Informasi Agenda Kegiatan Common Room | April 2012

[Workshop] Video Subtitling Bersama Engagmedia, Sabtu, 8 April 2012 [Pemutaran Film] Kita vs. Korupsi | Pemutaran Film & Diskusi Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 12 April 2012 [Workshop] A Music Biz #2: How to Make Promotion Kit and Press Release, Sabtu, 14 April 2012 [Gathering] Persiapan Festival Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) Untuk Rakyat, Senin, 16 April 2012 [Festival] TIK untuk Rakyat: Wilujeng Surfing 2012 | Semua bisa jadi Relawan TIK | Gedung Politeknik Telkom, Sabtu dan Minggu, 28 – 29 April 2012

[Kelas Belajar] Kelas Tari Tradisional oleh Teh Dewi setiap hari Senin dmulai pk. 14.00 – 16.00 WIB | Kelas Menggambar The Illuminator setiap hari Selasa mulai pk. 15.00 – 18.00 WIB | Kelas Karinding oleh Hendra Attack setiap hari Rabu mulai pk. 17.00 – 19.00 WIB dan Jumat pk. 17.00 – 19.00 WIB | Kelas Kacapi Suling oleh Iman Zimbot setiap hari Kamis mulai pk. 16.00 – 18.00 WIB | Pertemuan Mingguan Bandung Oral History setiap hari Kamis mulai pk. 17.00 WIB | Pertemuan Mingguan Workshop DJ Openlabs x Bandung Hiphop Community setiap hari Kamis mulai pk. 19.00 WIB

[Latihan Musik] Karinding Attack setiap hari Senin dan Rabu mulai pk. 13.00 – 17.00 WIB | Paper Back setiap hari Selasa mulai pk. 20.00 – 22.00 WIB | Trah Project setiap hari Rabu mulai pk. 18.00 – 23.00 WIB | Flava Madrim setiap hari Kamis mulai pk. 13.00 – 17.00 WIB | Karinding Riot setiap hari Kamis pk. 17.00 – 19.00 WIB | Laras setiap hari Jumat mulai pk. 18.00 – 20.00 WIB

[Siaran Radio Online] Madness Monday/Sixteenloops setiap hari Senin pk. 19.00 – 22.00 WIB | Gigsonsky setiap hari Selasa pk. 19.00 – 22.00 WIB | Gigsonsky Playmix Setiap hari Selasa pk. 22.00 – 23.00 WIB | Neng Ita setiap hari Rabu pk. 16.00 – 18.00 WIB | Radiologia setiap hari Rabu pk. 19.00 – 22.00 WIB | Kamis Tiris setiap hari Kamis pk. 19.00 – 22.00 WIB | Gigsonsky Marimar setiap hari Kamis pk. 22.00 – 00.00 WIB | Our Playlist / Live Streaming / 24 Hours Loop**
**tentative hari Sabtu dan Minggu

[Workshop] Video Subtitling Bersama Engagmedia
Sabtu, 8 April 2012
Pk. 10.00 – 17.00 WIB
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no.8, Bandung

Deskripsi Kegiatan
Bulan April ini, EngageMedia akan berkunjung ke Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Selama dua minggu kami akan mengadakan pelatihan online subtitling video dan kami berharap anda semua turut berpartisipasi!

Dalam rangkaian pelatihan ini, kami memperkenalkan sebuah teknologi yang menarik. Untuk melakukan subtitling video secara online di wilayah ini kami menggunakan Universal Subtitles. Universal Subtitles adalah sebuah platform online yang mudah untuk membubuhkan keterangan dan menerjemahkan video di laman internet. Aplikasi ini telah banyak digunakan sejumlah organisasi & berbagai lembaga seperti Al-Jazeera, TED dan PBS NewsHour.

Dengan bantuan Universal Subtitles, para pegiat kampanye bagi isu keadilan sosial dan lingkungan hidup dapat berkolaborasi, berbagi, serta mengunakan karya-karya video secara berbeda dari waktu-waktu sebelumnya. Contohnya anda semua bisa menyaksikan kehebatan sistem ini dalam video ‘Love Letter to the Solider‘, yang saat ini tersedia dalam 8 bahasa.

Dalam pelatihan ini kami akan mengantarkan anda melalui 3 proses subtitling dan memperkenalkan anda kepada komunitas subtitling di Asia Tenggara. Dengan berpartisipasi di dalam pelatihan ini, anda dapat membantu mengkomunikasikan isu-isu dan permasalahan yang penting kehadapan pemirsa yang jauh lebih besar, serta dapat pula membubuhkan terjemahan dan membagikan video anda secara lebih luas pula.

