<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Common Room Networks Foundation &#187; Campaign</title>
	<atom:link href="http://commonroom.info/cat/campaign/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://commonroom.info</link>
	<description>Open Platform for Art, Culture &#38; ICT/Media &#124;&#124; Bandung - Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 05:07:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>[Pemberitahuan] Penyelenggaraan Bandung World Jazz Festival 2011 Diundur</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/bandung-world-jazz-festival-2011/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/bandung-world-jazz-festival-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 04:38:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Concert]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=2333</guid>
		<description><![CDATA[Penyelenggaraan Bandung World Jazz Festival 2011 Diundur Pada hari Minggu, 13 November 2011, panitia penyelenggara Bandung World Jazz Festival 2011 (BWJF’11) menyelenggarakan konferensi pers di Common Room. BWJF’11 adalah festival musik jazz yang diselenggarakan setiap tahun oleh Jendela Ide, sebuah yayasan budaya untuk anak dan remaja yang berdiri pada tahun 1995 di kota Bandung. Sejak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2354" title="pengunduranbwjf2011" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/11/pengunduranbwjf2011.jpg" alt="" width="640" height="472" /></p>
<p><strong>Penyelenggaraan Bandung World Jazz Festival 2011 Diundur</strong><br />
Pada hari Minggu, 13 November 2011, panitia penyelenggara Bandung World Jazz Festival 2011 (BWJF’11) menyelenggarakan konferensi pers di Common Room. BWJF’11 adalah festival musik jazz yang diselenggarakan setiap tahun oleh Jendela Ide, sebuah yayasan budaya untuk anak dan remaja yang berdiri pada tahun 1995 di kota Bandung. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009, BWJF adalah festival musik jazz yang mengusung keberagaman dan mengangkat kekayaan tradisi, sekaligus kegiatan pendidikan dan pengembangan keterampilan bermusik bagi anak dan remaja.</p>
<p>Seperti biasanya, penyelenggaraan festival tahun ini semula akan diisi dengan program pertunjukan, workshop, pameran, diskusi, kolaborasi, jam-session, dan artist-talk. Selain itu, mulanya BWJF’11 berencana menghadirkan 30 talent lokal dan internasional, yang diantaranya adalah Ayu Laksmi &amp; Svara Semesta, Jen Shyu, Sound of Hanamangke, Tesla feat. Mahagotra ITB, Anand Biharilal Sriwastava &amp; Rukmani Jaiswal, Ketut Riwin &amp; Tropical Transit, ESQIEF, UNIMED, Blues Libre, BLP, White Shoes &amp; The Couples Company, Mian Tiara, dll. Selain suguhan utama yang diisi oleh para musisi yang memiliki kecenderungan dan asal-usul yang beragam, festival tahun semula juga akan menyuguhkan Youth Concerts yang akan dimeriahkan oleh Bandung World Jazz Youth, Samba Sunda Junior, Half Whole Project – Lab Jazz Aru, Indonesian Youth Regeneration, Jazzy One, Storia, dll.</p>
<p>Pada acara konferensi pers di Common Room, kelompok Bandung World Jazz Youth menyuguhkan dua komposisi ciptaan sendiri yang berjudul &#8220;Our Dream&#8221; dan &#8220;Morning Blue&#8221;, serta dua komposisi ciptaan almarhum Harry Roesli yang berjudul Peacock Dog dan Baratayudha. Menurut Jaelani selaku kurator dari BWJF&#8217;11, suguhan dari kelompok Bandung World Jazz Youth merupakan pencapaian tersendiri bagi perkembangan musik jazz di kota Bandung mengingat komposisi yang mereka mainkan memiliki tingkat kesulitan dan kekayaan komposisi yang luar biasa. Dalam kesempatan ini, Jaelani juga menuturkan bahwa penyelenggaraan BWJF&#8217;11 sebetulnya berupaya untuk mencerminkan berbagai kecenderungan baru dalam perkembangan musik jazz di tanah air. Namun karena berbagai hal tampaknya perkembangan ini baru dapat ditampilkan secara utuh tahun depan.</p>
<p>Menurut Marintan Sirait, sejauh ini penyelenggaraan BWJF&#8217;11 telah menorehkan pencapaian tersendiri mengingat salah satu bobot dari penyelenggaraan festival ini adalah kegiatan pendidikan dan pengembangan keterampilan bermusik bagi kaum muda. Sejauh ini penyelenggaraan Bandung World Jazz Festival telah melahirkan banyak talenta muda, selain berbagai kecenderungan musikal yang baru dan beragam dari para musisi anak dan remaja. Oleh karena itu, Marintan berharap bahwa kegiatan BWJF&#8217;11 bisa terus diselenggarakan sebagai sebuah festival milik anak muda yang merayakan kreativitas dan kemampuan mereka secara total.</p>
<p>Dalam kesempatan ini Andar Manik mengungkapkan bahwa selain keterbatasan dana, salah satu kendala yang dihadapi  oleh BWJF&#8217;11 saat ini adalah sinergi antar pihak yang belum sempurna. Oleh karena itu, penyelenggaraan BWJF ke depan akan sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi dari banyak pihak dan lembaga. BWJF adalah festival yang mengedepankan prinsip keberagaman, apresiasi pada kekayaan tradisi, serta proses pendidikan dan pengembangan potensi kreativitas bagi kaum muda. Oleh karena itu, penyelenggaraan festival perlu dukungan yang menyeluruh. Tidak hanya pada penyelenggaraan festival yang terjadi setiap tahun, tetapi juga pada proses yang berjalan dalam kurun waktu yang panjang.</p>
<p>Meskipun mengalami pengunduran waktu penyelenggaraan, sebagian peserta dan penikmat BWJF tidak berkecil hati. Pada kegiatan konferensi pers ini, Man Jasad berujar bahwa BWJF harus dapat terus diselenggarakan agar para musisi muda dapat terus mengembangkan bakatnya. Selain itu, masyarakat juga pasti merindukan penyelenggaraan BWJF karena festival ini mampu menampilkan berbagai kecenderungan musikal yang beragam dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Beberapa personil Bandung World Jazz Youth sendiri merasa bahwa pengunduran jadwal kegiatan festival justru memberi mereka peluang untuk berlatih dengan giat dan menciptakan karya yang baru untuk festival tahun depan yang rencananya akan digelar pada tanggal 7 s/d 8 Juli 2012.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/bandung-world-jazz-festival-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[FundRising] Solidaritas untuk Addy Gemb&#8230;</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/agenda-september-2011/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/agenda-september-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2011 14:06:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Concert]]></category>
