[Diskusi MLI] Kalender Sunda dan Harmoni Kehidupan

Kalender_Sunda

Kalender Sunda dan Harmoni Kehidupan
Diskusi bersama Tim Kalender Sunda, Bengkel Studi Budaya (Bestdaya)
Kamis, 25 Februari 2016, pk. 14.00 – 17.00 WIB
Ruang Serbaguna UPT Perpustakaan ITB
Jl. Ganesha No. 10

Pengantar
Abah Ali Sastramidjaja melalui penelitiannya sepanjang kurang lebih sepuluh tahun telah berhasil menemukan kembali tata aturan penyusunan Kalender Sunda. Di masa lalu, aturan penyusun sistem Kalender Sunda hanya berupa warisan tak benda dan tidak memiliki bentuk fisik. Namun terhitung sejak tahun 2005, kami menemukan bahwa sistem ini masih digunakan di banyak tempat. Hal ini merupakan bukti bahwa pengetahuan dan jejaknya tersebar di banyak lokasi di Nusantara dan terutama di tatar Sunda.

Abah Ali sendiri mendasarkan penelitiannya dari prasasti Sanghyang Tapak, Cibadak, Sukabumi. Berbekal pengetahuan yang beliau warisi dari catatan keluarga, terutama Aki Atmadiredja, ia mengkaji butir-butir catatan yang berserak menjadi menarik untuk ditelusuri kembali. Figur Aki Atmadiredja sebagai otoritas yang menjadi sumber data dan catatan terkutip menggunakan instrumen sederhana seperti lingga untuk membangun sistem penanggalan, selain untuk mengenali fenomena ‘rijal’ dalam tabel pertanian tebar-tandur.

Saat ini, menurut perhitungan kalender Sunda adalah tahun terakhir dari sebuah siklus windu. Pada tahun baru Sunda yang berikutnya kita akan memasuki siklus windu yang baru. Menghadapi siklus windu yang baru ini, kita tentu saja perlu menyiapkan penyikapan tertentu. Melalui pengenalan kembali sistem penanggalan kalender Sunda, kita dapat mempersiapkan diri menghadapi windu yang akan datang.

Diskusi ini merupakan salah satu upaya untuk memperkaya pengetahuan tentang Kalender Sunda. Kami sebagai pengkaji atas paparan Abah Ali terhadap Kalender Sunda menyadari bahwa pengetahuan ini perlu dikaji dan dikonfirmasi secara terus menerus. Melalui forum belajar bersama ini kami berharap bisa menjaring masukan dan minat untuk dapat terus melanjutkan upaya tersebut di atas.

Tim Kalender Sunda, Bestdaya.

Leave a Reply