Pelatihan Universal Subtitles akan diselenggarakan di luar hari kerja dan dibatasi hanya untuk 15 partisipan. Bagi anda, pembuat video, penulis, aktivis, blogger, jurnalis, mahasiswa, penerjemah, penulis, dan mereka yang tertarik pada isu-isu keadilan sosial, HAM, dan lingkungan hidup silahkan bergabung.

*Pendaftaran gratis terbatas untuk 15 orang, melalui nomor 0222503404
**Peserta diharapkan membawa laptop

Acara ini merupakan kerjasama antara Engage Media dengan Common Room Networks Foundation

[Pemutaran Film] Kita vs. Korupsi | Pemutaran Film & Diskusi Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Kamis, 12 April 2012,
Pk. 16.00 – 20.00 WIB
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no.8, Bandung

Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan diskusi dengan tema ‘Anatomi dan Studi Kasus Korupsi di Indonesia’, yang secara khusus akan memetakan berbagai kasus korupsi serta mencari peluang yang dimiliki warga sipil untuk terlibat dalam upaya perlawanan terhadap korupsi di Indonesia. Diskusi ini akan menghadirkan Prof. Dr. Dede Mariana M.Si. (Pakar Pemerintahan UNPAD) dan Yesmil Anwar, SH., MSi. (Pakar Kriminologi UNPAD)

Resensi Film ‘Kita vs. Korupsi’
Korupsi selama ini hanya dipahami sebagai kegagalan pemerintahan (hukum, birokrasi, parlemen, sistem fiskal dan seterusnya), sehingga agenda reformasi selalu diarahkan kepada sisi pemerintahan. Padahal nilai-nilai korupsi juga terus diproduksi oleh masyarakat, baik melalui keluarga dan sekolah, termasuk gaya hidup hedonis di masyarakat.

Film Kita versus Korupsi (KvsK) ini tidak menyajikan kisah-kisah investigatif dari kasus-kasus mega korupsi di negeri ini. Tetapi ingin mengangkat kondisi sistem nilai yang hidup di kehidupan sehari-hari kita, di sekolah, dalam keluarga, di tempat kerja, yang membentuk masyarakat yang jujur atau sebaliknya.

Selama nilai-nilai keadilan, kejujuran, kesederhanaan dan rasa empati terhadap sesama mulai tersingkirkan dalam kehidupan masyarakat kita, berapapun besarnya program anti korupsi tidak akan banyak hasilnya .

Film ini merangkai 4 film pendek jadi satu (omnibus). Masing-masing film menyajikan cerita orang-orang biasa, saat berhadapan pada pilihan antara melakukan perbuatan korupsi atau menolaknya. Menjadi cermin jadi penonton untuk melihat potret diri sendiri, lalu mendiskusikannya secara kritis. Sehingga korupsi tidak lagi kita anggap sebagai perilaku yang bisa diterima dan koruptor bisa dimaafkan.

Film Pertama “Rumah Perkara”, dengan latar belakang suasana pinggiran kota, menggambarkan bahaya dari perbuatan pemimpin yang korup. Saat seorang lurah yang mestinya menjadi pelindung warga, malah jadi kaki tangan pengusaha yang menggusur rumah warga untuk sebuah proyek real estate. Pengkhianatan sang lurah telah menyengsarakan orang banyak. Selain itu, menyuburkan kebohongan dalam hubungan rumah tangga dan membuat anak kehilangan panutab.

Film Kedua “Aku Padamu”, menggelitik kita dengan sikap seorang gadis yang tidak bangga menjadi anak seorang koruptor. saat kontras dengen fenomena kini kala banyak kaum muda justru gemar memamerkan mobil atau gadget dari orang tua tanpa mengkritisi bagaimana itu diperoleh. Kehadiran figur guru yang sederhana dan jujur, namun sangat peduli dan dekat dengan murid-muridnya begitu membekas dihati sang gadis hingga dewasa. Suplai koruptor hanya mungkin dihambat jika masyarakat mulai berhenti mengidolakan koruptor, sekaligus mencari teladan-teladan disekitar mereka.

Film Ketiga “Selamat Siang Rissa”, menggetarkan kita dengan keteguhan keluarga yang menolak sogok, padhaal anak mereka sedang sakit keras. Dengan latar belakang tahun 70an yang kental, sang ayah yang dipercaya menjadi mandor gudang sebuah perusahaan pemerintahan, justru mempertanyakan sikap sang pedagang yang menimbun beras saat situasi rakyat sedang kelaparan. Film ini mengajak kita memikirkan sikap-sikap kita yang sering berusaha mengambil untung dalam situasi sulit. Apalagi yang dilakukan dengan menginjak-injak kepentingan orang banyak.

