<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Common Room Networks Foundation &#187; Agenda</title>
	<atom:link href="http://commonroom.info/cat/agenda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://commonroom.info</link>
	<description>Open Platform for Art, Culture &#38; ICT/Media &#124;&#124; Bandung - Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 06:36:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Informasi Agenda Kegiatan Common Room &#124; April 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/informasi-agenda-kegiatan-common-room-april-2011/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/informasi-agenda-kegiatan-common-room-april-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 04:49:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Concert]]></category>
		<category><![CDATA[Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Media Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Screening]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1929</guid>
		<description><![CDATA[AFS BINA ANTAR BUDAYA, 3 April 2011 &#124; MAKRO DAN MIKRO, konser musik elektroakustik dan diskusi seputar komposisi karya Babang Dwiatmoko (Salatiga), 8 April 2011 &#124; COOLTURE COLLAB oleh KICK Denim, 9 s/d 10 April 2011 &#124; ON DISPLAY: Is This Art? Pameran oleh Punjung Wratsongko, 12 s/d 19 April 2011 &#124; KAJIAN MUSIK: Berbagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/04/agenda_april.png" alt="" width="640" height="451" /></p>
<p><strong>AFS BINA ANTAR BUDAYA</strong>, 3 April 2011 | <strong>MAKRO DAN MIKRO</strong>, konser musik elektroakustik dan diskusi seputar komposisi karya Babang Dwiatmoko (Salatiga), 8 April 2011 | <strong>COOLTURE COLLAB</strong> oleh KICK Denim, 9 s/d 10 April 2011 | <strong>ON DISPLAY: Is This Art?</strong> Pameran oleh Punjung Wratsongko, 12 s/d 19 April 2011 | <strong>KAJIAN MUSIK:</strong> Berbagi Kiat Tur Musik ke Mancanegara, 13 April 2011 | <strong>BEDAH BUKU JAKARTABEAT:</strong> Jurnalisme Musik dan Relevansinya Sebagai Media Kritik Sosial, 16 April 2011 | <strong>#ROUGHCUT03:</strong> Pertunjukan Musik Eksperimental dan Improvisasi Bebunyian, 17 April 2011 | <strong>TUGITU UNITE (Solo):</strong> SILATURAHMI, 22 s/d 24 April 2011 | <strong>KAJIAN MEDIA:</strong> Pemutaran film dokumenter “Linimas(s)a” dan diskusi “Media Sosial dan Perubahan”, 29 April 2011 | <strong>PERINGATAN HARI BUMI:</strong> Diskusi Menggalang Inisiatif Warga Untuk Lingkungan Yang Lestari, 30 April 2011 | <strong>KEGIATAN RUTIN:</strong> Pertemuan Mingguan Bandung Oral History, Pertemuan Mingguan OpenLabs, Workshop Animasi Flash bersama Wahyu, Kelas Privat Kacapi Suling bersama Iman Jimbot, dan Pertemuan Mingguan Kelas Karinding (KEKAR) bersama Hendra Attack.</p>
<p><span id="more-1929"></span></p>
<p><strong>AFS BINA ANTAR BUDAYA</strong><br />
Waktu	: 3 April 2011, pukul  09.00 &#8211; 16.00 WIB<br />
Tempat	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Bina Antar Budaya bermitra dengan AFS Intercultutral Program memberikan kesempatan bagi para siswa Indonesia yang duduk di bangku SMU kelas 1, untuk dapat tinggal dan belajar baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang melalui seleksi di Amerika Serikat, Australia, Belanda, Belgia, Italia, Jepang, Jerman, Norwegia, Perancis dan Swiss. Kegiatan ini akan memperkenalkan apa itu AFS dan Bina Antarbudya, serta tahap-tahap seleksi dan booth pameran dari beberapa negara tujuan. Info lebih lanjut mengenai Bina Antarbudaya hubungi Agung di nomor: +6285659012202 | URL: <a href="http://bina-antarbudaya.info/" target="_blank">http://bina-antarbudaya.info</a></p>
<p><strong>MAKRO DAN MIKRO: Konser Musik Elektroakustik dan Diskusi Seputar Komposisi karya Bambang Dwiatmoko (Salatiga)</strong><br />
Waktu	: 8 April 2011, pukul 19.30 &#8211; 22.00 WIB<br />
Tempat 	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Pertunjukan ini akan menampilkan komposisi musik elektroakustik yang terdiri dari soundscape (bebunyian lingkungan sekitar), musik kongkrit dari instrumen tradisi gamelan dan elektronik, serta suara synthesizer. | URL: <a href="http://www.myspace.com/bambangkisadrakh" target="_blank">http://www.myspace.com/bambangkisadrakh</a></p>
<p><strong>COOLTURE COLLAB oleh KICK Denim</strong><br />
Waktu		: 9 s/d 10 April 2011<br />
Tempat		: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama No. 8, Bandung<br />
Pembukaan	: 9 April 2011, pukul 18.00 WIB &#8211; 21.00 WIB<br />
<em>* Pembukaan menampilkan pertunjukan musik akustik dari JERUJI, D&#8217;Ponis, serta DJ Uja x DJ Babam.</em></p>
<p>KICK Denim akan menampilkan karya dari beberapa seniman dalam bentuk 2 dan 3 dimensi, yang merupakan percampuran dari karya digital imaging, ilustrasi, tipografi dan desain produk. Adapun beberapa seniman yang kali ini berkolaborasi dengan KICK denim adalah:</p>
<p><strong>Kazuhiko Kawahara</strong> (JP) seorang arsitek dan fotografer yang mengeksplorasi batasan bentuk dan menggubahnya menjadi struktur serta sistem yang tersembunyi.</p>
<p><strong>Arthur Leipzig</strong> (US) seorang fotografer kelahiran New York yang telah berpengalaman puluhan tahun menjadi fotojurnalis dan berkeliling dunia. Dia telah mengajar selama 28 tahun di Universias Long Island dan meraih gelar Professor Emeritus.</p>
<p><strong>Rick Burton</strong> (US) Lahir dan besar di Atlanta, mendapatkan gelar Master of Art dari California College of the Arts. Sekarang bekerja sebagai fotografer dan tinggal di New York.</p>
<p>Info lebih lanjut tentang COOLTURE COLLAB hubungi Ivan di nomor +62817229362 | URL: <a href="http://kickdenim.com/" target="_blank">http://kickdenim.com/</a></p>
<p><strong>ON DISPLAY: Is This Art? Pameran oleh Punjung Wratsongko</strong><br />
Waktu	: 12 s/d 19 April 2011, pukul 10.00 &#8211; 17.00 WIB<br />
Tempat 	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Punjung Wratsongko dilahirkan pada 3 Februari 1975. Pada tahun 1998 ia lulus dari program studi Desain Komunikasi Visual FSRD – ITB dan menjadi salah seorang pioneer perkembangan seni multimedia di kota Bandung. Pada sekitar tahun 2000 Punjung ikut terlibat dalam aktifitas Biosampler, sebuah kelompok seni multimedia yang menggabungkan pertunjukan musik serta proyeksi visual dengan menggunakan teknologi analog dan digital. Saat ini Punjung bekerja sebagai director di rumah produksi Translusen.</p>
<p><strong>KAJIAN MUSIK: Berbagi Kiat Tur Musik ke Mancanegara</strong><br />
Waktu	: 13 April 2011, pukul 16.00 &#8211; 18.00 WIB<br />
Tempat 	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Pemanfaatan teknologi informasi telah memungkinkan setiap musisi untuk menyebarkan karyanya ke berbagai sudut dunia. Maraknya pemanfaatan media sosial sebagai wahana penyebaran informasi oleh para musisi saat ini telah menjadi hal yang lumrah. Selain itu, pemanfaatan media sosial juga dapat menjadi senjata ampuh untuk membuka kesempatan melakukan tur ke mancanegara. Diskusi ini akan membahas pengalaman beberapa musisi dan band yang sudah melakukan tur ke luar negeri, serta kiat khususnya dalam memanfaatkan media dan jejaring sosial.</p>
<p>Pembicara: Jemi (Management Burgerkill), Yulius-Nobie-Angkuy (Bottlesmoker), Elang-Donny (Polyester Embassy), Man Jasad &amp; Ferly (JASAD) dan Rekti (Vokalis The Sigit). Moderator: Idhar Resmadi (Common Room)</p>
<p><strong>BEDAH BUKU JAKARTABEAT: Jurnalisme Musik dan Relevansinya Sebagai Media Kritik Sosial</strong><br />
Waktu	: 16 April 2011, pukul 13.30 &#8211; 16.00 WIB<br />
Tempat 	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama No. 8, Bandung</p>
<p>“Like This: Kumpulan Tulisan Pilihan Jakartabeat 2009-2010”, memuat sekitar 50 esai pilihan yang selama ini hadir di website <a href="www.jakartabeat.net" target="_blank">http://www.jakartabeat.net</a>. Situs ini diluncurkan pada Januari 2009 dan dimaksudkan untuk menjadi media dengan tulisan mengenai musik, buku, film, politik, serta esai-esai humaniora. Jakartabeat bermula dari sebuah blog tentang kisah-kisah perburuan piringan hitam (<a href="http://berburuvinyl.wordpress.com" target="_blank">http://berburuvinyl.wordpress.com</a>) yang berjalan sejak tahun 2008.</p>
<p>Bedah buku ini akan membahas persoalan jurnalisme musik dan relevansinya sebagai media kritik sosial. Sebagai salah satu media yang peduli akan perkembangan jurnalisme musik di Indonesia, Jakartabeat sangat peduli tentang hubungan yang relevan dan signifikan dengan konteks sosial masyarakat. Para kontributor dalam antologi buku ini antara lain adalah Ucok Homicide, Arian 13, Philips Vermonte, Nova Riyanti Yusuf, Roby Muhammad, M. Taufiqurrahman, Harlan Boer, Dewi Lestari, Laksmi Pamuntjak, Ulil Abshar Abdalla dan masih banyak lagi.</p>
<p>Pembicara: M. Taufiqurrahman (Jakartabeat) &amp; Herry “Ucok Homicide” Sutresna (eks-Homicide &amp; kontributor Jakartabeat) | Moderator: Idhar Resmadi (Common Room) | Hiburan oleh: Antruefunk | URL: <a href="http://www.jakartabeat.net/" target="_blank">http://www.jakartabeat.net/</a></p>
<p><strong>SHOWCASE: #ROUGHCUT03</strong><br />
Waktu	: 17 April 2011, pukul 19.00 WIB &#8211; 22.00 WIB<br />
Tempat 	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>#ROUGHCUT adalah sebuah program rutin yang menampilkan karya dari para seniman dan musisi yang gemar melakukan eksplorasi dan eksperimentasi musik serta bebunyian secara bebas. Pengisi acara kali ini adalah Sorra, Individual Distortion, Aneka Digital Safari, dan Shoah | Info lebih lanjut hubungi Benny di nomor: +628562208039</p>
<p><strong>TUGITU UNITE (Solo): SILATURAHMI</strong><br />
Waktu	: 22 s/d 24 April 2011, pukul 19.00 WIB<br />
Tempat	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Launching dan Diskusi: Tugitu Unite #7, edisi perempuan, tanggal 23 April 2011, pukul 16.00 WIB | Penutupan: Workshop Ciu dan Karaoke, tanggal 24 April 2011, pukul 19.00 WIB.</p>
