Updates from November, 2010 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • blauloretta 10:55 am on November 8, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , , , , , ,   

    Informasi Kegiatan Common Room | November 2010 

    Silahkan kunjungi laman RADIOLOGIA untuk mendengarkan Radiologia Streaming Program dari Common Room, setiap hari Rabu pukul 18.00 – selesai. Twitter: @radiologia_bdg

    Agenda Common Room | November 2010

    Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Sumber Daya Insani dan Ekonomi Kreatif | Indonesia Kreatif (http://indonesiakreatif.net)
    Diskusi pengembangan sumber daya manusia sebagai pondasi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia bersama perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan akademisi dan pelaku ekonomi kreatif dari kota Bandung.
    Jumat, 12 November 2010, Pk. 13.00 – 18.00 WIB

    “SADAR BENCANA SEJAK DINI! Sabilulungan Ngajaga Lembur | KNOWING THE RISK AND TAKE ACTION – International Organization for Migration (IOM)
    Pameran dan diskusi siaga kebencanaan bersama Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, ST.,MT (Pusat Mitigasi Bencana ITB), Ir. Gatot M. Soedradjat, MT (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi/ PVMBG), serta perwakilan IOM untuk Jawa Barat. Kegiatan ini akan diawali dengan pembukaan pameran “Pengalamanku dengan Bencana”, yang akan menampilkan karya gambar anak dari beberapa Sekolah Dasar (SD) di daerah Garut Selatan. Pameran akan berlangsung di Common Room sampai tanggal 20 November 2010.
    Sabtu, 13 November 2010, Pkl. 16.00 – selesai

    Workshop Penggunaan Software Musik Abelton | Oleh Ega Ginanjar (Europe in de Tropen/ OpenLabs)
    *Pendaftaran silahkan hubungi Ranti di +62222503404 pada jam kerja.
    Sabtu, 27 November 2010, Pk. 15.00 – selesai

    Kelas Privat Suling dan Kacapi | Oleh Iman Rohman aka Iman Zimbot
    *Pendaftaran silahkan hubungi Ranti di +62222503404 pada jam kerja.
    Sepanjang bulan November s/d Desember

    Common Room Networks Foundation (Common Room)
    Common Room adalah platform yang terbuka untuk kegiatan seni, budaya dan pemanfaatan ICT/ Media. Kegiatan Common Room dikelola oleh Common Room Networks Foundation dan didukung oleh HIVOS. Bagi teman-teman yang tertarik untuk terlibat dan menyelenggarakan kegiatan di Common Room, silahkan menghubungi Ranti di nomor 022-2503404 atau kunjungi kami di Jalan Kyai Gede Utama no. 8. Informasi mengenai kegiatan Common Room dapat diakses di situs http://commonroom.info dan twitter @CommonRoom_ID.

    Alamat
    Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung – 40132 | WEST JAVA – INDONESIA | Phone/ Fax: +62.22.250.3404
    Url: http://commonroom.info | E-mail: info@commonroom.info | Twitter: @CommonRoom_ID

    (More …)

     
  • blauloretta 5:37 am on July 9, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,   

    Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon || Bandung, 9 July – 1 August 2010 

    Photobucket

    Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon
    Selama beberapa tahun terakhir, ada banyak sekali lompatan yang terjadi di dalam wilayah irisan yang mempertautkan perkembangan di bidang teknologi komunikasi, media baru dan praktik budaya dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa perkembangan di bidang teknologi komunikasi dan media baru semakin mempengaruhi cara pandang kita dalam memahami kenyataan, sehingga ikut mengkonstrusi berbagai bentuk nilai dan etika yang kemudian beroperasi di tengah-tengah masyarakat.

    Di level tertentu, perkembangan ini dapat dikatakan sebagai bagian dari konstelasi baru yang berkembang melalui berbagai bentuk inovasi dan inisiatif yang menggejala di tingkat lokal maupun internasional. Bertumbuhnya akses, keterbukaan dan konektifitas yang dimungkinkan melalui penggunaan teknologi komunikasi dan media baru telah ikut membentuk wajah peradaban dunia secara global. Dalam perkembangannya, hal ini semakin meleburkan sekat teritori politik dan budaya melalui serangkaian pola interaksi sosial dan ekonomi yang baru.