		<category><![CDATA[Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic Music]]></category>
		<category><![CDATA[Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[Media Culture]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=2228</guid>
		<description><![CDATA[[FundRising] Solidaritas untuk Addy Gembel (Forgotten) &#124; BLOOD LINE 4 LIFE: Benefit gig for Addy Gembel, 8 September 2011, Pk. 18.00 – 21.00 WIB &#124; Garage Sale &#38; T-shirt Project, 15 &#38; 16 September 2011, 15.00 – 18.00 WIB &#124; [Performance] Move Forward &#38; Slow Down The Traffic by Danielle Lemaire (NL), 11 September 2011, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2229" title="agenda_SEPTEMBER" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/09/agenda_SEPTEMBER.jpg" alt="" width="640" height="450" /></p>
<p><strong>[FundRising]</strong> Solidaritas untuk Addy Gembel (Forgotten) | BLOOD LINE 4 LIFE: Benefit gig for Addy Gembel, 8 September 2011, Pk. 18.00 – 21.00 WIB | Garage Sale &amp; T-shirt Project, 15 &amp; 16 September 2011, 15.00 – 18.00 WIB | <strong>[Performance]</strong> Move Forward &amp; Slow Down The Traffic by Danielle Lemaire (NL), 11 September 2011, 19.00 – 21.00 WIB | <strong>[Festival]</strong> De Syukron: Syukuran Pesta Rakyat, 17 September 2011, 09.00 – 19.00 WIB | <strong>[Presentation]</strong> Art and Social Change: an American Perspective, 23 September 2011, 15.00 – 18.00 WIB | <strong>[Gathering]</strong> GIGSONSKY: Online Radio Gathering, 24 September 2011, 15.00 – 18.00 WIB | <strong>[Program Reguler]</strong> Pertemuan Mingguan Bandung Oral History, Pertemuan Mingguan OpenLabs, Pertemuan Mingguan Kelas Karinding (KEKAR), Latihan Mingguan Flava Madrim, Latihan Mingguan PAPERBACK | <strong>[Radio Online]</strong> Madness Monday (Senin, Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB), Gigsonsky (Selasa, Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB), Teh Ita (Rabu, Pk. 16.00 &#8211; 18.00 WIB), Radiologia (Rabu, Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB), Kamis Tiris (Kamis, Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB), Our Playlist / Live Streaming / 24 Hours Loop*</p>
<p><em>* Tentative hari Jumat, Sabtu dan Minggu</em></p>
<p><em><span id="more-2228"></span></em></p>
<p><strong>SOLIDARITAS INDEPENDENT BANDUNG (SIB)</strong>: Solidaritas untuk Addy Gembel (Forgotten)<br />
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai insiatif penggalangan dana untuk membantu biaya operasi Addy Gembel, vokalis band Forgotten yang divonis kanker prostat. Karena penyakitnya ia harus segera menjalankan tindakan operasi dan perawatan intensif. Selain dikenal sebagai seorang musisi, Addy Gembel juga dikenal sebagai seorang aktifis sosial dan budaya di kota Bandung. Melalui karyanya, Addy Gembel aktif menyuarakan berbagai hal yang terkait dengan upaya penegakan prinsip kebebasan berekspresi, sekaligus nilai-nilai kesetaraan dan pembelaan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan secara sosial, politik dan ekonomi.</p>
<p><strong>BLOOD LINE 4 LIFE</strong> | Benefit gig for Addy Gembel<br />
Konser kolaborasi bebas yang akan menampilkan Live PA dan DJ asal Kota Bandung yang sekaligus akan diisi dengan kegiatan lelang merchandise band beberapa band dari kota kembang. Hasil dari donasi tiket dan lelang seluruhnya akan disalurkan untuk biaya operasi Addy Gembel. Pengisi acara: Eyefeelsix, D&#8217;Army, Cronik, Sugarah, One Blood, Prombeyonz, Ruffnek dan Dj E-one, Jay Beat Hustler.</p>
<p>Kamis, 8 September 2011 | Pk. 18.00 &#8211; 21.00 WIB<br />
Tempat: Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p><strong>GARAGE SALE &amp; T-SHIRT PROJECT</strong><br />
T-Shirt Project adalah program donasi dimana 1 orang sebagai donatur menutupi biaya produksi pembuatan 2 T-Shirt. 1 T-Shirt akan diberikan kepada donatur dan 1 T-Shirt lainnya akan dijual kepada umum. Hasil dari Garage Sale &amp; T-Shirt Project seluruhnya akan disalurkan untuk biaya operasi Addy Gembel.</p>
<p>Kamis dan Jumat, 15 &amp; 16 September 2011 | Pk. 15.00 &#8211; 18.00 WIB<br />
Tempat: Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p><strong>Move Forward &amp; Slow Down The Traffic by Danielle Lemaire (NL)</strong><br />
Danielle Lemaire adalah seorang seniman multimedia. Danielle menciptakan musik yang menarasikan kisah personalnya tentang bagaimana dia melihat dunia. Dalam setiap pertunjukan penampilannya tidak pernah sama. Pertunjukan kali ini akan menyuguhkan sebuah orkestra solo perempuan yang menuntun dirinya untuk menggunaan alat musik dari Asia, alat musik mainan, music box, flute, musik electronik, serta sumber bebunyian akustik dan suaranya sendiri. Penampilan Danielle yang meditatif diharapkan dapat membuat penonton terhanyut dan medapat kesan yang mendalam. Menampilkan: Danielle Lemaire, Adscum, Elang Eby, Botfvck | Visual: Danielle Lemaire dan Kill Afternoon</p>
<p>Minggu, 11 September 2011 | Pk. 19.00 &#8211; 21.00 WIB<br />
Tempat: Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p><strong>De Syukron | Syukuran Pesta Rakyat</strong><br />