<p>TUGITU UNITE adalah sebuah kelompok yang membuat buku kompilasi karya seni. Berdiri pada Desember 2010 di senirupa UNS untuk menampung semangat berkarya dari kampus dalam halaman buku kompilasi. Semangat seni mudah dan seni murah adalah dasar dari pergerakan TUGITU UNITE. Seiring 1 tahun perjalanannya, TUGITU UNITE menggiatkan diri berjejaring dan mencoba membuka diri terhadap atmosfir di luar kota Solo. Beranggotakan 15 anak muda yang bekerja bergantian secara tambal sulam, saat ini TUGITU UNITE menjadi tim solid yang mempunyai impian untuk membuat Ruang Seni Tugitu di kota Solo. Info mengenai TUGITU UNITE hubungi Agus (Pade) di nomor: +6285642152094 | URL: <a href="http://tugitu.blogspot.com/" target="_blank">http://tugitu.blogspot.com/</a></p>
<p><strong>KAJIAN MEDIA: Pemutaran film dokumenter “Linimas(s)a” dan diskusi “Media Sosial dan Perubahan”</strong><br />
Waktu	: 29 April 2011, pukul 14.00 WIB<br />
Tempat	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Program kajian media Common Room menyelenggarakan berbagai diskusi, workshop, atau pemutaran film mengenai pelbagai fenomena yang terkait dengan perkembangan media dan teknologi informasi serta signifikansinya dengan perkembangan masyarakat di sekitar kita. Kali ini Common Room akan menyelenggarakan pemutaran film dokumenter “Linimas(s)a”.</p>
<p>“Linimasa” atau “timeline” merupakan istilah yang banyak digunakan dalam penggunaan media sosial di tengah-tengah “massa” digital. Istilah ini bisa berarti kanal informasi yang digunakan oleh kelompok, komunitas ataupun masyarakat luas. Film dokumenter “Linimas(s)a” menggambarkan kekuatan gerakan sosial di ranah offline maupun online, yang saling beresonansi, bersinergi dan menguatkan secara masif. Film ini juga menceritakan pemanfaatan Internet dan media sosial oleh orang biasa untuk melakukan hal yang luar biasa. Film dokumenter ini berdurasi 45 menit dan memiliki subtitle dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Pembicara: Yasraf Amir Piliang (Forum Studi Kebudayaan ITB) dan Donny B.U. (Internet Sehat, produser Film Linimas(s)a) | Moderator: Gustaff H. Iskandar (Common Room) | URL: <a href="http://kalamkata.org/2011/02/20/linimassa-program-film-dokumenter/" target="_blank">http://kalamkata.org/2011/02/20/linimassa-program-film-dokumenter/</a></p>
<p><strong>PERINGATAN HARI BUMI: Diskusi Menggalang Inisiatif Warga Untuk Lingkungan Yang Lestari</strong><br />
Waktu	: 30 April 2011, pukul 15.00 – 17.30 WIB.<br />
Tempat	: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Setiap tanggal 22 April seluruh warga dunia merayakan Hari Bumi. Tahun ini peringatan Hari Bumi telah menginjak umur yang ke 41 tahun, sejak pertama kali diselenggarakan di Amerika pada tanggal 22 April 1970. Pada tahun 1990 kegiatan ini pertama kali diselenggarakan secara internasional di 144 negara. Terkait dengan perayaan Hari Bumi, Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia – Jawa Barat (FK3I &#8211; Jabar) menyelenggarakan diskusi dengan tema “Menggalang Inisiatif Warga Untuk Lingkungan Yang Lestari”. Pembicara: Aat Suratin, Tisna Sanjaya, Ronny Lukito dan Budi Dalton. Informasi lebih lanjut hubungi Utun di nomor: +628122362316.</p>
<p><strong>KEGIATAN RUTIN:</strong><br />
Workshop Animasi Flash | Setiap Kamis: 7, 14, 21 dan 28 April 2011, dimulai pukul 16.00 WIB &#8211; 18.00 WIB | Pendaftaran dan Informasi hubungi Wahyu di nomor: +6281220700990</p>
<p>Kelas Privat Kacapi Suling Bersama Iman Jimbot | Setiap hari Rabu dan Kamis | Informasi hubungi Common Room di nomor: +6222 2503404</p>
<p>Pertemuan Mingguan Bandung Oral History | Setiap hari Kamis, dimulai pukul 17.00 WIB | Informasi hubungi Zia di nomor: +6222 92209221</p>
<p>Pertemuan Mingguan Openlabs | Setiap hari Kamis, dimulai pukul 19.00 WIB | Informasi hubungi Ega di nomor: +628562330445</p>
<p>Pertemuan Mingguan Kelas Karinding (KEKAR) bersama Hendra Attack | Setiap hari Jumat, dimulai pukul 16.00 WIB | Informasi hubungi Hendra di nomor: +62818639881</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/informasi-agenda-kegiatan-common-room-april-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Agenda Kegiatan Common Room &#124; Maret 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/maret-2011/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/maret-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 12:43:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Arts]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1869</guid>
		<description><![CDATA[Kelas Yayasan Orang Tua Peduli (YOP) Waktu &#38; Tempat 12 &#38; 13 Maret 2011 &#124; Pkl. 09.00 – 14.00 WIB Common Room Networks Foundation Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung KLASI adalah bagian dari Yayasan Orang Tua Peduli (YOP), organisasi yang fokus pada edukasi pengobatan rasional (rational use of medicine). KLASI (Klub Peduli ASI) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/03/julius_640.jpg" alt="" /></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Kelas Yayasan Orang Tua Peduli (YOP)</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Waktu &amp; Tempat</strong></span><br />
12 &amp; 13 Maret 2011 | Pkl. 09.00 – 14.00 WIB<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>KLASI adalah bagian dari Yayasan Orang Tua Peduli (YOP), organisasi yang fokus pada edukasi pengobatan rasional (<em>rational use of medicine</em>). KLASI (Klub Peduli ASI) adalah kelompok pendukung (<em>support group</em>) orang tua yang memberikan ASI Ekslusif selama 6 bulan hingga 2 tahun lebih sesuai rekomendasi WHO. | Info lebih lanjut hubungi: Dinny (081394414422/ 61111006)</p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Using Storytelling to Teach English</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Waktu &amp; Tempat</strong></span><br />
20 Maret 2011 | Pkl. 12.30 &#8211; 15.00 WIB<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Workshop para guru, calon guru, orang tua dan siapa saja yang ingin mengajar Bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan melalui dongeng (<em>storytelling</em>). Speaker: Alison Victoria Thackray (UK). Biaya pendaftaran: Rp. 65.000/ orang sudah termasuk snack dan sertifikat | Info lebih lanjut dan pendaftaran hubungi: Dhiko (022-93931133) atau Bocha (022-72200048)</p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Screening Tour dan Showcase: HIPHOPDININGRAT</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Waktu &amp; Tempat</strong></span><br />
Day 1: 23 Maret 2011<br />
Blitz Megaplex<br />
Paris Van Java</p>
<p>Day 2: 24 Maret 2011<br />
Lou Belle Shop<br />
Jl. Setiabudhi no. 56, Bandung</p>
<p>HIPHOPDININGRAT adalah film dokumenter perjalanan sebuah komunitas hip hop dari kota Yogyakarta. Komunitas ini mencampur musik urban dengan tradisi akar mereka, termasuk bahasa Jawa. Film yang mendapat banyak sorotan dari berbagai media ini adalah buah ketekunan Kill the DJ yang dibantu oleh temannya Chandra Hutagaol. | Undangan dapat diambil di Common Room dan Lou Belle Shop | Info lebih lanjut hubungi: Lou Belle Shop, Jl. Setiabudhi no. 56, Bandung, PH. 022-2038668 | Acara ini diselenggarakan oleh Jogja Hip Hop Foundation.</p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Rangkaian Kegiatan &#8220;KIWARI ART WEEKS&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Pembukaan Pameran &#8220;Sekarang&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Waktu &amp; Tempat</strong></span><br />
19 Maret 2011 | Pkl. 17.00 WIB s/d selesai<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Seniman: Indraswari Utamy, Maya Purnama Sari, Ratna Muliasari Dinangrit &amp; Uswatun Hasanah | Kata pengantar pameran oleh Anunsiata | Pembukaan pameran oleh Reina Wulansari | Performance Art: Besti, Sugianty Ariani feat. Karenza.</p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Artist Talk Pameran &#8220;Sekarang&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Waktu &amp; Tempat</strong></span><br />
25 Maret 2011 | Pkl. 16.00 WIB s/d selesai<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Moderator: Ranti Puji Agusti</p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Solidaritas Anjing untuk Sang Maestro</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Waktu &amp; Tempat</strong></span><br />
26 Maret 2011 | Pkl. 19.00 WIB s/d selesai<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>[Kolaborasi Abah Olot x Tisna Sanjaya x Karinding Attack]</p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Penutupan &#8220;KIWARI ART WEEKS&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Waktu &amp; Tempat</strong></span><br />
1 April 2011 | Pkl. 18.30 WIB s/d selesai<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Live Music: Karinding Galengan, Karinding Air Mata, Semester Depan, Duseng Blues | Performance Art: Miink &amp; Mas Gepeng | Visual Jockey: Adelina</p>
<p>2 April 2011 | Pkl. 18.30 WIB s/d selesai<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p>Live Music: Karinding Attack, Abah Olot, King Cobra, Prima, 3 Pagi feat. Ami | Peformance Art: Agung Jek &amp; Ackay Deni | Visual Jockey: Satu Tiga, Niagara Sarang Setan | Info lebih lanjut hubungi: Bronk (085624509341)</p>
<p>Acara ini bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Seni Rupa Universitas Pendidikan Indonesia</p>
<p><span style="color: #00ccff;"><strong>Kegiatan Rutin</strong></span><br />
Pertemuan mingguan kelompok studi Bandung Oral History (BOH) | Setiap hari Kamis | Pk. 17.00 – 21.00 WIB.<br />
Informasi hubungi Zia di nomor: +6222-92209221</p>
<p>Pertemuan mingguan komunitas OpenLabs | Setiap hari Kamis | Pk. 19.00 – 21.00 WIB.<br />
Informasi hubungi Ega di nomor +628562330445</p>
<p>Kelas Karinding (Kekar) oleh Hendra Attack | Setiap hari Jumat | Pk. 16.00 – 19.00 WIB.<br />
Informasi hubungi Hendra di nomor +62818639881</p>
<p>Kelas privat suling dan kacapi oleh Iman Rohman aka Iman Zimbot | Setiap hari Rabu atau Kamis<br />