    Meskipun hadir dengan sosok yang samar-samar, kemunculan kondisi baru yang berkembang saat ini setidaknya telah ikut mewarnai sebuah era yang ditandai dengan kehadiran berbagai bentuk situasi turbulensi yang melahirkan dinamika, tantangan dan riak perubahan di tengah-tengah masyarakat luas. Di satu sisi, hal ini kemudian mendorong lahirnya rasa ingin tahu dan antusiasme dalam menyambut berbagai prospek, aransemen dan spekulasi mengenai masa depan yang baru. Namun begitu, tampaknya pada saat yang bersamaan kondisi ini juga ikut menghadirkan berbagai bentuk kebingungan, keraguan dan skeptisisme yang mendalam di kalangan masyarakat luas.

    (More …)

     
  • blauloretta 4:40 am on March 5, 2009 Permalink | Reply
    Tags:   

    Secret Garden Revisited: Karinding Attack!!! | Common Room | 21 February 2009 


    Blue Flashing Lights (Polyester Embassy feat. Karinding Attack!!!)

    Kegiatan ini pertama kali dirintis oleh Polyester Embassy pada bulan Juli tahun 2007 di Common Room. Pada saat itu selain tampil sebagai headliner, mereka juga menampilkan Aplha Alpha dan Astrolab, dimana kedua band ini masih terhitung pendatang baru dalam scene musik independen kota Bandung.

    Kali ini, Polyester Embassy kembali tampil dengan menampilkan dua band pendatang baru, yaitu Goodbye Lenin dan Laifenhop. Selain itu, mereka juga akan mencoba untuk berkolaborasi dengan para seniman tradisi yang memainkan musik dengan menggunakan instrumen bambu semisal karinding, toleat, bangkong raong, dsb.

    Opening by:
    - Polyester Embassy
    - Goodbye Lenin
    - Laifenhop

    Also featuring:
    - Pertunjukan musik oleh Karinding Attack!!! dan Kelompok Seni Giri Kerenceng
    - Pameran Etnologi dan Budaya Masyarakat Sunda (curated by Zaini Alif)

    * Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gimmick Creative Movements

    Berita terkait bisa diakses halaman Kampus Pikiran Rakyat.

     
  • blauloretta 5:59 am on February 9, 2009 Permalink | Reply
    Tags: ,   

    Peringatan Satu Tahun Insiden Sabtu Kelabu | Gedung AACC | 9 Februari 2009 

    aacc09

    Insiden Sabtu Kelabu, Setelah Satu Tahun Berlalu
    Oleh Gustaff H. Iskandar**

    I

    “Setiap orang memiliki hak yang sama untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan menikmati kesenian, selain turut serta dalam mengecap kemajuan dan manfaat dari ilmu pengetahuan.” (Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia, pasal 27, ayat 1. Diterima dan diumumkan oleh Majelis Umum PBB pada tanggal 10 Desember 1948 di Palais de Chailot – Paris, melalui resolusi 217 A (III).)

    Bagi sebagian komunitas anak muda di kota Bandung, penghujung tahun 2007 dapat dikatakan merupakan sebuah momen yang melahirkan semangat yang baru. Pada bulan November 2007, Minor Books merilis buku berjudul My Self: Scumbag Beyond Life and Death yang ditulis oleh Kimung. Buku ini menceritakan sepak terjang kehidupan Ivan Scumbag yang meninggal dunia pada tahun 2006. Ia adalah salah satu pendiri sekaligus vokalis dari BurgerKill yang berasal dari daerah Ujungberung. Saat itu acara peluncuran buku diselenggarakan di Common Room dengan suasana yang sangat sederhana dan mengharukan. Seakan-akan sosok Ivan Scumbag masih hidup dan hadir di tengah-tengah semua yang hadir pada saat itu.