Pemerintah Jawa Barat melalui Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah menyelenggarakan momen syukuran dalam Semarak Pesta Rakyat Jawa Barat untuk mendorong dan mengangkat nilai-nilai kebangkitan masyarakat Jawa Barat dan instrumen pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Dalam kesempatan ini Common Room diundang untuk menjadi peserta pameran karena perannya sebagai wadah dari berbagai aktifitas yang terbuka untuk kegiatan seni, budaya dan pemanfaatan ICT/Media. Untuk kegiatan ini Common Room bekerja sama dengan Kahot Store akan menjual merchandise dan produk dari beberapa band kota Bandung. Selain itu Common Room bersama Gigs on Sky juga akan mengembangkan program live streaming berupa siaran radio online selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>Sabtu, 17 September 2011 | Pk. 09.00 &#8211; 19.00 WIB<br />
Tempat: Gedung Sate dan sekitarnya, Jalan Diponegoro &#8211; Bandung</p>
<p><strong>PRESENTASI PROGRAM | Art and Social Change: an American Perspective</strong><br />
Acara ini merupakan sharing pengalaman Gustaff H. Iskandar, yang selama hampir satu bulan penuh mengikuti program International Visitor Leadership Program: Promoting Social Change Through Arts pada 19 Agustus-12 September 2011 di beberapa kota Amerika Serikat. Dalam sharing ini akan dipaparkan pengalaman Gustaff mengenai pentingnya kegiatan seni dan budaya sebagai wahana yang menjadi ikatan dan instrumen bagi upaya pelestarian keanekaragaman budaya di Amerika. Dalam konteks ini, kegiatan seni dan budaya yang berorientasi pada proses edukasi dan pengembangan ekspresi artistik yang memberi inspirasi bagi proses perubahan sosial dapat menjadi sarana untuk merayakan kekayaan budaya. Diskusi ini akan mengkaji bagaimana keberagaman wilayah geografis, kelompok etnis, dan agama yang berbeda-beda di Amerika Serikat justru menjadi komponen yang membuat ranah seni dan budaya semakin kaya dan efektif untuk mempromosikan perdamaian dan toleransi lengkap dengan segala persoalan serta kompleksitasnya.</p>
<p>Jumat, 23 September 2011 | Pk. 15.00 &#8211; 18.00 WIB<br />
Tempat: Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p><strong>GIGSONSKY | Online Radio Gathering</strong><br />
Launching &#038; Gathering: GigsOnSky Online Radio<br />
Sabtu, 24 September 2011<br />
18.00 &#8211; 21.00 WIB<br />
Tempat : Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama No. 8 Bandung</p>
<p><a href="http://twitter.com/gigsonsky" target="_blank">@GigsOnSky</a> adalah media radio online yang merupakan bagian dari Webzine GigsPlay yang memuat informasi seputar gigs dan musik. Kali ini gathering @GisgsOnSky akan membicarakan fenomena radio online sebagai wahana penyiaran yang akhir-akhir ini telah berkembang pesat. Dari segi produksi dan penyebaran materi, radio online juga merupakan salah satu media alternatif yang efektif bagi sebuah organisasi, komunitas atau perusahaan penyiaran untuk menyebarkan berita atau karya audio. Gathering ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang diperlukan untuk mengembangkan proses produksi dan konsumsi informasi yang sehat. Selain kegiatan gathering, @GigsOnSky juga akan mengadakan acara sukuran sekaligus launching resmi program @GigsOnSky sebagai sebuah media radio online. Siaran gigsonsky dapat diakses melalui laman <a href="http://gigsonsky.com" target="_blank">http://gigsonsky.com</a> dan <a href="http://commonroom.info" target="_blank">http://commonroom.info</a>. Pembicara: Gustaff H Iskandar (Common Room), Igoy dan Wansky (@GigsOnSky) | Live performance: Diantra (Hollywood Nobody), Galant, &#038; Chamberlain</p>
<p>Sabtu, 24 September 2011 | Pk. 18.00 &#8211; 21.00 WIB<br />
Tempat: Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p><strong>KEGIATAN REGULER</strong></p>
<ul>
<li>Pertemuan Mingguan Bandung Oral History setiap hari Kamis dimulai Pkl. 17.00 WIB, informasi hubungi Zia di nomor +6222 92209221</li>
<li>Pertemuan Mingguan Openlabs setiap hari Kamis dimulai Pkl. 19.00 WIB, informasi hubungi Botak di nomor +628562064358</li>
<li>Kelas Karinding oleh Hendra Attack setiap hari Rabu dimulai Pkl 15. 00 WIB dan Jumat Pkl 15.00 WIB, informasi hubungi Hendra di nomor +62818639881</li>
<li>Flava Madrim setiap hari Selasa Pkl. 13.00 &#8211; 16.00 WIB, informasi hubungi Kimung / Man Jasad di nomor +6222 2503404</li>
<li>Paper Back setiap hari Senin Pkl 14.00 &#8211; 19.00 WIB, informasi hubungi Zemo di nomor +6222 2503404</li>
</ul>
<p><strong>RADIO ONLINE</strong></p>
<ul>
<li>Madness Monday setiap hari Senin Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB</li>
<li>Gigsonsky setiap hari Selasa Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB</li>
<li>Teh Ita setiap hari Rabu Pk. 16.00 &#8211; 18.00 WIB</li>
<li>Radiologia setiap hari Rabu Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB</li>
<li>Kamis Tiris setiap hari Kamis Pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB</li>
<li>Our Playlist / Live Streaming / 24 Hours Loop (Tentative hari Jumat, Sabtu dan Minggu)</li>
</ul>
<p><em>Siaran dapat diakses melalui laman <a href="http://www.gigsonsky.com" rel="nofollow">http://www.gigsonsky.com</a> dan <a href="http://www.commonroom.info" rel="nofollow">http://www.commonroom.info</a> atau ikuti akun twitter @gigsonsky dan @radiologia_bdg</em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/agenda-september-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Gathering] Menyambut Lebaran Hijau: Buka bersama YPBB &#124; 14 Agustus 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/buka-bersama-ypbb-14-agustus-2011/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/buka-bersama-ypbb-14-agustus-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2011 16:05:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=2191</guid>
		<description><![CDATA[Waktu: Minggu, 14 Agustus 2011, Pk. 15.00 – 20.00 WIB Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung Seringkali perayaan hari raya Idul Fitri identik dengan perilaku konsumtif yang selalu banyak memberikan tekanan terhadap lingkungan. Mungkin tak pernah kita perhatikan sebelumnya, bukankah seringkali kita membeli barang yang tidak begitu kita butuhkan atau hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/08/bubar_ypbb_eflyer.jpg" alt="" width="640" height="453" /></p>