Informasi hubungi Common Room di nomor 022-2503404</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/maret-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MENCANDU PAGI &#124; A TRIBUTE TO NORVAN PECANDU PAGI &#124; Common Room, 5 s/d 19 Februari 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2011/tribute-to-norvan/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2011/tribute-to-norvan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2011 10:46:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Comic]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1736</guid>
		<description><![CDATA[MENCANDU PAGI &#124; A TRIBUTE TO NORVAN PECANDUPAGI Waktu &#38; Tempat: 5 s/d 19 Februari 2011 &#124; Pk. 10.00 – 17.00 &#124; Common Room, Jl Kyai Gede Utama no. 8, Bandung *Pembukaan Pameran, Sabtu, 5 Februari 2011 &#124; Pk. 15.00 Acara pembukaan juga akan diisi dengan kegiatan diskusi seputar almarhum Norvan dan penyakit kangker bersama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1735" title="poster" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2011/02/poster1.jpg" alt="" width="640" height="905" /></p>
<p><strong>MENCANDU PAGI | A TRIBUTE TO NORVAN PECANDUPAGI</strong><br />
Waktu &amp; Tempat: 5 s/d 19 Februari 2011 | Pk. 10.00 – 17.00 | Common Room, Jl Kyai Gede Utama no. 8, Bandung<br />
<em>*Pembukaan Pameran, Sabtu, 5 Februari 2011 | Pk. 15.00</em></p>
<p>Acara pembukaan juga akan diisi dengan kegiatan diskusi seputar almarhum Norvan dan penyakit kangker bersama perwakilan Yayasan Kanker Indonesia – Jawa Barat, Anggia Chrisanty (Psikolog) &amp; perwakilan keluarga Almarhum. Dipandu oleh Sigid. Pengisi Acara: Ki Daus dan Darto JE (Kacapi dan Tari), Paperback (Musik), Handoko F. Zainsam (Musikalisasi Puisi), Ferry Curtis (Musikalisasi Puisi), The Baretto (Musik), Sinta Ridwan (Puisi), Karinding Attack (Musik), Ojel (Puisi), &amp; Putri Sarinande (Puisi). Diselingi pemutaran film pendek karya Norvan Pecandupagi.</p>
<p><span id="more-1736"></span></p>
<p><strong>Biografi Singkat</strong><br />
NORVAN HARDIAN, dilahirkan di Jakarta pada tanggal 6 Februari 1979. Pada tahun 2006, Norvan menikah dengan Nenden dan kemudian memiliki dua orang anak yang bernama Ranu Lentera Syawal yang lahir pada tahun 2008 dan Abdullah Vulkan Jaganda yang lahir pada pada tahun 2010.</p>
<p>Semasa hidupnya Norvan pernah kuliah di Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Padjadjaran antara 1997 s/d 2004. Ketika SMA Norvan merilis Komik Kelas yang kemudian berubah nama menjadi Supercondom. Pada tahun 2000, Norvan bersama Sigid merilis komik Supercondom dalam format yang lebih militan. Ia kemudian ikut merintis zine Minor Bacaan Kecil bersama Kimung, Sundea, Popup, Danive dan David pada tahun 2006. Selanjutnya pada tahun 2006 s/d 2007, ia mulai merancang komik Narkomika.</p>
<p>Pada tahun 2007, Norvan mulai mengajar di SD Mutiara Bunda Cilegon sebagai guru seni dan musik, selain mendirikan Kampung Komik bersama anak-anak didiknya. Kemudian pada tahun 2008, ia bergabung dengan Morbid Agressor bersama kelompok kerja Bandoong Sindekeit untuk menggarap rokok Morbid Nixcotine, sambil mengelola Sekolah Taman Kota dan menjadi kepala komunitas belajar. Norvan juga sempat mengajar di SD Cendekia Muda di periode ini. </p>
<p>Selain aktif membuat komik, almarhum juga sempat menggarap video klip Nicfit, Superabundance, Veskill, Neowax, termasuk membuat karya seni video dengan nama Pecandupagi Artwork ‘n’ Roll. Pada tahun 2009, komiknya yang berjudul Komik Pamali 1 diterbitkan oleh Gramedia. Pada saat itu ia telah mengajar di Sekolah Peradaban, Serang – Banten. Selanjutnya penerbit Gramedia merilis Komik Pamali 2 pada tahun 2010. Komik ini menjadi karya terakhir Norvan yang berhasil diterbitkan dan dinikmati oleh masyarakat luas. Ia meninggal pada tanggal 9 Desember 2010 karena penyakit tumor pankreas.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2011/tribute-to-norvan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran Video Dominos: Image Association Game bersama Michiko Tsuda (JP) &#124; Common Room, 31 Desember 2010 s/d 15 Januari 2011</title>
		<link>http://commonroom.info/2010/michiko-tsuda-desember-2010/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2010/michiko-tsuda-desember-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 11:15:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Media Arts]]></category>
		<category><![CDATA[Media Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Residency]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1605</guid>
		<description><![CDATA[Video Dominos: Image Association Game &#124; Workshop video oleh Michiko Tsuda (JP) Peserta Budi Dwi Rahmady &#124; Jaisa Randy &#124; Jumadi Yhoggy &#124; Mohammad Rizki Ardiansyah &#124; Naluri Bella Wati &#124; Ranti Puji Agusti &#124; Taufanny Nugraha Waktu dan Tempat Pembukaan: 31 Desember 2010, Pk. 16.00 WIB Pameran: 31 Desember 2010 s/d 15 Januari 2011 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i220.photobucket.com/albums/dd114/gustaffharriman/01_Loop.jpg" border="0" alt="Photobucket" /></p>
<p><strong>Video Dominos: Image Association Game | Workshop video oleh Michiko Tsuda (JP)</strong></p>
<p><strong>Peserta</strong><br />
Budi Dwi Rahmady | Jaisa Randy | Jumadi Yhoggy | Mohammad Rizki Ardiansyah | Naluri Bella Wati | Ranti Puji Agusti | Taufanny Nugraha</p>
<p><strong>Waktu dan Tempat</strong><br />
Pembukaan: 31 Desember 2010, Pk. 16.00 WIB<br />
Pameran: 31 Desember 2010 s/d 15 Januari 2011<br />
Venue: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8</p>
<p><span id="more-1605"></span></p>
<p><strong>Deskripsi</strong><br />
Pameran ini merupakan kelanjutan dari workshop pembuatan film eksperimental yang memanfaatkan pola asosiasi citraan sebagaimana layaknya permainan domino. Berawal dari Migratory Project yang diinisiasi pada tahun 2007 oleh Michiko Tsuda (JP), Caroline Bernard (FR) dan Damien Guichard (FR), proyek ini kemudian dilanjutkan oleh Michiko dengan melibatkan tujuh peserta dari kota Bandung melalui program residensi di Common Room sejak awal Desember 2010.</p>
<p>Pada prosesnya para peserta memanfaatkan beberapa perlengkapan sederhana, semisal kamera digital &amp; telepon genggam untuk mengembangkan permainan domino film. Pada hari pertama, para peserta mengumpulkan dan saling berbagi potongan video yang berasal dari wilayah privat dengan durasi maksimum 1 menit. Selanjutnya pada hari kedua para peserta saling berbagi dan memilih beberapa potongan video berdasarkan makna atau kemiripan bentuknya. Proses ini mirip seperti permainan asosiasi yang sering dimainkan oleh anak-anak.</p>
<p>Aktifitas ini kemudian dilanjutkan dengan mengumpulkan potongan video yang berasal dari ruang publik, semisal jalan raya, langit, ataupun suasana di supermarket. Setelah dilakukan secara berulangulang, setiap potongan video kemudian disunting secara sederhana dengan memanfaatkan beberapa layar yang terkadang menghasilkan struktur narasi tertentu. Rencananya proyek ini akan terus dilanjutkan dengan menjajaki kemungkinan proses yang lain, semisal melalui pemanfaatan wahana jejaring sosial di internet.</p>
<p><strong>Short Bio</strong><br />
Michiko Tsuda (b. 1980) adalah seorang seniman yang kerap menggunakan teknologi analog dan digital dalam karya-karyanya. Ia memulai karirnya sebagai seorang insinyur teknik sebelum kemudian memutuskan untuk bekerja sebagai seniman. Ketika mulai memanfaatkan medium video, Michiko tertarik untuk mengembangkan kesadaran baru dengan mencermati kondisi dan perkembangan media, selain ketertarikan untuk merubah cara melihat dan memaknai dunia citra.</p>
<p>Dengan memanfaatkan kamera, monitor dan cermin, Michiko mulai mengembangkan tema mengenai sudut pandang yang anonim. Belakangan Ia mulai berkolaborasi melalui internet dengan seorang seniman yang berasal dari Perancis dan menggunakan kamera digital sederhana untuk mengambil berbagai citraan yang Ia ambil dari tengah hutan. Proses ini kemudian berkembang menjadi konsep Migratory Project, dan selanjutnya menjelma menjadi sebuah jalinan film eksperimental yang dikerjakan secara kolaboratif.</p>
<p>URL: <a href="http://2da.jp/" target="_blank">http://2da.jp/</a></p>
<p><em>Pameran ini terbuka untuk umum, terutama bagi para mahasiswa, seniman, desainer dan para peminat kajian seni, teknologi dan budaya kontemporer. Kegiatan ini didukung oleh Common Room, HIVOS dan Japan Foundation.</em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2010/michiko-tsuda-desember-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Kegiatan Common Room &#124; Desember 2010</title>
		<link>http://commonroom.info/2010/informasi-kegiatan-common-room-desember-2010/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2010/informasi-kegiatan-common-room-desember-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 11:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Localities]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Poetry]]></category>
		<category><![CDATA[Residency]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1566</guid>
		<description><![CDATA[Agenda Common Room &#124; Desember 2010 Launching Video Klip Karinding Militan feat. Gohgor, Kick it Out, &#38; Tiga Pagi Sabtu, 11 Desember 2010 &#124; Pk. 16.00 WIB &#8211; selesai A Tribute To Widji Thukul &#124; Pameran dan pembacaan puisi karya Widji Thukul &#124; Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia Minggu, 12 Desember 2010 &#124; Pk. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i220.photobucket.com/albums/dd114/gustaffharriman/lawang_angin.jpg" border="0" alt="CommonRoom" /></p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>Agenda Common Room | Desember 2010</strong></span></p>
<p><span style="color: #008080;"><strong>Launching Video Klip Karinding Militan feat. Gohgor, Kick it Out, &amp; Tiga Pagi</strong><br />
</span>Sabtu, 11 Desember 2010 | Pk. 16.00 WIB &#8211; selesai</p>
<p><span style="color: #008080;"><strong>A Tribute To Widji Thukul | Pameran dan pembacaan puisi karya Widji Thukul</strong></span> <span style="color: #008080;"><strong>| Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia</strong></span><br />