Film Keempat “Psstt… Jangan Bilang Siapa-siapa!”, mendidik potret buram pendidikan dan rumah tangga yang telah digerogoti sikap permisif (toleran) terhadap korupsi. Film ini diam-diam menyajikan realitas siswa-siswi yang menjadi korban kepala sekolah dan guru yang mencari untung melalui berjualan buku. Siapapun yang tidak membeli buku yang telah di-mark-up akan celaka. kebanyakan siswa tidak menyadari sementara orang tua juga tidak merasa terganggu. Dengan gaya hidup serba hedonis dan berorientasi materi, mereka sudah tidak ambil pusing. Namun tidak demikian dengan seorang siswi yang secara berani, namun santai, mencoba merekam keganjilan-keganjilan ini dan menyodorkan pertanyaan “Menurut kamu, siapa yang salah?”.

Acara ini merupakan kerjasama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Common Room Networks Foundation.

[Workshop] A Music Biz #2: How to Make Promotion Kit and Press Release
Sabtu, 14 April 2012
Pk. 14.00 – 17.00 WIB
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no.8, Bandung

Deskripsi Program
Dalam promosi musik/ band, biasanya manajemen membuat sebuah promotion kit. Tujuan dari pembuatan promotion kit adalah untuk menarik perhatian, membuat kesan dan menimbulkan minat agar klien menghubungi manajemen anda. Sebuah promotion kit biasanya berisi resume band yang di dalamnya terdapat kumpulan informasi yang umumnya terdiri dari biografi band, sample musik dan kartu nama.

Sebuah promotion kit juga dapat dibuat secara online, yang memungkinkan anda untuk mempresentasikan band dan musik jauh lebih baik daripada dengan menggunakan media fisik saja. Sebuah promotion kit online juga dapat menawarkan pengalaman multimedia, yang berisi bukan hanya foto, teks, dan gambar, tetapi juga musik dan video. Anda dapat membuat website atau mempergunakan layanan website yang dapat menjadi host bagi press kit online Anda.

Untuk mempersiapkan sebuah promotion kit yang baik, manajemen haruslah dilengkapi dengan berbagai kecakapan atau melibatkan orang lain yang memang memiliki kemampuan untuk dapat membuat promotion kit menjadi lebih menarik. Diantaranya misalkan penulis biografi band, fotografer, pembuat video ataupun desainer. Namun tugas promotion kit tidak berakhir disitu saja, penyebarannya juga memegang peranan yang penting. Dalam hal ini dibutuhkan kemampuan dan pengetahuan yang khusus agar promotion kit dapat dipergunakan secara maksimal untuk mempromosikan karya musik/ band.

Press release adalah sebuah pernyataan tertulis kepada media. Yang tujuannya mengumumkan berbagai berita semisal jadwal pertunjukan, lagu atau video baru, dll. Press release juga penting untuk kegiatan promosi yang sekaligus berfungsi sebagai salah satu penghubung antara band, media dan publik. Musik/ band yang digarap secara mandiri terkadang mengalami kesulitan dalam membuat promotion kit dan press release, sehingga teknik pembuatan promotion kit dan penulisan press release penting untuk diketahui.

Acara A Music Biz: Promotion Kit and Press Release kali ini akan mengundang beberapa orang pembicara dengan berbagai kemampuan yang beragam, mulai dari manajemen band, jurnalis musik, pembuat video dan desainer yang memegang peran penting dalam menciptakan image dari suatu musik/ band dalam membuat promotion kit dan press release yang baik.

Pengisi Acara: Anto Arief, Idhar Resmadi, Rekti Yoewono, Ken Teror, Ori dan Nada Fiksi

Acara ini diselenggrakan oleh @ManajerBand, untuk info lebih lanjut hubungi Wawan Hernawan 081312331616.

[Gathering] Festival Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) Untuk Rakyat
Senin, 16 April 2012
Pk. 16.00 – 20.00 WIB
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no.8, Bandung

Festival TIK untuk Rakyat: Wilujeng Surfing 2012 | Semua bisa jadi Relawan TIK
Sabtu dan Minggu, 28 – 29 April 2012
Pk. 08.00 – 19.00 WIB
Tempat: Gedung Politeknik Telkom, Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Bandung

Deskripsi Kegiatan
Kebijakan dan program untuk mengurangi kesenjangan dijital dan pengentasan kemiskinan, adalah dua topik utama pembangunan sektoral dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Agenda ini merupakan wujud komitmen para Kepala Pemerintahan Negara dari berbagai penjuru dunia dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Masyarakat Informasi sedunia (World Summit on Information Society) WSIS – Pertama di Jenewa 2003 dan WSIS – Kedua di Tunisia 2005. Perkembangan TIK di era globalisasi, menempati posisi penting sebagai salah satu pilar pembangunan. Dalam konteks ini TIK berperan sebagai katalisator (pemungkin) dan sekaligus peluang usaha.