<p>Waktu: Minggu, 14 Agustus 2011, Pk. 15.00 – 20.00 WIB<br />
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Seringkali perayaan hari raya Idul Fitri identik dengan perilaku konsumtif yang selalu banyak memberikan tekanan terhadap lingkungan. Mungkin tak pernah kita perhatikan sebelumnya, bukankah seringkali kita membeli barang yang tidak begitu kita butuhkan atau hanya menuruti nafsu berbelanja. Terkadang hasrat berbelanja hanya berupa kepatuhan pada nilai yang semu, seperti lebaran yang identik dengan barang baru. Atau ketika berlimpahnya makanan di meja makanan, kita hanya menuruti nafsu makan, sementara masih banyak yang dalam kesehariannya tidak dapat makan dengan layak. Dalam menjalankan segala kegiatan tersebut, sadarkah bahwa kita menyisakan banyak masalah lain berupa sampah? YPBB berusaha memanfaatkan momen perayaan hari suci ini sebagai momen strategis untuk mengangkat wacana pola hidup organis dan mengampanyekan aktualisasinya dalam bentuk “Lebaran Hijau”, yaitu merayakan lebaran sesuai dengan makna utamanya; kembali kepada fitrah atau bersih dari dosa.</p>
<p>Pendaftaran hubungi: Entis +6282116602991 atau Kiki +62818209004 | Biaya pendaftaran Rp. 20.000,- sebagai pengganti tajil dan makan berat.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/buka-bersama-ypbb-14-agustus-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Agenda Kegiatan Common Room &#124; Juni 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/agenda-kegiatan-common-room-juni-2011/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/agenda-kegiatan-common-room-juni-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 10:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[Media Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Oral History]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Arts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=2116</guid>
		<description><![CDATA[[Pameran] icapture 1.0: Sinematic Photography oleh Ageng Purna Galih, 4-19 Juni 2011 &#124; [Diskusi] Pertemuan Bilateral Presiden Gaban (Man Jasad) dan Presiden Panas Dalam Serikat (Pidi Baiq), 9 Juni 2011 &#124; [Diskusi] Don’t Drink and Drive Campaign, 18 Juni 2011 &#124; [Diskusi] Sharing Radio Online*, 19 Juni 2011 &#124; [Diskusi] Seni dan Politik di Kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/06/agenda_juni.jpg" alt="" width="640" height="452" /></p>
<p><strong>[Pameran]</strong> icapture 1.0: Sinematic Photography oleh Ageng Purna Galih, 4-19 Juni 2011 | <strong>[Diskusi]</strong> Pertemuan Bilateral Presiden Gaban (Man Jasad) dan Presiden Panas Dalam Serikat (Pidi Baiq), 9 Juni 2011 | <strong>[Diskusi]</strong> Don’t Drink and Drive Campaign, 18 Juni 2011 | <strong>[Diskusi]</strong> Sharing Radio Online*, 19 Juni 2011 | <strong>[Diskusi]</strong> Seni dan Politik di Kota Bandung*, 23 Juni 2011 | <strong>[Diskusi]</strong> Mitos, Sejarah, dan Narasi Visual, 24 Juni 2011 | <strong>Kegiatan Rutin</strong>: Pertemuan mingguan Bandung Oral History (BOH), Pertemuan mingguan Openlabs, Pertemuan mingguan Kelas Karinding, dan Latihan mingguan Pencak Silat.</p>
<p><strong>Nu:SubstanceFestival/2011/Polarities | 1 – 16 Juli 2011 | More info soon!</strong><br />
Pameran Seni Bebunyian [DERAU], Kajian Seni, Politik dan Teknologi, Botram + Public Campaign: Save Manglayang Mountain, Network Gathering, Site Visit: Gang Sesama + Papalidan di Cikapundung, Konser [In] Visible Spectrum, Presentasi Software dan Hardware, Resital Kelas Karinding, dan [Costume Party]: &#8220;Pihak Berwajib&#8221;.</p>
<p><em>*Program pra-event Nu:SubstanceFestival/2011/Polarities</em></p>
<p><em><span id="more-2116"></span></em></p>
<p><strong>[Pameran] icapture 1.0: Sinematic Photography oleh Ageng Purna Galih</strong><br />
Ageng Purna Galih, menyelesaikan studinya di Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran Bandung jurusan Sastra Indonesia pada tahun 2005. Ia pernah bekerja untuk Ripple Magazine sebagai Graphic Designer serta menjadi photographer di Firebolt clothing company. Selain itu ia juga sempat mengerjakan proyek seni multimedia nirlaba bersama Pemuda Elektrik dan Sungsang Lebam Telak. Saat ini ia bekerja sebagai desainer grafis untuk CCF Bandung serta proyeknya, WAWBAWseries.</p>
<p>Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Waktu: 4 – 19 Juni 2011 (10.00 – 19.00, setiap hari kecuali libur)<br />
Pembukaan: Sabtu, 4 Juni 2011, pk. 19.00 &#8211; 22.00 WIB</p>
<p><strong>[Diskusi] Pertemuan Bilateral Presiden Gaban (Man Jasad) dan Presiden Panas Dalam Serikat (Pidi Baiq)*</strong><br />
Republik Gaban (Garut Bandung) dan Republik Panas Dalam Serikat adalah sebuah negara virtual yang didirikan oleh Man Jasad dan Pidi Baiq. Keduanya sejauh ini telah dikenal sebagai pemimpin yang memiliki warga serta pengikut yang sangat fanatik. Dalam kesempatan ini Presiden Republik Gaban dan Republik Panas Dalam Serikat akan menyelenggarakan pertemuan kerjasama bilateral sekaligus mendiskusikan berbagai permasalahan yang terjadi di negara masing-masing untuk mengembangkan strategi serta kebijakan bersama untuk menyikapi tersebut.</p>
<p>Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Waktu: Kamis, 9 Juni 2011, pk.13.00 – 18.00 WIB</p>
<p><strong>[Diskusi] Don’t Drink and Drive Campaign</strong><br />
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye yang bertujuan untuk mengajak khalayak agar mengkonsumsi minuman beralkohol secara aman dan bertanggungjawab. Selain penjelasan yang rinci mengenai dampak dari konsumsi minuman beralkohol secara serampangan, diskusi ini juga akan diisi dengan pemutaran video dan kesaksian dari para korban konsumsi minuman beralkohol yang tidak aman. Hadir sebagai narasumber Eka (Rumah Cemara), Ginan (Rumah Cemara), dan Addy Gembel (Forgotten).</p>