Minggu, 12 Desember 2010 | Pk. 17.00 &#8211; 23.00 WIB</p>
<p>Pembacaan puisi oleh Abah (Ultimus), Addy Gembel (Forgotten), Dedi Koral (Kebun Seni), Nurul M. Sisilia (FLP), Rizal Abdul Ghani, etc. || Pameran ilustrasi oleh Ardi Kana (Kebun Seni), Fajar Rover, Aray Suteja, Sams (SR UPI), Osin, &amp; Benni Hinn || Pementasan musik dan bebunyian experimental oleh Aneka Digital Safari, Gohgor, This A.M Weird, ZZzzz&#8230;, DXC, &amp; Salman Aditya || Performance art oleh Tisna Sanjaya</p>
<p>Penyelenggara<br />
<span style="color: #008080;">Serat Tujah</span><br />
CP: Benny A.S (08562208039)<br />
<em>*Pameran akan berlangsung dari tanggal 12- 18 Desember 2010, Pk. 10.00 &#8211; 20.00 WIB di Common Room Networks Foundation, Jl. Kyai Gede Utama No.8 Bandung.</em></p>
<p>Pertunjukan Teater<br />
<span style="color: #008080;">&#8220;<strong>KIAMAT atawa Dunia Tak Lama Lagi Pasti Hancur&#8221; karya Jura Soyfer oleh mainteater</strong></span></p>
<p>SUTRADARA Sahlan Bahuy, Boris Heilscher | PENATA ARTISTIK Rizkika Lukman Hakim | PENATA MUSIK Enry Johan Jauhari &amp; Gohgor | PENATA KOSTUM Lela Orenz, Uswatun Hasanah | PENATA GERAK Giran Ihlas Munggaran | DRAMATURG Heliana Sinaga, Wawan Sofwan | PENERJEMAH Dian Ekawati</p>
<p>Waktu &amp; Tempat<br />
14, 15 &amp; 16 Desember 2010 | Pk. 15.00 WIB &#8211; selesai<br />
Gedung Kesenian Rumentang Siang<br />
Jl. Baranang Siang no. 1</p>
<p>Htm: Rp. 15.000,-<br />
Ticket box: Common Room</p>
<p>Penyelenggara<br />
<span style="color: #008080;">mainteater</span><br />
URL: <a href="http://mainteater.wordpress.com/" target="_blank">http://mainteater.wordpress.com/</a> | <a href="http://www.facebook.com/pages/Mainteater-Bandung/166068960089078" target="_blank">Facebook Page</a><br />
CP: Pradetya Novitri (+62.856.2057.993/ +62.813.942.69.285)</p>
<p><span id="more-1566"></span></p>
<p><strong><span style="color: #008080;">Community Gathering</span><br />
</strong>Sharing session.. Feel free to join us..<br />
Kamis, 16 Desember 2010 | Pk. 15.00 &#8211; selesai</p>
<p><span style="color: #008080;"><strong>Pertunjukan Kolaborasi | SAKARAT (Sarasvati &#8211; Karinding Attack)</strong></span><br />
Kamis, 23 Desember 2010 | Pk. 19.00 &#8211; selesai<br />
Htm: Rp 25.000<br />
<em>*(hanya tersedia 100 tiket)</em></p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>Kegiatan Rutin</strong></span></p>
<p><span style="color: #008080;"><strong>Pertemuan mingguan kelompok studi Bandung Oral History (BOH)</strong></span><br />
Setiap hari Kamis, pukul 17.00 – 21.00 WIB.<br />
Informasi hubungi Zia di nomor: +6222-92209221</p>
<p><strong><span style="color: #008080;">Pertemuan mingguan komunitas OpenLabs</span><br />
</strong>Setiap hari Kamis, pukul 19.00 – 21.00 WIB.<br />
Informasi hubungi Ega di nomor: +628562330445</p>
<p><span style="color: #008080;"><strong>Kelas Karinding (Kekar) oleh Hendra Attack</strong></span><br />
Setiap hari Jumat, pukul 16.00 – 19.00 WIB.<br />
Informasi hubungi Hendra di nomor: +62818639881</p>
<p><span style="color: #008080;"><strong>Kelas privat suling dan kacapi oleh Iman Rohman aka Iman Zimbot</strong></span><br />
Jadwal dengan perjanjian. Informasi hubungi Common Room di nomor: 022.2503404</p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>Program Residensi Seniman</strong></span></p>
<p><strong><span style="color: #008080;">Mark Salvatus (Filipina)</span><br />
</strong>30 November 2010 &#8211; 16 Desember 2010 | Mark akan berkegiatan di Common Room dan berkolaborasi dengan seniman dan komunitas lokal.</p>
<p><span style="color: #008080;"><strong>Michiko Tsuda (Jepang)</strong></span><br />
17 Desember 2010 &#8211; 27 Desember 2010 Michiko akan berkegiatan di Common Room dan berkolaborasi dengan seniman dan komunitas lokal.</p>
<p><em>Common Room adalah platform yang terbuka untuk kegiatan seni, budaya dan pemanfaatan ICT/ Media. Kegiatan Common Room dikelola oleh Common Room Networks Foundation dan didukung oleh HIVOS. Bagi teman-teman yang tertarik untuk terlibat dan menyelenggarakan kegiatan di Common Room, silahkan menghubungi Ranti di nomor 022-2503404 atau kunjungi kami di Jalan Kyai Gede Utama no. 8. Informasi mengenai kegiatan Common Room dapat diakses di situs <a href="http://commonroom.info" rel="nofollow">http://commonroom.info</a> dan twitter @CommonRoom_ID</em></p>
<p>Alamat<br />
Jl. Kyai Gede Utama 8, Bandung &#8211; 40132 | WEST JAVA &#8211; INDONESIA | Phone/ Fax: +62.22.250.3404<br />
URL: <a href="http://commonroom.info" rel="nofollow">http://commonroom.info</a> | E-mail: <a href="mailto:info@commonroom.info">info@commonroom.info</a> | Twitter: @CommonRoom_ID</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2010/informasi-kegiatan-common-room-desember-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Kegiatan Common Room &#124; November 2010</title>
		<link>http://commonroom.info/2010/agenda-common-room-november-2010/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2010/agenda-common-room-november-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 10:55:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic Music]]></category>
		<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Knowledge Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1518</guid>
		<description><![CDATA[Silahkan kunjungi laman RADIOLOGIA untuk mendengarkan Radiologia Streaming Program dari Common Room, setiap hari Rabu pukul 18.00 &#8211; selesai. Twitter: @radiologia_bdg Agenda Common Room &#124; November 2010 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Sumber Daya Insani dan Ekonomi Kreatif &#124; Indonesia Kreatif (http://indonesiakreatif.net) Diskusi pengembangan sumber daya manusia sebagai pondasi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia bersama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="Iman Rohman aka Iman Zimbot" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2010/11/agenda_november.png" alt="" width="480" height="678" /></p>
<p><em></em>Silahkan kunjungi laman <a href="http://125.160.17.37:8040/listen.pls" target="_blank">RADIOLOGIA</a> untuk mendengarkan Radiologia Streaming Program dari Common Room, setiap hari Rabu pukul 18.00 &#8211; selesai. Twitter: @radiologia_bdg</p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>Agenda Common Room | November 2010</strong></span></p>
<p><strong>Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Sumber Daya Insani dan  Ekonomi Kreatif</strong> | Indonesia Kreatif (<a href="http://indonesiakreatif.net" target="_blank">http://indonesiakreatif.net</a>)<br />
Diskusi pengembangan sumber daya manusia sebagai pondasi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia bersama perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan akademisi dan pelaku ekonomi kreatif dari kota Bandung.<br />
Jumat, 12 November 2010, Pk. 13.00 &#8211; 18.00 WIB</p>
<p><strong>&#8220;SADAR BENCANA SEJAK DINI! Sabilulungan Ngajaga Lembur</strong> | KNOWING THE RISK AND TAKE ACTION &#8211; International Organization for Migration (IOM)<br />
Pameran dan diskusi siaga kebencanaan bersama Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, ST.,MT (Pusat Mitigasi Bencana ITB), Ir. Gatot M. Soedradjat, MT (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi/ PVMBG), serta perwakilan IOM untuk Jawa Barat. Kegiatan ini akan diawali dengan pembukaan pameran &#8220;Pengalamanku  dengan Bencana&#8221;, yang akan menampilkan karya gambar anak dari beberapa  Sekolah Dasar (SD) di daerah Garut Selatan. Pameran akan berlangsung di  Common Room sampai tanggal 20 November 2010.<br />
Sabtu, 13 November 2010, Pkl. 16.00 &#8211; selesai</p>
<p><strong>Workshop Penggunaan Software Musik Abelton</strong> | Oleh Ega Ginanjar (Europe in de Tropen/ OpenLabs)<br />
*<em>Pendaftaran silahkan hubungi Ranti di +62222503404 pada jam kerja.</em><br />
Sabtu, 27 November 2010, Pk. 15.00 &#8211; selesai</p>
<p><strong>Kelas Privat Suling dan Kacapi</strong> | Oleh Iman Rohman aka Iman Zimbot<br />
*<em>Pendaftaran silahkan hubungi Ranti di +62222503404 pada jam kerja.</em><br />
Sepanjang bulan November s/d Desember</p>
<p><strong>Common Room Networks Foundation</strong> <strong>(Common Room)</strong><br />
<em>Common Room adalah platform yang terbuka untuk kegiatan seni, budaya   dan pemanfaatan ICT/ Media. Kegiatan Common Room dikelola oleh Common   Room Networks Foundation dan didukung oleh HIVOS. Bagi teman-teman yang   tertarik untuk terlibat dan menyelenggarakan kegiatan di Common Room,   silahkan menghubungi Ranti di nomor 022-2503404 atau kunjungi kami di   Jalan Kyai Gede Utama no. 8. Informasi mengenai kegiatan Common Room   dapat diakses di situs <a href="../" target="_blank">http://commonroom.info</a> dan twitter @CommonRoom_ID.</em></p>
<p>Alamat<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung &#8211; 40132 | WEST JAVA &#8211; INDONESIA | Phone/ Fax: +62.22.250.3404<br />
Url: <a href="http://commonroom.info" target="_blank">http://commonroom.info</a> | E-mail: <a href="mailto:info@commonroom.info">info@commonroom.info</a> | Twitter: @CommonRoom_ID</p>
<p><span id="more-1518"></span></p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>Informasi Detail Agenda Common Room | November 2010</strong></span></p>
<p><strong>Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Sumber Daya Insani dan Ekonomi Kreatif oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia &#8211; Indonesia Kreatif</strong><br />
Diskusi ini akan membahas beberapa aspek yang terkait dengan pengembangan sumber daya manusia sebagai pondasi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Peserta diskusi kali ini mewakili Kementerian Perdagangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan akademisi dan pelaku ekonomi kreatif dari kota Bandung.</p>
