Workshop & Diskusi Aplikasi Video Untuk Live Performance | Common Room | 11 Maret 2010

biosampler

For us, VJ-ing is more than projecting real time combined images on a screen. I’d like to look at it as an activity of creating an evolving visual experience/ universe. First, the gap between spectator/ performer, stage/ seat, premeditated/ spontaneous, mine/ yours etc; should be obliterated. To rebuild something we have to destroy/ deconstruct the initial form and limitations. Second, interaction and respond is imminent. By doing so, we have created a moebius loop where an idea shall move back and forth, left to right, passed from person to person, and it would evolve and change while being so. And that is Real Time Interaction. It’s like a complex game of “pong”.” (Chainsmokingbastard/ Biosampler)

Date
Thursday, March 11, 2010
Time
3:00 – 6:00 PM
Location
Common Room, Jl. Kyai Gede Utama No. 8

Deskripsi Singkat
Aplikasi medium video, seperti yang sudah lebih banyak dikenal terlebih dulu, dapat kita lihat pada iklan TV, film digital, maupun video klip. Dengan semakin berkembangnya teknologi video dan media digital, beberapa tahun belakangan video juga mulai dimanfaatkan untuk mendukung live performance. Pemanfaatan video dalam pertunjukan dapat menjadi pendukung dari sebuah pagelaran, selain dapat juga berdiri sendiri sebagai sebuah karya seni.

Dalam program ini, akan membahas beberapa aspek penting pemanfaatan medium video untuk aktifitas live performance. Pendekatan untuk aplikasi ini sedikit berbeda dengan beberapa pemanfaatan video untuk kepentingan yang lain. Dalam sebuah live performance, sesuai dengan namanya, video dapat dimainkan secara langsung. Kemampuan untuk berfikir dan bertindak cepat dalam memainkan video menjadi sangat penting, karena di dalam sebuah pertunjukan dituntut kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan flow dan audience. Sangat berbeda dengan proses pembuatan video yang telah dikenal sebelumnya, dimana materi video dapat di edit sesuai dengan keinginan tanpa waktu yang terbatas.

Di kota Bandung pada khususnya, semakin sering terlihat dimana visual live performance sudah menjadi elemen yang sangat penting dalam sebuah pertunjukan. Video tidak hanya diputar secara otomatis sebagai pengiring dari sebuah band, namun melalui visual live performance, video dapat menjadi media untuk membangun emosi dari sebuah pertunjukan seperti halnya musik. Walaupun masih banyak pandangan yang menilai para VJ (visual jockey) dengan sebelah mata karena terlihat seperti hanya memasang video secara bergantian sesuka hati, ada beberapa persiapan penting yang perlu dilakukan seorang VJ sebelum bermain dalam sebuah pertunjukan. Hal ini tidak lebih mudah daripada persiapan seorang musisi dalam menghadapi sebuah pertunjukan.

Berikut beberapa materi yang akan dibahas dalam program ini:

  • Introduksi mengenai video
  • Live Performance sebagai salah satu aplikasi dari video
  • Pengenalan jenis Visual Live Performance dan beberapa tekniknya
  • Penerjemahan musik ke dalam bentuk visual
  • Pre-Production dan Post-Production visual/ footage
  • Pengenalan beberapa software pendukung
  • Contoh Visual Live Performance
  • Diskusi

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin OpenLabs yang didukung oleh Common Room dan Hivos. Terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Ibu Nunung di nomor +62222503404 atau Ranti di nomor +628120189953.

Leave a Reply