<p>Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Waktu: Sabtu, 18 Juni 2011, pk. 15.00 – 18.00 WIB</p>
<p><strong>[Diskusi] Sharing Radio Online*</strong><br />
Keberadaan radio online di kota Bandung telah berkembang pesat sejak awal tahun 2000 hingga saat ini. Jika dibandingkan dengan radio konvensional, radio online merupakan wahana penyiaran yang lebih ringkas dan praktis. Dari segi produksi dan penyebaran materi, radio online juga merupakan salah satu media alternatif yang efektif bagi sebuah organisasi, komunitas atau perusahaan penyiaran untuk menyebarkan berita atau karya audio. Saat ini perkembangan radio online di kota Bandung sudah semakin meningkat dari segi jumlah, namun tidak terkonsentrasi dan masih tecerai-berai. Terkait dengan fenomena ini, Common Room bersama @Radiologia_BDG dan @GigsOnSky bermaksud untuk menyelenggarakan kegiatan sharing bersama dengan para pelaku radio online di kota Bandung dan beberapa kota besar lainya.</p>
<p>Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Waktu: Minggu, 19 Juni 2011, pk.14.00 – 16.00 WIB</p>
<p><strong>[Diskusi] Seni dan Politik di Kota Bandung*</strong><br />
Diskusi ini akan mencoba untuk melakukan telaah serta menguraikan fenomena perkembangan seni yang beririsan dengan persoalan serta situasi sosial politik. Selain itu, diskusi ini juga merupakan salah satu upaya untuk meninjau ulang berbagai peristiwa yang memiliki konotasi politis dalam jangka waktu tertentu di kota Bandung. Sebagai bagian dari proses kajian, juga akan dibicarakan bagaimana perkembangan media digital dan teknologi juga memberi pengaruh tertentu bagi proses pembentukan kesadaran serta proses partisipasi politik dalam kegiatan seni dan budaya. Melalui diskusi ini, khalayak umum diharapkan dapat terlibat dalam proses refleksi serta upaya pengembangan diskursus seni budaya sebagai wahana pembelajaran dan pengembangan kesadaran politik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini akan melibatkan para seniman, musisi, serta kurator seni dari kota Bandung.</p>
<p>Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Waktu: Kamis, 23 Juni 2011, pk. 15.00 – 18.00 WIB</p>
<p><strong>[Diskusi] Mitos, Sejarah, dan Narasi Visual</strong><br />
Diskusi ini akan membicarakan berbagai aspek yang terkait dengan mitos dan sejarah yang menginspirasi dan mempengaruhi penciptaan karya seni di Indonesia dan negara-negara Balkan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan berkarya dengan membangun perbincangan luas serta intim diantara publik seni dan khalayak umum. Hadir sebagai pembicara dalam diskusi ini adalah Antariksa, seorang peneliti sekaligus pendiri dari Indonesian Contemporary Art Networks (<a href="http://canmanage.net/" target="_blank">iCAN</a>). Selain itu, diskusi ini juga akan mendatangkan Magdalena Peševová, seorang seniman yang tinggal dan bekerja di Praha, Republik Ceko. Magdalena adalah lulusan dari Academy of Fine Arts (Praha) dan Ecole des Beaux Artes (Prancis).</p>
<p>Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Waktu: Jumat, 24 Juni 2011, pk. 18.00 – 21.00 WIB</p>
<p><strong>KEGIATAN RUTIN</strong><br />
Pertemuan mingguan Bandung Oral History setiap hari Kamis dimulai Pukul 17.00 WIB, Informasi hubungi Zia di nomor +6222 92209221</p>
<p>Pertemuan mingguan Openlabs setiap hari Kamis dimulai Pukul 19.00 WIB, Informasi hubungi Botak di nomor +628562064358</p>
<p>Pertemuan mingguan Kelas Karinding bersama Hendra Attack setiap hari Jumat dimulai Pukul 16.00 WIB, Informasi hubungi Hendra di nomor +62818639881</p>
<p>Latihan mingguan Pencak Silat bersama Kang Yuda (Perguruan Pencak Silat Cimande) setiap hari Rabu (Pk. 19.00 – 21.00 WIB. Informasi dan pendaftaran hubungi Man Jasad di nomor +628156211840</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/agenda-kegiatan-common-room-juni-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Repost] 13 Tahun Peringatan Peristiwa Mei 1998</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/13-tahun-peringatan-peristiwa-mei-1998/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/13-tahun-peringatan-peristiwa-mei-1998/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 03:52:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=2049</guid>
		<description><![CDATA[Ode untuk almarhum Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, Hendriawan Sie, serta seluruh korban kerusuhan Mei 1998. Doa untuk untuk para korban dan mereka yang telah dikorbankan. We shall overcome someday. *Gambar ini berasal dari potongan poster demonstrasi mahasiswa tahun 1998. Dirancang oleh M. Yahya, mahasiswa desain produk ITB angkatan 1993 yang pada saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/05/mei98.jpg" alt="" title="mei98" width="640" height="480" class="alignnone size-full wp-image-2050" /></p>
<p>Ode untuk almarhum Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, Hendriawan Sie, serta seluruh korban kerusuhan Mei 1998. Doa untuk untuk para korban dan mereka yang telah dikorbankan. We shall overcome someday.</p>
<p><em>*Gambar ini berasal dari potongan poster demonstrasi mahasiswa tahun 1998. Dirancang oleh M. Yahya, mahasiswa desain produk ITB angkatan 1993 yang pada saat itu adalah anggota dari Satgas KM ITB.</em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/13-tahun-peringatan-peristiwa-mei-1998/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantuan Dana Kemanusiaan &#124; Bencana Gempa Lepas Pantai Pasifik di wilayah Tohoku, Jepang</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/bantuan-dana-kemanusiaan-tohoku-jepang/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/bantuan-dana-kemanusiaan-tohoku-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 02:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Environment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1890</guid>