<p>Tujuan diskusi ini diantaranya adalah untuk melakukan evaluasi umum terhadap upaya pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Selain itu, kegiatan ini juga akan mengevaluasi dampak dan peluang dari Inpres no. 6 Tahun 2009 pada pengembangan sumber daya insani sebagai pondasi ekonomi kreatif. Kegiatan ini juga akan mengembangkan gagasan dan rekomendasi baru untuk pengembangan sumber daya insani bagi pengembangan ekonomi kreatif di masa yang akan datang.</p>
<p><strong>Waktu &amp; Tempat<br />
</strong>Jumat, 12 November 2010<br />
Pk. 13.00 &#8211; 18.00 WIB<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung</p>
<p><strong>Penyelenggara</strong><br />
Indonesia Kreatif<br />
<a href="http://indonesiakreatif.net" target="_blank">http://indonesiakreatif.net</a><br />
CP: Willam +6281931357101</p>
<p><strong>KNOWING THE RISK AND TAKE ACTION &#8211; International Organization for Migration (IOM)</strong></p>
<p><strong>&#8220;SADAR BENCANA SEJAK DINI! Sabilulungan Ngajaga Lembur&#8221;<br />
</strong>Menurut Indeks Risiko Bencana Alam 2010, Indonesia merupakan negara rawan bencana kedua paling tinggi setelah Bangladesh. Selama beberapa tahun terakhir ini, Indonesia telah mengalami bencana banjir, longsor, tsunami, gempa bumi dan gunung meletus dengan kekuatan besar di beberapa daerah semisal Yogyakarta (Jawa Tengah), Pulau Mentawai (Sumatera Barat), Gunung Sinabung (Sumatera Utara), Pangandaran dan Tasikmalaya (Jawa Barat), Wasior (Irian Jaya), dsb. Karena bencana tersebut telah banyak korban jiwa dan kerugian perumahan dan infrastruktur yang sangat besar.</p>
<p>Program IOM selama 15 bulan terakhir ini mendukung upaya pemerintah untuk mengajak anggota masyarakat terlibat dalam kesiapsiagaan bencana yang berfokus di 5 Kecamatan di Kabupaten Garut. Ke lima kecamatan ini terdiri dari Kecamatan Pameungpeuk, Kec. Cibalong, Kec. Cisompet, Kec.Pangauban, dan Kec. Cikelet). Beberapa kegiatan yang diselenggarakan diantaranya menyusun peta rawan bencana pada level desa dan kecamatan, mobilisasi masyarakat desa untuk menyusun peta rawan bencana, serta melatih para tokoh masyarakat dalam pengkajian risiko bencana dan pemetaan bahaya, selain melatih tenaga ahli kesehatan untuk Basic Trauma Life Support.</p>
<p>Untuk mengetahui upaya penanganan resiko bencana secara mendalam, ECHO dan IOM, didukung oleh Common Room Networks Foundation, Yayasan IDEP, BPBD Provinsi Jawa Barat dan Pemda Jawa Barat, menyelenggarakan kegiatan diskusi sore siap siaga bencana dengan pembicara Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, ST.,MT (Pusat Mitigasi Bencana ITB), Ir. Gatot M. Soedradjat, MT (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi/ PVMBG), serta perwakilan IOM untuk Jawa Barat.</p>
<p><strong>Waktu &amp; Tempat</strong><br />
Sabtu, 13 November 2010<br />
Pkl. 16.00 &#8211; selesai<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8 Bandung</p>
<p><em>Kegiatan ini akan diawali dengan pembukaan pameran &#8220;Pengalamanku dengan Bencana&#8221;, yang akan menampilkan karya gambar anak dari beberapa Sekolah Dasar (SD) di daerah Garut Selatan. Pameran akan berlangsung di Common Room sampai tanggal 20 November 2010.<br />
</em></p>
<p><strong>Penyelenggara</strong><br />
IOM Jawa Barat<br />
Jl. Setia no. 9, Sukajadi<br />
Bandung, Jawa Barat<br />
Telp.: +62 22 203 2855<br />
cp. Lioni Beatrik (08172324278)</p>
<p><strong>Workshop Penggunaan Software Musik Ableton</strong><br />
Workshop ini akan membahas proses produksi dasar musik, khususnya musik elektronik dengan menggunakan software Ableton. Software ini banyak sekali digunakan oleh para musisi selama beberapa waktu terakhir ini. Selain karena mudah digunakan, software ini memiliki fungsi yang beragam, baik untuk keperluan live performance, aransemen, ataupun keperluan eksperimen musik dan bebunyian.</p>
<p>Beberapa materi yang akan disampaikan dalam workshop ini diantaranya adalah membuat drum pad dengan menggunakan beberapa fasilitas yang ada di dalam Ableton. Selain itu workshop ini juga akan menyampaikan cara untuk menggunakan VST, serta merekam dengan hardware seperti gitar. Melalui workshop ini, para peserta diharapkan dapat mengembangkan skill dan pengetahuan yang baru untuk memproduksi lagu dengan peralatan sederhana. Workshop ini secara langsung akan dipandu oleh Ega Ginanjar, seorang musisi yang merupakan pendiri dari kelompok musik Europe in de Tropen dan salah seorang penggagas komunitas OpenLabs.</p>
<p><strong>Waktu &amp; Tempat</strong><br />
Sabtu, 27 November 2010<br />
Pk. 15.00 &#8211; selesai<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8 Bandung</p>
<p>Workshop fee: Gratis</p>
<p><strong>Penyelenggara</strong><br />
Openlabs<br />
<a href="http://theopenlabs.wordpress.com" target="_blank">http://theopenlabs.wordpress.com</a><br />
Cp : Ega (+628562330445), Botak (+62562064358)</p>
<p><strong>Kelas Privat Suling dan Kacapi oleh Iman Rohman aka Iman Zimbot</strong><br />
Iman Rohman aka Iman Zimbot adalah seorang seniman dan musisi yang dilahirkan di Ciamis pada tanggal 10 Agustus 1979. Ia terlahir dari kedua orang tua yang bernama Ibu Ikah dan Pak Kusnadi yang  berprofesi sebagai seniman dan musisi tradisional Sunda. Selain diturunkan secara langsung dari Pak Kusnadi dan lingkungan sekitar, bakat Iman Zimbot juga diasah ketika ia belajar musik karawitan secara formal pada Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) di kota Bandung pada tahun 1996. Meskipun tidak lulus, ia kemudian tetap melanjutkan karirnya secara otodidak.</p>
<p>Pada tahun 2000, Iman Zimbot melanjutkan kuliah di Fakultas Sastra, jurusan Dokumentasi Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad). Dalam kesempatan ini, ia bergabung dengan Tim Kesenian Unpad dan terus mengembangkan kemampuannya untuk memainkan instrumen dan menggubah komposisi musik tradisional. Meskipun tidak dapat merampungkan kuliahnya, bersama dengan Tim Kesenian Unpad ia mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam berbagai acara pertunjukan di dalam maupun di luar negeri.</p>
<p>Sejak beraktifitas di Common Room pada tahun 2006, Iman Zimbot semakin intens melakukan eksplorasi instrumen dan komposisi musik tradisional Sunda. Kali ini tidak hanya untuk keperluan pertunjukan dan acara tradisi, tetapi juga mulai melakukan berbagai eksperimentasi untuk menciptakan karya musik yang baru bersama dengan para seniman dan musisi yang memiliki latar belakang yang beragam. Sejauh ini Iman Zimbot telah melakukan berbagai bentuk eksperimentasi dan kolaborasi bersama D-Fuse (UK), Tochka (JP) Tcukimay (ID), Karinding Attack (ID), TRAH (ID), Gohgor X (ID), One Man Nation (SG), Benjamin L. Aman (FR), Dan Mackinlay (AU), dsb.</p>
<p>Kelas privat Suling dan Kacapi terbuka bagi mereka yang tertarik melakukan eksplorasi instrumen dan komposisi musik tradisional Sunda, serta bereksperimentasi untuk menciptakan karya musik yang baru. Kelas ini akan berlangsung di sepanjang bulan November s/d Desember dan sangat terbuka bagi mereka yang memiliki minat untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang musik dalam pengertian yang sangat luas. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi Common Room di nomor telpon 022-2503404 pada jam kantor.</p>
<p><strong>Waktu &amp; Tempat</strong><br />
Sepanjang bulan November s/d Desember 2010<br />
Common Room Networks Foundation<br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8 Bandung</p>
<p>Workshop fee: Saridona/ Pay as you wish.</p>
<p><em>Informasi dan pendaftaran silahkan hubungi Common Room di nomor +62.22.2503404 pada jam kerja setiap hari Selasa s/d Minggu.</em></p>
<p><strong>Kegiatan Rutin</strong></p>
<ul>
<li> Pertemuan mingguan kelompok studi Bandung Oral History (BOH). Setiap hari Kamis, pukul 19.00 – 21.00 WIB. Informasi hubungi Zia di nomor: +6222-92209221</li>
<li>Pertemuan mingguan komunitas OpenLabs. Setiap hari Kamis, pukul 19.00 – 21.00 WIB. Informasi hubungi Ega di nomor +628562330445</li>
<li>Kelas Karinding (Kekar) oleh Hendra Attack. Setiap hari Jumat, pukul 16.00 – 19.00 WIB. Informasi hubungi Hendra di nomor +62818639881</li>
</ul>
<p><strong>Alamat</strong><br />
Jl. Kyai Gede Utama no. 8<br />
Bandung 40132<br />
West Java – Indonesia<br />
Telp./ Fax: +62.22.2503404<br />
URL: <a href="http://commonroom.info" target="_blank">http://commonroom.info</a><br />
Twitter: @CommonRoom_ID</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2010/agenda-common-room-november-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon &#124;&#124; Bandung, 9 July &#8211; 1 August 2010</title>
		<link>http://commonroom.info/2010/nu-substance-festival-2010-floating-horizon-9-july-1-august-2010/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2010/nu-substance-festival-2010-floating-horizon-9-july-1-august-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 05:37:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Concert]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic Music]]></category>
		<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[FOSS]]></category>
		<category><![CDATA[Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[Human Rights]]></category>
		<category><![CDATA[Localities]]></category>
		<category><![CDATA[Media Arts]]></category>
		<category><![CDATA[Media Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Oral History]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Urbanism]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=1287</guid>
		<description><![CDATA[Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon Selama beberapa tahun terakhir, ada banyak sekali lompatan yang terjadi di dalam wilayah irisan yang mempertautkan perkembangan di bidang teknologi komunikasi, media baru dan praktik budaya dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa perkembangan di bidang teknologi komunikasi dan media baru semakin mempengaruhi cara pandang kita dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i220.photobucket.com/albums/dd114/gustaffharriman/poster_leaflet_nusubs_low.jpg" border="0" alt="Photobucket" /></p>
<p><strong>Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon</strong><br />
