[Diskusi & Pemutaran Film] Pendidikan di Indonesia dan Open Education | Rabu, 18 Juli 2012

[Diskusi & Pemutaran Film] Pendidikan di Indonesia dan Open Education bersama Iwan Pranoto | Rabu, 18 Juli 2012

Waktu: Rabu, 18 Juli 2012, pk 13.00 – 17.00 WIB
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8. Bandung

Jadwal
[Diskusi] Pendidikan di Indonesia dan Open Education (13.00 – 14.45)
[Pemutaran Film] Waiting for Superman (15.00 – 17.00)

Pembedah: Dhitta Puti Sarasvati (@warnapastel, Ikatan Guru Indonesia) dan seniman peserta Estárter#3 Indonesia-Colombia Residency Program
Fasilitator: Iwan Pranoto (@iwanpranoto, Moedomo Learning Initiatives)

Pengantar

“Either the children are getting stupider every year or something is wrong in the education system.”

“Entah anak-anak semakin bodoh setiap tahun atau ada sesuatu yang salah di dalam sistem pendidikan yang ada”

Itu adalah salah satu kutipan dari film ”Waiting For Superman” karya Davis Guggenheim, film kontroversial tentang kondisi pendidikan di Amerika Serikat. Film ini mengritik sistem pendidikan dasar dan menengah (publik) di Amerika Serikat. Kritiknya mulai dari ketidakadilan sistem pendidikan yang ada sampai kualitas sekolah dan guru yang rendah. Juga akses pendidikan bermutu dikritik. Film ini menuai kritik, misalnya kritik dari New York Times, berjudul The Myth of Charter Schools, yang ditulis oleh Diane Ravitch.

Apa yang dapat dipelajari dari film ini untuk pendidikan di Indonesia? Trailer dari film “Waiting For Superman” dapat dilihat di laman youtube. Untuk kritik terhadap film ini The Myth of Charter Schools dapat dibaca di laman berikut. Diskusi ini akan mengupas kondisi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dan membandingkannya dengan dunia pendidikan dasar di Kolombia. Para seniman peserta Estárter#3 Indonesia-Colombia Residency Program akan menyampaikan kondisi dunia pendidikan di negara mereka. Selain membicarakan dunia pendidikan dasar, diskusi ini juga akan membicarakan beberapa aspek yang terkait dengan gerakan open education.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Moedomo Learning Initiatives dengan Common Room

Leave a Reply