		<description><![CDATA[Menyusul informasi melalui siaran pers dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada tanggal 14 Maret 2011, bersama dengan ini kami menginformasikan bahwa Palang Merah Jepang mulai menerima bantuan dana kemanusiaan bagi korban gempa lepas pantai pasifik di wilayah Tohoku, Jepang. Adapun penyaluran bantuan dana kemanusiaan dapat dikirimkan melalui beberapa rekening berikut ini: Bantuan dana kemanusiaan bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyusul informasi melalui siaran pers dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada tanggal 14 Maret 2011, bersama dengan ini kami menginformasikan bahwa Palang Merah Jepang mulai menerima bantuan dana kemanusiaan bagi korban gempa lepas pantai pasifik di wilayah Tohoku, Jepang. Adapun penyaluran bantuan dana kemanusiaan dapat dikirimkan melalui beberapa rekening berikut ini:</p>
<p><strong>Bantuan dana kemanusiaan bagi korban bencana:</strong><br />
Nama Bank: Mitsui Sumitomo Bank (Cabang Ginza)<br />
No. Rek.: 8047670<br />
Kode SWIFT: SMBC JP JT<br />
Atas nama: The Japanese Red Cross Society<br />
Alamat: 1-1-3 Shiba-Daimon Minato-ku, Tokyo JAPAN</p>
<p><em>*Dana bantuan bagi para korban bencana akan dikirimkan kepada Komite Distribusi Dana Bantuan Bencana di Pemerintah Daerah setempat yang terkena bencana ini, melalui Palang Merah Jepang, dan akan dibagikan langsung kepada para korban bencana melalui komite tersebut.</em></p>
<p><strong>Bantuan dana kemanusiaan melalui organisasi Palang Merah Jepang:</strong><br />
Nama Bank: Mitsui Sumitomo Bank (Cabang Ginza)<br />
No. Rek.: 8047705<br />
Kode SWIFT: SMBC JP JT<br />
Atas nama: The Japanese Red Cross Society<br />
Alamat: 1-1-3 Shiba-Daimon Minato-ku, Tokyo JAPAN</p>
<p><strong>Bantuan dana kemanusiaan melalui organisasi Palang Merah Indonesia:</strong><br />
Nama Bank: Bank Mandiri<br />
No. Rek.: 070-00-0480433-7<br />
Atas nama: Palang Merah Indonesia-Jepang</p>
<p>Informasi bantuan dana melalui Palang Merah Indonesia dapat menghubungi:<br />
Mohammad Toriq<br />
Kepala Divisi Sumber Daya dan Kerjasama PMI Indonesia<br />
Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 96<br />
Jakarta 12790<br />
Telp. 021-799 5188</p>
<p>Informasi lebih rinci dapat menghubungi The Japan Foundation Jakarta dengan alamat sebagai berikut:<br />
The Japan Foundation, Jakarta<br />
Summitmas I lantai 2-3, Jl. Jend.Sudirman &#8211; Jakarta Selatan<br />
Telp. 021-520-1266 | Fax. 021-525-5159 | <a href="http://www.jpf.or.id" target="_blank">http://www.jpf.or.id</a></p>
<p><em>The Japan Foundation, Jakarta merupakan lembaga administrasi independen yang didirikan tahun 1974 dengan nama Pusat Kebudayaan Jepang untuk mempromosikan kegiatan pertukaran budaya antara Jepang-Indonesia.</em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/bantuan-dana-kemanusiaan-tohoku-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pernyataan Keperihatinan atas Konflik Antar Agama dan Perbedaan Keyakinan di Indonesia</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/keperihatinan-konflik-antar-agama/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/keperihatinan-konflik-antar-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 16:14:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Human Rights]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1827</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 6 Februari 2011, sebuah insiden kekerasan atas nama agama kembali terjadi di Bumi Pertiwi. Tiga korban tewas dan enam orang terluka parah dalam sebuah peristiwa penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di daerah Cikeusik, Pandeglang &#8211; Banten. Dua hari setelah insiden ini, kekerasan kembali terjadi di daerah Temanggung – Jawa Tengah. Terjadi kericuhan massa pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 6 Februari 2011, sebuah insiden kekerasan atas nama agama kembali terjadi di Bumi Pertiwi. Tiga korban tewas dan enam orang terluka parah dalam sebuah peristiwa penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di daerah Cikeusik, Pandeglang &#8211; Banten. Dua hari setelah insiden ini, kekerasan kembali terjadi di daerah Temanggung – Jawa Tengah. Terjadi kericuhan massa pada sidang pengadilan kasus penistaan agama di Pengadilan Negeri Temanggung. Tiga bangunan gereja dan satu sekolah dibakar dalam peristiwa ini. Kedua insiden ini menambah deretan berbagai kasus kericuhan dan kekerasan atas nama agama dan perbedaan keyakinan di Indonesia.</p>
<p>Insiden ini memberikan cerminan bahwa kerukunan antar umat beragama dan kebebasan untuk memeluk agama dan keyakinan yang berbeda masih menjadi persoalan bagi sebagian warga negara yang memiliki prinsip Bhineka Tunggal Ika. Selain itu, insiden ini juga menjadi gambaran bahwa upaya untuk penegakan prinsip Hak Asasi Manusia (HAM), khususnya hak sipil dan politik bagi warga negara sebagaimana tercantum dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia serta Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Sipil dan Politik yang telah diratifikasi oleh pemerintah Indonesia belum terjamin sepenuhnya.</p>
<p>Terkait dengan berbagai kericuhan dan tindak kekerasan atas nama agama dan keyakinan yang berbeda di Indonesia, kami menyatakan duka dan keprihatinan yang mendalam. Untuk itu, dalam kesempatan ini kami juga menyampaikan pernyataan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Mendukung pemerintah untuk melakukan penyidikan dan menghukum tegas pelaku kerusuhan dan kekerasan atas nama perbedaan agama serta keyakinan di Republik Indonesia.</li>
<li>Mendorong pemerintah untuk merehabilitasi korban kerusuhan dan kekerasan atas nama perbedaan agama serta keyakinan di Republik Indonesia.</li>
<li>Mendorong pemerintah untuk mencabut berbagai produk kebijakan dan undang-undang diskriminatif yang ikut memicu kericuhan, serta mencederai prinsip kebebasan untuk memeluk agama dan keyakinan yang berbeda di Republik Indonesia.</li>
<li>Mendorong pemerintah untuk menjamin kebebasan warga negara dalam memeluk agama dan keyakinan yang berbeda di Republik Indonesia.</li>