Selama beberapa tahun terakhir, ada banyak sekali lompatan yang terjadi di dalam wilayah irisan yang mempertautkan perkembangan di bidang teknologi komunikasi, media baru dan praktik budaya dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa perkembangan di bidang teknologi komunikasi dan media baru semakin mempengaruhi cara pandang kita dalam memahami kenyataan, sehingga ikut mengkonstrusi berbagai bentuk nilai dan etika yang kemudian beroperasi di tengah-tengah masyarakat.</p>
<p>Di level tertentu, perkembangan ini dapat dikatakan sebagai bagian dari konstelasi baru yang berkembang melalui berbagai bentuk inovasi dan inisiatif yang menggejala di tingkat lokal maupun internasional. Bertumbuhnya akses, keterbukaan dan konektifitas yang dimungkinkan melalui penggunaan teknologi komunikasi dan media baru telah ikut membentuk wajah peradaban dunia secara global. Dalam perkembangannya, hal ini semakin meleburkan sekat teritori politik dan budaya melalui serangkaian pola interaksi sosial dan ekonomi yang baru.</p>
<p>Meskipun hadir dengan sosok yang samar-samar, kemunculan kondisi baru yang berkembang saat ini setidaknya telah ikut mewarnai sebuah era yang ditandai dengan kehadiran berbagai bentuk situasi turbulensi yang melahirkan dinamika, tantangan dan riak perubahan di tengah-tengah masyarakat luas. Di satu sisi, hal ini kemudian mendorong lahirnya rasa ingin tahu dan antusiasme dalam menyambut berbagai prospek, aransemen dan spekulasi mengenai masa depan yang baru. Namun begitu, tampaknya pada saat yang bersamaan kondisi ini juga ikut menghadirkan berbagai bentuk kebingungan, keraguan dan skeptisisme yang mendalam di kalangan masyarakat luas.</p>
<p><span id="more-1287"></span></p>
<p>Dalam konteks ini dapat dikatakan bahwa kita telah menemukan cerminan semangat zaman yang dipenuhi dengan ambivalensi dan kontradiksi. Kondisi ini barangkali dapat digambarkan melalui sebentuk cakrawala yang mengambang (<em>floating horizon</em>), yang menyiratkan garis pertemuan dua titik ekstrim dari imajinasi kolektif yang saling tarik-menarik. Dualisme pandangan yang mewarnai persepsi dalam menghadapi kenyataan keseharian yang ada setidaknya telah melahirkan rasa gamang yang senantiasa menuntut kita untuk bersikap awas dan hati-hati. Hal ini terutama diperlukan untuk menyoroti berbagai bentuk kondisi yang secara langsung ikut menyentuh persoalan yang terkait dengan kehidupan masyarakat sipil dan persoalan lingkungan hidup yang saat ini tengah diwarnai oleh berbagai bentuk kesenjangan, disfungsi dan krisis yang sangat parah.</p>
<p>Seiring dengan uraian di atas, Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon mengajak khalayak ramai untuk mengambil jeda dan menelusuri kembali berbagai bentuk fenomena yang terkait dengan kehidupan masyarakat sipil dan kondisi lingkungan yang ada saat ini, khususnya dalam ranah yang terkait dengan perkembangan teknologi komunikasi dan media baru. Melalui beberapa kegiatan yang akan digelar, diharapkan masyarakat luas dapat mengambil jarak untuk melakukan dialog dan refleksi, serta bernegosiasi dengan berbagai bentuk perubahan situasi dan konstelasi perkembangan zaman yang baru. Dalam hal ini, penyelenggaraan Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon juga merupakan sebuah bentuk tawaran atau bahkan konfrontasi wacana dan praktik yang sekaligus merupakan upaya konsolidasi untuk menemukan taktik, strategi dan manuver untuk menyikapi berbagai bentuk perubahan dan situasi baru yang berkembang di sekeliling kita saat ini.</p>
<p><strong>Program &amp; Kegiatan<br />
Berhala Gugur | Pertunjukan Pantun Buhun Oleh Mang Ayi &amp; Wa Itok</strong><br />
Featuring: Tisna Sanjaya (Pusat Kebudayaan Cigondewah), Addy Gembel (Forgotten), Man (Jasad), &amp; Hawe Setiawan (<a href="http://sundanesecorner.org/" rel="nofollow">http://sundanesecorner.org/</a>). Opening by Karinding Attack.<br />
Hari: Jumat, 9 Juli 2010<br />
Jam: 19.00 &#8211; selesai<br />
Venue: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung.</p>
<p><strong>Workshop Merakit 8-Step Sequencer Synthesizer</strong><br />
Hari: Kamis, 15 Juli 2010<br />
Jam: 15.00 &#8211; 19.00 WIB<br />
Venue: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung.<br />
Kontak &amp; Informasi: Diza (081802094310), Egga (085623300445)</p>
<p><strong>Pemutaran Film Dokumenter Musik</strong><br />
Menampilkan: Generasi Menolak Tua, Inside Your Shoes, Superman is Dead Australian Tour, Ras Muhammad Next Chapter Documentary, &amp; Release the Bats (2007 &#8211; 2010)/ A Documentary About Experimental &amp; Improvised Music from Europe.<br />
Hari: Jumat &amp; Sabtu, 16 &#8211; 17 Juli 2010<br />
Jam: 15.00 &#8211; 18.00<br />
Venue: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung.</p>
<p><strong>Pameran Seni &#8220;The Loss of the Real&#8221;</strong><br />
Peserta: Benjamin Laurent Aman (FR), Romain Osi (FR), Daito Manabe (JP), Takao Minami (JP), Amar Mahboob (PK), Forum Lenteng (ID), Jompet (ID), House of Natural Fiber (ID), Bandung Oral History (ID), Widianto Nugroho (ID), Deden H. Durrachman (ID), Agan Harahap (ID), Dimas Arif Nugroho (ID), &amp; Prilla Tania (ID).</p>
<p>Pembukaan: Minggu, 18 Juli 2010<br />
Artist Talk: Selasa, 20 Juli 2010<br />
Workshop &amp; Demo by Daito Manabe (JP): Rabu, 21 Juli 2010<br />
Pameran: 19 Juli &#8211; 1 Agustus 2010<br />
Venue: Selasar Sunaryo Artspace, Jl. Bukit Pakar Timur no. 100, Bandung.</p>
<p><strong>Expert Meeting for New Media, Civil Society, &amp; Environmental Sustainability</strong><br />
Peserta: Stephen Kovats (transmediale, DE), Victoria Sinclair (ArcSpace Manchester/ Bricolabs, UK), Atteqa Malik (Mauj Media Collective, PK), Lorenzo Marsili (European Alternatives, IT), Catherine Candano (Tunza South East Asia Youth Environment Network, PH/ SG), Arthit Suriyawongkul (Thai Netizen Network &amp; Creative Commons Thailand, TH), Venzha Christiawan (House of Natural Fiber, ID), Gustaff H. Iskandar (Common Room, ID), etc.</p>
<p>Pertemuan: 19 &#8211; 24 Juli 2010<br />
Venue: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung &amp; Selasar Sunaryo Artspace, Jl. Bukit Pakar Timur no. 100, Bandung.<br />
Presetasi Publik: 20 &amp; 22 July 2010, CCF Bandung, Jl. Purnawarman no. 32.</p>
<p><strong>FOSS Community Gathering: Otuz Graphic Novel Presentation by Monty Aji (Screamous, ID)</strong><br />
Hari: Jumat, 30 Juli 2010<br />
Jam: 15.00 &#8211; 18.00 WIB<br />
Venue: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung.</p>
<p><strong>Silent Zone | Konser Musik/ Launching OpenLabs Electronic Music Compilation</strong><br />
Menampilkan: Benjamin Laurent Aman (FR), Bottlesmoker (ID), DO EAR yes (ID), #KRESS (ID), Asturiaz (ID), Europe in de Tropen (ID), Fix Future (ID), m.u.s.i.k [elektrik] (ID), Slylab (ID), Space and Missile (ID), &amp; text.tuRE (ID).<br />
Hari: Sabtu, 31 Juli 2010<br />
Jam: 18.00 WIB &#8211; selesai<br />
Venue: CCF Bandung, Jl. Purnawarman no. 32<br />
HTM: IDR. 10.000,-</p>
<p><strong>Botram dan Kampanye Publik: Save Manglayang Mountain</strong><br />
Hari: Minggu, 1 Agustus 2010<br />
Jam: 07.00 &#8211; 15.00 WIB<br />
Venue: Hutan Raya Gunung Manglayang<br />
Kontak dan informasi: Addy Gembel (02270025295)</p>
<p>More info: <a href="http://nusubstance.commonroom.info/" target="_blank">http://nusubstance.commonroom.info</a></p>
<p><em>Pelaksanaan kegian Nu-Substance Festival 2010: Floating Horizon didukung oleh Asia Europe Foundation, Goethe-Institut, Japan Foundation, HIVOS, CCF Bandung, Selasar Sunaryo Artspace, dan Pemerintah Kotamadya Bandung. Partner media: STV, Prambors Bandung, KAMPUS &#8211; Pikiran Rakyat, SUAVE &amp; PROVOKE!</em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2010/nu-substance-festival-2010-floating-horizon-9-july-1-august-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Secret Garden Revisited: Karinding Attack!!! &#124; Common Room &#124; 21 February 2009</title>
		<link>http://commonroom.info/2009/secret-garden-revisited-karinding-attack-common-room-21-february-2009/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2009/secret-garden-revisited-karinding-attack-common-room-21-february-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 04:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Concert]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Blue Flashing Lights (Polyester Embassy feat. Karinding Attack!!!) Kegiatan ini pertama kali dirintis oleh Polyester Embassy pada bulan Juli tahun 2007 di Common Room. Pada saat itu selain tampil sebagai headliner, mereka juga menampilkan Aplha Alpha dan Astrolab, dimana kedua band ini masih terhitung pendatang baru dalam scene musik independen kota Bandung. Kali ini, Polyester [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/_dsgvovMUvY&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/_dsgvovMUvY&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object><br />
<em> Blue Flashing Lights (Polyester Embassy feat. Karinding Attack!!!)</em></p>
<p>Kegiatan ini pertama kali dirintis oleh Polyester Embassy pada bulan Juli tahun 2007 di Common Room. Pada saat itu selain tampil sebagai headliner, mereka juga menampilkan Aplha Alpha dan Astrolab, dimana kedua band ini masih terhitung pendatang baru dalam scene musik independen kota Bandung.</p>
<p>Kali ini, Polyester Embassy kembali tampil dengan menampilkan dua band pendatang baru, yaitu Goodbye Lenin dan Laifenhop. Selain itu, mereka juga akan mencoba untuk berkolaborasi dengan para seniman tradisi yang memainkan musik dengan menggunakan instrumen bambu semisal karinding, toleat, bangkong raong, dsb.</p>
<p>Opening by:<br />
- Polyester Embassy<br />
- Goodbye Lenin<br />
- Laifenhop</p>
<p>Also featuring:<br />
- Pertunjukan musik oleh Karinding Attack!!! dan Kelompok Seni Giri Kerenceng<br />
- Pameran Etnologi dan Budaya Masyarakat Sunda (curated by Zaini Alif)</p>
<p><em>* Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gimmick Creative Movements</em></p>