Di Indonesia, TIK juga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Menurut survey dari MarkPlus, di tahun 2011 jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta pengguna dan 29 juta diantaranya merupakan pengguna mobile internet. Internet sudah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, juga sebagai media untuk melakukan aktivitas sosial. Beragam komunitas telah memanfaatkan teknlogi ini sebagai media dalam menjalankan kegiatan sosialnya. Pertanyannya seberapa besar pengaruh TIK ini dalam pembangunan ekonomi masyarakat? Apakah yang telah dilakukan oleh pemerintah maupun pegiat TIK dalam mengembangkan pemanfaatan TIK di berbagai daerah dapat dirasakan oleh masyarakat banyak?

Relawan TIK Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bermaksud menyelenggarakan ”Festival TIK untuk Rakyat: Wilujeng Surfing 2012 | Semua bisa jadi RelawanTIK”, sebagai suatu acara yang mempertemukan kebutuhan masyarakat akan perlunya penerapan TIK dengan para stake holder lainnya seperti pemerintah, perguruan tinggi, pegiat TIK, komunitas dan perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan TIK di Indonesia. Kegiatan ini merupakan himbauan dan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membantu pemerintah mewujudkan masyarakat informatif melalui semangat berbagi sebagai Relawan TIK. Semua bisa jadi Relawan TIK.

Acara ini diselenggarakan oleh Relawan TIK, untuk info lebih lanjut hubungi Fajar Eri Dianto 02276820055.

KEGIATAN RUTIN

[Kelas Belajar]
Kelas Tari Tradisional oleh Teh Dewi setiap hari Senin mulai pk. 14.00 – 16.00 WIB, informasi hubungi Common Room di nomor +62222503404

Kelas Menggambar The Illuminator setiap hari Selasa mulai pk. 15.00 – 18.00 WIB, informasi hubungi Dinan di nomor +6222 91252766

Kelas Karinding oleh Hendra Attack setiap hari Rabu mulai pk. 17.00 – 19.00 WIB dan Jumat pk. 17.00 – 19.00 WIB, informasi hubungi Hendra di nomor +62818639881

Kelas Kacapi Suling oleh Iman Zimbot setiap hari Kamis mulai pk. 16.00 – 18.00 WIB, informasi hubungi Zimbot di nomor +6281546573582

Pertemuan Mingguan Bandung Oral History setiap hari Kamis mulai pk. 17.00 WIB, informasi hubungi Zia di nomor +6222 92209221

Scratch The Day: Pertemuan Mingguan Workshop DJ Openlabs x Bandung Hiphop Community setiap hari Kamis mulai pk. 19.00 WIB, informasi hubungi Jay di nomor +681573788327

[Latihan Musik]
Karinding Attack setiap hari Senin dan Rabu pk. 13.00 – 17.00 WIB, informasi hubungi Kimung / Man Jasad di nomor +6222 2503404

Paper Back setiap hari Selasa pk. 20.00 – 22.00 WIB, informasi hubungi Zemo di nomor +6222 2503404

Trah Project setiap hari Rabu dimulai pk. 18.00 – 23.00 WIB, informasi hubungi Ghera di nomor +6285624814597

Flava Madrim setiap hari Kamis pk. 13.00 – 17.00 WIB, informasi hubungi Kimung / Man Jasad di nomor +6222 2503404

Karinding Riot setiap hari Kamis pk. 17.00 – 19.00 WIB, informasi hubungi Hendra di nomor +62818639881

Laras setiap hari Jumat pk. 18.00 – 20.00 WIB, informasi hubungi Zia di nomor +6222 92209221

[Siaran Radio Online]
Madness Monday / Sixteenloops setiap hari Senin mulai pk. 19.00 – 22.00 WIB
Gigsonsky setiap hari Selasa mulai pk. 19.00 – 22.00 WIB
Gigsonsky Playmix Setiap hari Selasa mulai pk. 22.00 – 23.00 WIB
Neng Ita setiap hari Rabu mulai pk. 16.00 – 18.00 WIB
Radiologia setiap hari Rabu mulai pk. 19.00 – 22.00 WIB
Kamis Tiris setiap hari Kamis mulai pk. 19.00 – 22.00 WIB
Gigsonsky Marimar setiap hari Kamis mulai pk. 22.00 – 00.00 WIB
Our Playlist / Live Streaming / 24 Hours Loop**
**tentative hari Sabtu dan Minggu

Siaran dapat diakses melalui laman http://www.gigsonsky.com | http://www.commonroom.info atau follow akun twitter @CommonRoom_ID, @gigsonsky, @radiologia_bdg dan @kamistirisRADIO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website