<li>Mengutuk siapapun yang menciptakan konflik, kericuhan, serta melakukan tindak kekerasan atas dasar perbedaan agama serta keyakinan untuk kepentingan politik tertentu.</li>
<li>Mengajak seluruh warga masyarakat sipil untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia; termasuk nilai-nilai toleransi, kesetaraan dan kebebasan untuk memeluk agama, keyakinan, serta keberagaman budaya di Republik Indonesia.</li>
</ol>
<p>Demikian pernyataan keperihatinan ini kami sampaikan sebagai manifestasi kesadaran warga masyarakat sipil yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas yang adil dan beradab.</p>
<p>Bandung, 12 Februari 2011*<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Bandung 40132<br />
URL: <a href="http://commonroom.info" rel="nofollow">http://commonroom.info</a></p>
<p><em>* Dibacakan pada pembukaan pertunjukan Sarupaning Beja yang diinisiasi oleh kelompok Trah Project di CCF Bandung pada tanggal yang sama.</em></p>
<p>Dukung Petisi Perlindungan Kebebasan Memeluk Kepercayaan dan Beribadah Sesuai Kepercayaannya melalui laman berikut ini: <a href="http://www.petitiononline.com/agamaind/petition.html" target="_blank">http://www.petitiononline.com/agamaind/petition.html</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/keperihatinan-konflik-antar-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringatan 3 Tahun Insiden AACC &#124; Pengajian &amp; Rilis Buku Memoar Melawan Lupa &#124; Common Room, 9 Februari 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/memoar-melawan-lupa/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/memoar-melawan-lupa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2011 13:50:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Human Rights]]></category>
		<category><![CDATA[Ujungberung Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1769</guid>
		<description><![CDATA[Waktu &#38; Tempat: 9 Februari 2011 &#124; Pk. 18.00 &#8211; selesai &#124; Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung &#124; Penyelenggara: Solidaritas Independen Bandung (SIB) (Acara akan ditutup dengan kegiatan tabur bunga di Gedung AACC/ New Majestic Bandung) Pengantar oleh Addy Gembel (Forgotten) 9 Februari 2008 adalah peristiwa paling kelam yang menghantam ranah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/02/melawan_lupa.jpg" alt="" /></p>
<p>Waktu &amp; Tempat: 9 Februari 2011 | Pk. 18.00 &#8211; selesai | Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung | Penyelenggara: Solidaritas Independen Bandung (SIB)<br />
<em>(Acara akan ditutup dengan kegiatan tabur bunga di Gedung AACC/ New Majestic Bandung)</em></p>
<p><strong>Pengantar oleh Addy Gembel (Forgotten)</strong><br />
9 Februari 2008 adalah peristiwa paling kelam yang menghantam ranah dunia musik independen di kota Bandung dan Indonesia pada umumnya. 11 anak muda meninggal dunia dengan cara yang sangat mengenaskan diluar arena gedung pertunjukan musik AACC. Akibat setelahnya adalah stigmatisasi komunitas musik metal oleh masyarakat luas. Masyarakat awam menghujat, sementara pihak aparat dan birokrat melakukan kontrol ketat serta pembatasan perizinan bagi pertunjukan musik metal di kota Bandung.</p>
<p>9 Februari 2011. Genap sudah 3 tahun peristiwa itu berlalu. Dikalangan komunitas musik telah terjadi banyak perubahan kearah yang lebih baik. Mereka mau belajar dan mampu melakukan introspeksi ke dalam internal komunitas. Selain itu mereka juga melakukan pembenahan jaringan yang telah terbentuk sebagai bentuk penyikapan konkret paska insiden.</p>
<p>Lain halnya dengan sikap aparat keamanan dan jajaran birokrasi. Mereka seolah terus dihantui oleh ketakutan dan malah menjadikan musik metal underground sebagai sesuatu yang harus dilarang. Mereka hanya bisa menjanjikan banyak hal terkait dengan fasilitas yang memang seharusnya menjadi hak anak muda di kota Bandung, agar dapat menyalurkan ekspresi secara aman dan beradab. Janji itu hingga kini tak pernah terealisasi.</p>
<p>Ada banyak hal yang terjadi selama 3 tahun terakhir terkait dengan paska tragedi 9 Februari 2011. Semua fakta tersebut berhasil dirangkum oleh Kimung dalam bentuk kumpulan jurnal dan artikel yang diberi judul “Memoar Melawan Lupa”. Buku ini dirilis dalam rangka memperingati 3 tahun paska insiden AACC dan dipersembahkan khusus kepada para korban, serta keluarga almarhum. Buku ini juga dipersembahkan untuk komunitas musik metal underground pada umumnya.</p>
<p>Peringatan 3 tahun AACC adalah bagian dari manifestasi kami sebagai individu dan komunitas masyarakat untuk melawan lupa. Melawan lupa adalah cara terbaik untuk menjadikan diri kita lebih beradab dan bisa belajar untuk peradaban yang lebih baik. Kematian hanyalah suatu media untuk melahirkan kehidupan yang baru sebagai sebuah dialektika alam. Melawan Lupa adalah cara untuk memanusiakan manusia. Sejarah selalu dibangun dengan darah, sementara kalian membangunnya dengan cinta.</p>
<p><em>*Teruntuk: Novi Febriani, Diki Jaelani Sidik, Agung Fauzi, M. Yusuf Ferdian, Ahmad Wahyu, Ahmad Furqon Ramdhani, Novan, Yudi Kurniadi, Kristianto, Dodi dan Entis.</em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/memoar-melawan-lupa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pernyataan Sikap Solidaritas Independen Bandung (SIB) Untuk Perkara Video Nazriel Irham (Ariel)</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/pernyataan-sikap-solidaritas-independen-bandung-sib-untuk-perkara-video-nazriel-irham-ariel/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/pernyataan-sikap-solidaritas-independen-bandung-sib-untuk-perkara-video-nazriel-irham-ariel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 04:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Free Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Human Rights]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1704</guid>