<p>Berita terkait bisa diakses halaman <a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;id=61261" target="_blank">Kampus Pikiran Rakyat</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2009/secret-garden-revisited-karinding-attack-common-room-21-february-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringatan Satu Tahun Insiden Sabtu Kelabu &#124; Gedung AACC &#124; 9 Februari 2009</title>
		<link>http://commonroom.info/2009/peringatan-satu-tahun-insiden-sabtu-kelabu-gedung-aacc-9-februari-2009/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2009/peringatan-satu-tahun-insiden-sabtu-kelabu-gedung-aacc-9-februari-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 05:59:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Human Rights]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Insiden Sabtu Kelabu, Setelah Satu Tahun Berlalu Oleh Gustaff H. Iskandar** I “Setiap orang memiliki hak yang sama untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan menikmati kesenian, selain turut serta dalam mengecap kemajuan dan manfaat dari ilmu pengetahuan.” (Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia, pasal 27, ayat 1. Diterima dan diumumkan oleh Majelis Umum PBB [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-372" title="aacc09" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2009/03/aacc09.jpg" alt="aacc09" width="480" height="320" /></p>
<p><strong>Insiden Sabtu Kelabu, Setelah Satu Tahun Berlalu<br />
</strong>Oleh Gustaff H. Iskandar**</p>
<p style="text-align: center;">I<em><br />
</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>“Setiap orang memiliki hak yang sama untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan menikmati kesenian, selain turut serta dalam mengecap kemajuan dan manfaat dari ilmu pengetahuan.” (Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia, pasal 27, ayat 1. Diterima dan diumumkan oleh Majelis Umum PBB pada tanggal 10 Desember 1948 di Palais de Chailot – Paris, melalui resolusi 217 A (III).)</em><em>“</em></p>
<p>Bagi sebagian komunitas anak muda di kota Bandung, penghujung tahun 2007 dapat dikatakan merupakan sebuah momen yang melahirkan semangat yang baru. Pada bulan November 2007, Minor Books merilis buku berjudul My Self: Scumbag Beyond Life and Death yang ditulis oleh Kimung. Buku ini menceritakan sepak terjang kehidupan Ivan Scumbag yang meninggal dunia pada tahun 2006. Ia adalah salah satu pendiri sekaligus vokalis dari BurgerKill yang berasal dari daerah Ujungberung. Saat itu acara peluncuran buku diselenggarakan di Common Room dengan suasana yang sangat sederhana dan mengharukan. Seakan-akan sosok Ivan Scumbag masih hidup dan hadir di tengah-tengah semua yang hadir pada saat itu.</p>
<p>Pada bulan Januari 2008, Minor Books kemudian menyelenggarakan acara diskusi dan bedah buku, lengkap dengan pertunjukan musik akustik dari Burgerkill di Selasar Sunaryo Artspace. Selain dihadiri oleh sekitar 300 orang kerabat dekat Ivan, acara ini juga menghadirkan dr. Teddy Hidayat, SpKJ (Psikiater), Drs. Reiza D. Dienaputra, M.Hum (Ahli sejarah), Prof. Dr. Ignatius Bambang Sugiharto (Filsuf), Andy Fadly (Musisi) dan Kimung. Selama kurang lebih 3 jam lamanya, para peserta yang hadir diajak untuk membicarakan berbagai aspek hidup Ivan Scumbag. Secara panjang lebar Kimung bercerita mengenai perjuangan Ivan dan teman-temannya di Ujungberung dalam membangun komunitas yang selama ini memiliki akar dan kecintaan terhadap apa yang mereka tekuni secara sungguh-sungguh: musik metal.</p>
<p>Rangkaian kegiatan ini rupa-rupanya melahirkan gairah baru di kalangan komunitas pecinta musik metal di kota Bandung. Peluncuran buku My Self: Scumbag Beyond Life and Death seakan menandai babak baru dari perkembangan musik ekstrim di kota Bandung yang telah berkembang selama lebih dari satu dekade. Setelah Ivan Scumbag meninggal dunia, semangat untuk mengembangkan komunitas penggemar musik metal di kota Bandung tidak lantas padam. Pengaruh perkembangan komunitas musik metal di Ujungberung selama ini dapat dikatakan telah memberikan warna tersendiri di kota Bandung. Dengan segala keterbatasan yang ada, komunitas Ujungberung menjadi salah satu elemen penting yang melahirkan banyak musisi, teknisi dan operator yang menjadi garda terdepan bagi perkembangan industri musik independen di kota Bandung.</p>
<p>Namun selanjutnya kenyataan berbicara lain. Pada tanggal 9 Februari 2008 sebuah insiden terjadi di gedung Asia Africa Cultural Center (AACC). Saat itu ratusan anak muda penggemar musik metal kota Bandung bergerombol menghadiri konser kelompok Beside yang meluncurkan album pertama mereka yang berjudul Against Ourselves (Absolute Records/ Parapatan Rebel, 2008). Beberapa saat setelah konser selesai, kericuhan terjadi di pintu keluar. Kerumunan massa yang berdesak-desakan melahirkan sebuah bencana yang tidak pernah terbayangkan akan terjadi malam itu. 11 orang anak muda meninggal. Seketika suasana kota Bandung menjadi begitu kelam. Beberapa teman harus menginap di kantor Polisi, sementara yang lain tercerai berai tak tentu arah.<span id="more-371"></span></p>
<p>Keesokan harinya, beberapa kawan yang tergabung di dalam komunitas Solidaritas Independen Bandung (SIB) berinisiatif untuk melakukan konsolidasi di Common Room. Kebetulan pada hari itu ada kegiatan Community Gathering yang diselenggarakan oleh Bandung Creative City Forum (BCCF) di tempat yang sama. Seperti yang telah diduga sebelumnya, insiden di AACC seketika merebak menjadi persoalan yang menarik perhatian banyak orang, termasuk media massa di dalam dan luar negeri. Di tengah-tengah situasi yang menyisakan kesedihan dan ketidakjelasan, beberapa teman yang secara langsung menghadiri acara di gedung AACC berusaha untuk memberikan klarifikasi untuk menjernihkan situasi. Namun sepertinya semua orang yang hadir pada saat itu paham kalau insiden tersebut telah kadung menjadi lembaran gelap bagi pergerakan musik bawahtanah di kota Bandung.</p>
<p style="text-align: center;">II</p>
<p>Selepas peristiwa bencana yang kemudian dikenal sebagai Insiden Sabtu Kelabu, komunitas penggemar musik metal di kota Bandung kemudian menjadi korban perang opini yang secara gencar disebarkan oleh media massa. Stigma negatif yang menuding penggemar musik metal sebagai komunitas yang dekat dengan kekerasan, alkohol dan narkoba menyebabkan persoalan yang sepertinya menjadi penyebab utama dari bencana ini semakin terlupakan. Komunitas penggemar musik ekstrim semakin terpojok ketika suara mayoritas diarahkan untuk mengadili persepsi dan ekspresi artistik mereka secara sepihak. Sementara itu, banyak yang kemudian beranggapan kalau insiden ini semata-mata merupakan kesalahan yang harus ditanggung oleh penyelenggara dan para penggemar musik metal kota Bandung yang identik dengan pergerakan komunitas musik underground.</p>
<p>Satu minggu setelah terjadinya insiden, SIB bekerjasama dengan Rumah Cemara menyelenggarakan dialog publik di Gedung Teater Tertutup Dago Tea Huis. Acara ini digelar sebagai forum rekonsiliasi dan klarifikasi bagi peristiwa Insiden Sabtu Kelabu. Selain dihadiri oleh sekitar 700 anak muda dari berbagai komunitas di kota Bandung, acara ini juga menghadirkan I Budhyana yang saat itu menjabat Kadisbudpar Provinsi Jawa Barat, Yesmil Anwar (Kriminolog), dr. Teddy Hidayat, SpKJ (Psikiater), Tisna Sanjaya (Seniman), Kimung (Guru/ penulis) dan Addy Gembel (Musisi/ vokalis Forgotten). Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan keluarga korban. Diantara yang hadir adalah Pak Masrion yang merupakan ayah kandung dari almarhum Ahmad Wahyu Effendi, salah satu dari 11 korban Insiden Sabtu Kelabu.</p>
<p>Dalam acara ini, para pembicara mengupas berbagai aspek yang terkait dengan Insiden Sabtu Kelabu serta dinamika perkembangan komunitas underground di kota Bandung. I Budhyana mengakui kalau sampai saat ini pemerintah belum memiliki fasilitas yang memadai untuk menyalurkan potensi kreatifitas anak muda di kota Bandung. Terkait dengan hal ini, Yesmil Anwar mengungkapkan kalau komunitas anak muda membutuhkan ruang publik yang representatif. Sayangnya regulasi dan aturan yang mengatur semua itu tidaklah jelas. Hal ini senada dengan apa yang diuraikan oleh dr. Teddy Hidayat yang mengupas semangat anak muda dengan segala gejolak psikologisnya. Menurut dr. Teddy Hidayat anak muda senantiasa membutuhkan ruang untuk berkarya dan berekspresi. sehingga berbagai bentuk ekspresi komunitas underground sebaiknya dilihat dalam kerangka potensi kreativitas anak muda.</p>
<p>Lebih jauh, dalam diskusi ini Kimung mengungkapkan kalau fenomena perkembangan komunitas underground hendaknya dilihat dalam perspektif yang lebih positif. Selama ini perkembangan komunitas underground di kota Bandung telah berhasil menciptakan kesempatan ekonomi dan lapangan kerja baru di kalangan anak muda. Namun sayangnya selama ini dinamika perkembangan komunitas underground tidak diimbangi dengan proses edukasi yang memadai. Terkait dengan hal ini, Addy Gembel juga mengungkapkan kalau dinamika perkembangan komunitas anak muda di kota Bandung saat ini sudah terlalu didominasi oleh kepentingan ekonomi yang secara perlahan mengikis aspek pendidikan dan pemberdayaan yang sebelumnya kerap dilakukan oleh segenap komunitas anak muda di kota Bandung.</p>
<p>Menyoroti persoalan di atas, Tisna Sanjaya mengungkapkan kalau potensi kreatifitas dan kemandirian yang selama ini dimiliki oleh komunitas underground tidak boleh padam dan harus terus dapat dikembangkan. Untuk hal ini, Tisna menyatakan bahwa komunitas underground sebagai bagian dari masyarakat di kota Bandung tidak usah menunggu sampai pemerintah turun tangan dan melakukan perbaikan. Baginya, Insiden Sabtu Kelabu hendaknya dijadikan momentum untuk membangun ruang atau kantung budaya secara mandiri agar komunitas underground dapat terus menyalurkan berbagai keresahan mereka. Untuknya berbagai potensi kreatifitas dan ekspresi anak muda harus tetap dapat berkembang dan menghindari konflik yang memakan korban. Hal ini senada dengan apa yang diuraikan oleh Pak Masrion. Dalam paparannya, Pak Masrion berharap agar insiden yang terjadi tidak meredam semangat dan kreatifitas anak muda di kota Bandung untuk mengembangkan potensi mereka. Selepas diskusi, para peserta secara perlahan kemudian bergerak menuju Gedung AACC guna melakukan acara doa bersama bagi para korban Insiden Sabtu Kelabu.</p>