    Pada bulan Januari 2008, Minor Books kemudian menyelenggarakan acara diskusi dan bedah buku, lengkap dengan pertunjukan musik akustik dari Burgerkill di Selasar Sunaryo Artspace. Selain dihadiri oleh sekitar 300 orang kerabat dekat Ivan, acara ini juga menghadirkan dr. Teddy Hidayat, SpKJ (Psikiater), Drs. Reiza D. Dienaputra, M.Hum (Ahli sejarah), Prof. Dr. Ignatius Bambang Sugiharto (Filsuf), Andy Fadly (Musisi) dan Kimung. Selama kurang lebih 3 jam lamanya, para peserta yang hadir diajak untuk membicarakan berbagai aspek hidup Ivan Scumbag. Secara panjang lebar Kimung bercerita mengenai perjuangan Ivan dan teman-temannya di Ujungberung dalam membangun komunitas yang selama ini memiliki akar dan kecintaan terhadap apa yang mereka tekuni secara sungguh-sungguh: musik metal.

    Rangkaian kegiatan ini rupa-rupanya melahirkan gairah baru di kalangan komunitas pecinta musik metal di kota Bandung. Peluncuran buku My Self: Scumbag Beyond Life and Death seakan menandai babak baru dari perkembangan musik ekstrim di kota Bandung yang telah berkembang selama lebih dari satu dekade. Setelah Ivan Scumbag meninggal dunia, semangat untuk mengembangkan komunitas penggemar musik metal di kota Bandung tidak lantas padam. Pengaruh perkembangan komunitas musik metal di Ujungberung selama ini dapat dikatakan telah memberikan warna tersendiri di kota Bandung. Dengan segala keterbatasan yang ada, komunitas Ujungberung menjadi salah satu elemen penting yang melahirkan banyak musisi, teknisi dan operator yang menjadi garda terdepan bagi perkembangan industri musik independen di kota Bandung.

    Namun selanjutnya kenyataan berbicara lain. Pada tanggal 9 Februari 2008 sebuah insiden terjadi di gedung Asia Africa Cultural Center (AACC). Saat itu ratusan anak muda penggemar musik metal kota Bandung bergerombol menghadiri konser kelompok Beside yang meluncurkan album pertama mereka yang berjudul Against Ourselves (Absolute Records/ Parapatan Rebel, 2008). Beberapa saat setelah konser selesai, kericuhan terjadi di pintu keluar. Kerumunan massa yang berdesak-desakan melahirkan sebuah bencana yang tidak pernah terbayangkan akan terjadi malam itu. 11 orang anak muda meninggal. Seketika suasana kota Bandung menjadi begitu kelam. Beberapa teman harus menginap di kantor Polisi, sementara yang lain tercerai berai tak tentu arah. (More …)

     
    • Maman Gantra 4:17 am on March 29, 2009 Permalink

      Sedap. Sebuah reportase yang informatif sekaligus bernas. Ditengah duka lantaran Musibah Situ Gintung, meski agak terlambat, saya juga tepekur untuk teman-teman yang syahid dalam Insiden Sabut Kelabu. Semoga arwah mereka diterima di sisiNya, menjadi api yang terus membara bagi kita semua.

      Salam,
      Maman Gantra

    • blauloretta 12:07 pm on March 31, 2009 Permalink

      Nuhun Kang Maman! Apa kabar? Jigana kudu loba tepekur karena banyak musibah. Mulai dari musibah alam, sampai musibah karena kebodohan kita sendiri. Sing eling jeung waspada, ameh salamet dunia akherat. Amin.

      Salam,
      - Gustaff

    • soerya adi s 2:39 am on April 2, 2009 Permalink

      maturnuwun mas!reportnya
      jujur jd merinding bacatulisanya+jd ingat jg kejadian 1 th lalu di aacc.yaah bandung memang inspiratif.
      mugi-mugi sedoyo nipun saget ambeto berkhah sakeng gusti pengeran murbeing dumadi kagem kito sedoyo…..amien
      rahayu…rahayu…rahayu!
      sakujasmerah

  • blauloretta 6:38 am on January 9, 2009 Permalink | Reply
    Tags:   

    Pictures from The Ostend # 2 | CCF de Bandung | Jumat, 9 Januari 2009 

    ostend_03 (More …)

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel
escort ankara escort ilan escort ankara ilan