		<description><![CDATA[Solidaritas Independen Bandung (SIB), adalah kelompok kerja yang terdiri dari beberapa orang pelaku kultur independen yang secara praksis berfungsi sebagai Crisis Center. Ide pembentukan SIB pertama kali digagas oleh beberapa kawan pada bulan Desember 2007, untuk mewadahi aktifitas penggiat kultur independen yang peka terhadap situasi dan lingkungan sosial yang ada. Selain itu, SIB juga dibentuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Solidaritas Independen Bandung (SIB), adalah kelompok kerja yang terdiri dari beberapa orang pelaku kultur independen yang secara praksis berfungsi sebagai Crisis Center. Ide pembentukan SIB pertama kali digagas oleh beberapa kawan pada bulan Desember 2007, untuk mewadahi aktifitas penggiat kultur independen yang peka terhadap situasi dan lingkungan sosial yang ada. Selain itu, SIB juga dibentuk sebagai respon atas berbagai bentuk krisis yang terjadi melalui beberapa cara yang kami pikir dapat menjadi bagian dari upaya untuk membentuk gerakan solidaritas yang sejati.</p>
<p>Secara garis besar SIB adalah wahana yang dibentuk untuk menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan para penggiat kultur independen. SIB juga merupakan wahana interaksi sosial antar penggiat kutur independen, serta wahana interaksi antar individu, kelompok atau organisasi manapun sebagai suatu manifestasi sosial yang paling nyata demi terwujudnya proses demokratisasi di tingkat akar rumput.</p>
<p>SIB memandang bahwa kehidupan yang demokratis akan terwujud ketika partisipasi masyarakat dapat lekat dengan proses politik, hukum dan kebudayaan. Salah satu prasyarat utama dalam mewujudkan partisipasi itu adalah melalui prinsip keterbukaan dan transparansi. Beberapa hal yang memungkinkan tegaknya prinsip keterbukaan adalah:</p>
<ol>
<li>Hak untuk mengetahui (<em>right to know/ meeweten</em>) secara utuh, benar dan akurat.</li>
<li>Hak untuk memikirkan (<em>right to think/ meedenken</em>); terlibat dalam pemikiran, pengkajian dan penelitian tentang sikap yang baik dalam menjalani kehidupan sosial.</li>
<li>Hak untuk menyatakan pendapat (<em>right to speech/ meespreken</em>)</li>
<li>Hak untuk mempengaruhi pengambilan keputusan (<em>right to participate in decision making process/ meebeslissen</em>)</li>
<li>Hak untuk mengawasi pelaksanaan keputusan (<em>right to watch in implementing the decision/ meetoezien</em>) kontrol masyarakat.</li>
</ol>
<p>Terkait dengan apa yang menimpa saudara kami Ariel, maka dengan ini kami menyatakan pernyataan sikap sebagai berikut:</p>
<ol>
<li> Kami nyatakan bahwa Ariel adalah korban dari penyalahgunaan dokumen pribadi yang disebarkan melalui media internet oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga kami mendorong agar proses mengambil putusan sidang memandang persoalan ini secara proporsional (berimbang).</li>
<li>Menolak bentuk kriminalisasi korban dengan cara memasung hak kebebasan berekspresi di wilayah kesenian dalam bentuk pencekalan dan pelarangan konser dimuka umum yang berakibat pada dilanggarnya hak ekonomi Ariel sebagai seorang musisi.</li>
<li>Menolak segala bentuk teror, intimidasi dan intervensi selama proses persidangan yang dilakukan oleh golongan atau kelompok yang mengatasnamakan agama.</li>
<li>Menolak politisasi kasus yang menimpa Ariel sebagai bagian dari strategi pengalihan isu yang kerap membiaskan pandangan masyarakat atas berbagai persoalan yang sedang menimpa bangsa ini.</li>
<li>Turut mendukung terjadinya proses pengadilan yang adil, independen dan transparan sebagai bagian dari pemenuhan rasa keadilan.</li>
</ol>
<p>Demikian pernyataan sikap ini dibuat. Hal ini kami sampaikan karena kami menilai hukum sejauh ini belum menjadi institusi yang dapat mendorong ajegnya perlindungan akan hak individu. Upaya penegakan hukum dan perlindungan hak adalah prinsip yang bekerja secara paralel. Kesadaran masyarakat memiliki posisi yang strategis sebagai fondasi masyarakat madani (<em>civil society</em>). Budaya sebagai manifestiasi dari proses interaksi sosial akan mengambil peran yang sangat strategis dalam upaya mewujudkan kesadaran publik akan pentingnya supremasi hukum yang berlandaskan pada hak asasi manusia.</p>
<p>Bandung, 26 Januari 2011</p>
<p><strong>Solidaritas Independen Bandung (SIB)</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/pernyataan-sikap-solidaritas-independen-bandung-sib-untuk-perkara-video-nazriel-irham-ariel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah Cemara: Support Team Indonesia for Homeless World Cup 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/rumah-cemara-for-homeless-world-cup-2011/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/rumah-cemara-for-homeless-world-cup-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 07:49:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Human Rights]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1623</guid>
		<description><![CDATA[Please support Rumah Cemara for Team Indonesia in their effort to travel to Paris and participate in the Homeless World Cup 2011. Simply visit this link and click the &#8220;ChipIn&#8221; button to the right to contribute.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i220.photobucket.com/albums/dd114/gustaffharriman/rumahcemara.jpg" border="0" alt="Rumah Cemara" width="480" height="360" /></p>
<p>Please support <a href="http://www.rumahcemara.org/" target="_blank">Rumah Cemara</a> for Team Indonesia in their effort to travel to Paris and participate in the <a href="http://www.homelessworldcup.org/" target="_blank">Homeless World Cup</a> 2011.  Simply <a href="http://rumahcemara.chipin.com/team-indonesia-2011" target="_blank">visit this link</a> and click the &#8220;ChipIn&#8221; button to the right to contribute.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/rumah-cemara-for-homeless-world-cup-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