<p style="text-align: center;">III</p>
<p>Situasi paska Insiden Sabtu Kelabu menyisakan trauma yang mendalam di kalangan komunitas penggemar musik metal di kota Bandung. Hal ini kemudian diperkeruh oleh berbagai bentuk stigma negatif yang berkembang di masyarakat. Namun begitu, hal ini tidak mengendurkan semangat beberapa kawan yang tergabung di dalam SIB untuk melakukan konsolidasi dan menjernihkan situasi. Dengan bantuan rekan-rekan wartawan media massa, beberapa perwakilan dari SIB yang dikoordinir oleh Reggy Kayong Munggaran secara aktif melakukan advokasi dan kampanye media untuk meluruskan berbagai informasi yang memojokan komunitas underground di kota Bandung. Selain itu SIB juga secara aktif menggelar kampanye ke beberapa sekolah dan menyelenggarakan berbagai kegiatan lain sebagai upaya untuk menyebarkan informasi yang lebih berimbang terkait dengan terjadinya insiden di AACC. Dalam kesempatan ini SIB mengumandangkan kampanye “melawan lupa” untuk mengingat Insiden Sabtu Kelabu sebagai bahan pembelajaran bagi banyak pihak, khususnya komunitas underground di kota Bandung.</p>
<p>Sementara itu tiga orang panitia penyelenggara ditangkap dan selanjutnya divonis penjara karena didakwa melanggar pasal 359 dan pasal 360 ayat (2) jo pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP, yakni kelalaian yang menyebabkan meninggal dunia. Tiga orang perwira menengah dan lima anggota kepolisian dinonaktifkan dan dipindah tugas ke tempat yang berbeda. Tidak berhenti sampai di sini, pihak kepolisian kemudian menetapkan peraturan Polda Jabar No. 5, tahun 2008 yang memperketat izin penyelenggaraan konser musik. Hal ini kemudian melahirkan dampak lanjutan yang mempersempit ruang gerak para penggemar musik di kota Bandung. Beberapa pertunjukan dibatalkan dan aktifitas musisi di kota Bandung mulai dibatasi. BurgerKill, salah satu band yang berasal dari daerah Ujungberung diminta untuk membatalkan beberapa pertunjukan mereka karena alasan keamanan. Hal yang sama juga menimpa beberapa band semisal Alone at Last, Gugat, Forgotten, dsb. Salah satu peristiwa yang mengejutkan adalah dihentikannya acara Bandung Youth Park Festival yang merupakan bagian dari kegiatan Helar Fesival 2008 oleh Polisi. Akibat peristiwa ini, walau tidak ada kerusuhan selama pertunjukan berlangsung Gimmick Creative Movement selaku penyelenggara harus menanggung kerugian sebesar Rp. 345.000.000, (Majalah Rolling Stone edisi Bulan Oktober 2008).</p>
<p>Di bawah pengetatan izin kegiatan konser musik oleh Polisi, beberapa komunitas anak muda memilih untuk menggelar konser illegal yang diselenggarakan di beberapa kampus atau studio. Salah satunya adalah konser Uber Rebel yang diselenggarakan di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Konser ini kemudian dibubarkan oleh otoritas kampus karena dianggap tidak mengantungi izin. Sebagai buntutnya, Robi Rusdiana yang pada saat itu menjabat sebagai ketua HIMA Seni Musik di Program Studi Seni Musik Jurusan Sendratasik UPI diancam mendapatkan hukuman skorsing dan sempat diminta untuk menghentikan kegiatan perkuliahan untuk sementara waktu. Namun begitu, hal ini tidak membuat para penggemar musik metal menghentikan kegiatan mereka. Berbagai bentuk pertunjukan musik metal terus dilangsungkan dalam berbagai format. Selain itu, beberapa komunitas berinisiatif menyelenggarakan berbagai diskusi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih reflektif atas insiden yang kadung menjadi lembaran hitam bagi perkembangan dunia musik kota Bandung di sepanjang tahun 2008.</p>
<p style="text-align: center;">IV</p>
<p>Rangkaian situasi di atas terasa begitu ironis ketika bersanding dengan kenyataan bahwa kota Bandung selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan dunia kreatifitas di Indonesia. Pada bulan Juli 2007, Bandung dinobatkan menjadi proyek percontohan kota kreatif di wilayah Asia Timur. Hal ini tentu saja semakin membuktikan bahwa berbagai potensi kreatifitas yang dimiliki oleh kota Bandung telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Berbagai karya yang dihasilkan oleh para seniman, desainer, musisi dan para pekerja kreatif di kota Bandung selama ini memang kerap mendapatkan pengakuan dan penghargaan. Bukan hanya oleh masyarakat di kota Bandung, tetapi juga oleh mereka yang berasal dari kota atau negara lain. Sedikit dari banyak contohnya adalah seniman Tiarma D. Sirait dan Irwan Bagja Darmawan yang pernah diundang untuk berpameran di Havana Biennalle (Kuba), ataupun kelompok band The S.I.G.I.T yang pernah diundang untuk melakukan serangaian tour di beberapa kota Australia.</p>
<p>Selama ini berbagai bentuk potensi kreatifitas yang dimiliki oleh masyarakat di kota Bandung dapat dikatakan berkembang tanpa dukungan kebijakan dan infrastruktur yang layak. Tak jarang para pelaku dunia kreatifitas di kota Bandung harus bergerilya untuk dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal. Namun begitu, sampai saat ini dapat dikatakan bahwa kota Bandung telah berhutang banyak kepada berbagai potensi kreatifitas yang dimiliki oleh masyarakatnya, terlebih ketika selama beberapa waktu terakhir potensi ini telah banyak memberikan kontribusi bagi penciptaan kesempatan ekonomi dan lapangan kerja baru bagi banyak orang di kota ini. Sangat disayangkan apabila berbagai potensi yang ada selama ini belum dapat dikelola dan dikembangkan secara maksimal akibat minimnya dukungan kebijakan publik dan infrastruktur yang dapat menunjang perkembangannya secara berkelanjutan.</p>
<p>Terkait dengan insiden yang terjadi di Gedung AACC, dapat disimpulkan kalau insiden yang terjadi tidak semata-mata disebabkan oleh keteledoran penyelenggara. Hal ini terkait dengan kenyataan akan minimnya fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk menyalurkan berbagai bentuk aspirasi dan potensi kreatifitas yang mereka miliki. Sampai saat ini, meskipun dikenal sebagai salah satu pusat pergerakan kreatifitas di Indonesia, kota Bandung masih belum memiliki sarana publik yang dapat mengakomodasi berbagai bentuk potensi yang ada secara maksimal. Kalaupun ada, berbagai fasilitas yang dikembangkan umumnya hanya bisa dijangkau oleh kalangan tertentu saja. Sementara itu, fasilitas publik yang dikelola oleh negara kebanyakan memiliki kapasitas yang terbatas dan masih dikelola secara seadanya. Dalam hal ini, tampaknya pemerintah bersama-sama dengan masyarakat masih harus berjuang untuk menegakan hak masyarakat sipil untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan menikmati kesenian, selain turut serta dalam mengecap kemajuan dan manfaat dari ilmu pengetahuan. (Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia yang merupakan bagian dari the International Bill of Human Rights. Telah diratifikasi ke dalam hukum positif di Indonesia dan dikenal sebagai Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (<em>Hak Ekosob) dalam UU No. 11 Tahun 2005, tentang Pengesahan International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (Kovenan Internasional tentang Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya), pada tanggal 28 Oktober 2005.</em>)</p>
<p><em>** Penulis adalah seniman, bekerja untuk Common Room Networks Foundation</em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2009/peringatan-satu-tahun-insiden-sabtu-kelabu-gedung-aacc-9-februari-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pictures from The Ostend # 2 &#124; CCF de Bandung &#124; Jumat, 9 Januari 2009</title>
		<link>http://commonroom.info/2009/the-ostend-2-ccf-bandung-9-januari-2009/</link>
		<comments>http://commonroom.info/2009/the-ostend-2-ccf-bandung-9-januari-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 06:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blauloretta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commonroom.info/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[The Ostend is a regular electronic music concert that is organized by OpenLabs, community based activity for electronic arts and media culture in Common Room. Taking place in CCF Bandung Auditorium, The Ostend # 2 featuring Polyester Embassy, Elemental Gaze, Bottlesmoker, Asturiaz, &#38; Slylab, including local VJs, such as Killafternoon, daminatilada, Isha Hening, 19ATE6, &#38; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-375" title="ostend_03" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2009/03/ostend_03.jpg" alt="ostend_03" width="480" height="320" /><span id="more-374"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-376" title="ostend_02" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2009/03/ostend_02.jpg" alt="ostend_02" width="480" height="320" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-377" title="ostend_05" src="http://commonroom.info/wp-content/uploads/2009/03/ostend_05.jpg" alt="ostend_05" width="480" height="320" /></p>
<p>The Ostend is a regular electronic music concert that is organized by <a href="http://theopenlabs.com" target="_blank">OpenLabs</a>, community based activity for electronic arts and media culture in Common Room. Taking place in CCF Bandung Auditorium, The Ostend # 2 featuring Polyester Embassy, Elemental Gaze, Bottlesmoker, Asturiaz, &amp; Slylab, including local VJs, such as Killafternoon, daminatilada, Isha Hening, 19ATE6, &amp; RCKT. More pictures please visit: <a href="http://theopenlabs.com/2009/01/documentation-of-the-ostend2-9-jan-09/" target="_blank">http://theopenlabs.com</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commonroom.info/2009/the-ostend-2-ccf-bandung-9-januari-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

