilangan kesempatan untuk menikmati pemandangan yang indah selama di perjalanan. Selain itu, ada juga karya politis berjudul “Statement” (Stina Östberg/ SE), yang secara sengaja menampilkan rekaman perilaku penonton sepak bola yang dimanfaatkan sebagai media propaganda oleh seorang aktifis feminis sehingga menjadi tontonan yang kocak.

Melalui karya-karya yang ditampilkan, terlihat bagaimana genre film dan video berdurasi singkat mampu mencerminkan refleksi subyektif tentang realitas kehidupan sehari-hari, selain berbagai pandangan yang bersifat puitis dan bahkan politis. Selain itu, ada juga beberapa karya yang hanya sekedar menonjolkan aspek eksplorasi bahasa artistik dan sensasi visual tertentu. Meskipun memiliki durasi yang sangat singkat, terbukti genre film dan video masih dapat dinikmati dan memberikan kesan tersendiri bagi para penikmatnya. Rencananya LFM – ITB bekerjasama dengan Common Room Networks Foundation, Kineruku dan VideoLab akan menyelenggarakan workshop “One Minute Video” dalam waktu dekat untuk ikut mendorong perkembangan genre film dan video berdurasi pendek di kota Bandung.

Ganesha Film Festival 2008 merupakan festival film pertama yang diselenggarakan oleh LFM – ITB. Selain pemutaran film, festival ini juga menyelenggarakan kompetisi film independen yang melibatkan karya para sineas muda dari beberapa kota di Indonesia. Untuk festival kali ini, ada sekitar 98 karya film dan 4 video art yang diperlombakan. Kegiatan ini diawali dengan kegiatan pre screening di Common Room pada tanggal 28 Januari 2008. Sementara itu, puncak dari kegiatan festival yang sekaligus menjadi ajang penyerahan penghargaan kompetisi diselenggarakan di Campus Center ITB pada tanggal 2 Februari 2008.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Ganesha Film Festival 2008 silahkan mengunjungi halaman berikut ini:

Leave a Reply