Di Bawah Bayangan Sang Pahlawan | Solo exhibition by Roumy Handayani Pesona

pameran

Di Bawah Bayangan Sang Pahlawan/ Under the Hero’s Shadows

Proyek Khusus oleh : Roumy Handayani Pesona
28 Maret – 11 April 2010

Pembukaan:
Sabtu / Saturday: 28 Maret 2010 pukul 16.00 (dilanjutkan dengan artist’s talk)

Deskripsi
Roumy Handayani Pesona menggarap sejumlah potret. Bagi kita yang akrab dengan indoktrinasi kepahlawanan militeristik ala Orde Baru, wajah-wajah yang ditampakan pada karya Roumy mengingatkan pada citra umum pahlawan perang.

Roumy menggarap potret dengan menggunakan aspalt—material yang biasa digunakan dalam preparasi teknik cetak—sebagai pengganti cat. Aspalt diadposi Roumy untuk melukis dengan teknik “basah di atas basah”. Efeknya, potret tidak menjadi rekaman yang akurat dari sosok nyata tertentu.

Efek ini mendedahkan pertanyaan: apakah ada rekaman akurat dalam sejarah? Apa yang mendasari penokohan dalam sejarah? Kita mengenal banyak sosok yang ditegaskan sebagai pahlawan oleh sejarah. Pada saat bersamaan sesungguhnya dalam sejarah ada lebih banyak area buram yang berisi sosok-sosok tidak terjelaskan.

Sebagai respon khusus Roumy atas tema “menyoal Kolonialisme” yang dikembangkan oleh Platform3 di tahun ini. Karya-karyanya kali ini didedikasikan bagi “para pelaku yang perannya tidak diakui secara ajeg dan ketokohannya amat samar” dalam sejarah. Barangkali mereka adalah orang-orang yang benar berada “di bawah bayangan sang pahlawan”: mereka berada di sekitar sosok-sosok yang ditegaskan sebagai pahlawan dalam sejarah, citra mereka tertutupi bayangan sang pahlawan hingga kita tak bisa mengenalinya dengan tegas.

Pernyataan Seniman / Artist’s Statements
Saya tertarik dengan watak-segi-banyak dari masyarakat. Ini berhubungan dengan kelas atau kedaerahan. Revolusi yang melahirkan negara ini, menyatukan bangsa yang berbeda-beda di bawah satu kepemimpinan nasional. Penyatuan ini problematik karena kemajemukan masyarakat tetap mengandung perbedaan-perbedaan ideologis yang sudah lebih dulu ada dari masa pra-revolusi.

Gambar-gambar saya diinspirasi cerita 800 orang narapidana Nusakambangan yang direkrut menjadi laskar Kesatuan Gerilya Sulawesi Selatan oleh Kahar Muzakar. Di sini saya berasumsi, di Nusakambangan masa itu penentuan “kejahatan” dilihat dari sudut pandang pemerintah kolonial, yang akan berbeda jika dilihat dari sudut pandang perintisan kemerdekaan Indonesia. Lapis problematik kedua adalah dalam entitas bernama “Indonesia” ini juga terkandung ke-bhineka-an. Rasa senasib dalam penderitaan akibat penjajahan tidak berarti kesatuan watak.

Hingga kini masih terdapat perbedaan pendapat tentang Kahar Muzakar, apakah ia pahlawan atau pemberontak. Jika ketokohan pimpinannya saja masih diperbedatkan, bagaimana pula dengan anggota laskarnya? Di atas semua itu, ada apa di balik tokoh dalam sejarah? Bukankah identitas makin jamak? Pembakuan tokoh-tokoh dalam sejarah selalu didasarkan pada pertimbangan politis. Dengan begitu satu versi sejarah selalu layak didebat dari sudut pandang yang berbeda.

Saya mendedikasikan gambar-gambar ini bagi mereka yang hilang dalam perang, dalam suatu gerak revolusioner: para pelaku yang perannya tidak diakui secara ajeg dan ketokohannya amat samar. (Roumy Handayani Pesona)

*) Judul Esai Sanento Yuliman

Biografi Singkat
Roumy Handayani Pesona, lahir tahun 1972, lulus FSRD ITB mayor studi seni grafis tahun 2000, kini selain bekerja sebagai seniman juga mengajar di FSRD ITB dan di “Risantya—sekolah untuk anak dengan kebutuhan khusus”. Beberapa pameran terakhir: Ecce Homo (Galeri Semarang, 2010), Middelbare Akte (Galeri Soemardja ITB, 2009-2010), Survey#2 (Edwin’s Gallery Jakarta 2009), Bandung Art Now (Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, 2009). Basis keterampilan Roumy dalam seni grafis, atau seni cetak, merupakan faktor penting pewujud karya-karyanya. Beberapa tahun terakhir Roumy menjelajahi penggunaan aspalt, yang biasa digunakan dalam proses preparasi teknik cetak, menjadi medium utama penggubah bentuk, utamanya gambar potret.

Platform3
Jl. Cigadung Raya Barat no. 2 Bandung 40191
mail.platform3@gmail.com
http://infoplatform3.wordpress.com
Telp/Fax: 022-8252.2652

Leave a Reply